Bojonegoro I skinfosuneta.com,- UNTUK Pencapaian hasil kinerja personil terutama bidang tanaman . Dengan rapat terbatas dengan jumlah 4 personel.
Dari pembekalan/briefing rapat terbatas kemarin (19/2/2025), hari ini langsung tugas pelaksanaan monitoring hingga tanggal 27 Februari 2025.
Menurut Asper BKPH Dander Slamet Winarno, dilakukan nya MONEV tersebut untuk pemetaan kondisi riil lapangan dan untuk memastikan keberhasilan tanaman. Dengan luas keseluruhan untuk yang di MONEV tahun ini target BKPH Dander seluas 274 hektar. Yakni tanaman tahun 2023-2024.
Adapun kriteria yang di MONEV diantaranya adalah jumlah komposisi per PU serta penyebaran nya dalam petak. Sehingga data riil lapangan tersebut menjadi ‘Acuan’ program pengawalan serta kebijakan ke depan guna keberhasilan tanaman.
Sedangkan tahun 2025, target tanaman BKPH Dander 101 hektar, ada di 2 RPH yakni Sumberarum dan RPH Sampang dengan jenis Jati dan Balsa.’untuk di RPH Sampang ada wilayah kelola Perhutani yang ada kegiatan tanaman di RPH Sampang. Kita tetap berupaya untuk menjadi tanaman berhasil dengan langkah langkah mulai:
1. Penanaman dari biji, pembuatan bibit Swadaya,
2. Pembelian bibit secara Swadaya,
3. Kolaborasi dengan LMDH,
4. Serta dilakukannya MONEV secara berjenjang dan bertahap.
Mandor tanam diwajibkan evaluasi dan cek lapangan tiap hari, dilanjutkan pada tingkat mantri, yakni mingguan. Lalu monev Tingkat Asperan per 2 Minggu sekali, sekaligus pembahasan kerja yang sudah dan akan terlaksana dengan upaya penyelesaian nya serta langkah pelaksanaan program kerja yang terbaru.
“Komitmen Kami (Asper Dander) adalah menjaga kondusifitas kawasan hutan, sukses di bidang tanaman, keamanan, produksi, dengan mengedepankan kekompakan, khusus nya di internal BKPH Dander, Maju tak gentar Sukses Bersama, menuju Hutan Lestari”. Ulasan Asper Dander Slamet Winarno.**(Eko P -Zulf/red).






