Kenalkan Profesi Polhut, Perhutani Ngawi Gelar Outing Class untuk TK Tunas Rimba

IMG 20260422 WA0010

NGAWI I skinfosuneta.com,- PERHUTANI Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi memberikan edukasi profesi Polisi Hutan (Polhut) kepada murid TK Tunas Rimba 1, 2, dan 3 Ngawi di Monumen Suryo, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang bertajuk ‘Outing Class’ adalah Pengenalan Polisi Hutan. Dan Lomba 3M (Mewarnai, Menggunting, Menempel) Kolaborasi Ibu dan Anak ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap kelestarian alam sejak dini.

Bacaan Lainnya

Rangkaian acara yang diawali dengan senam bersama ini menghadirkan Komandan Regu (Danru) Polhutmob, Jumadi berserta anggota dan Kaur TU BKPH Kedawak Utara, Ratih Kartiningtyas, sebagai narasumber. Perhutani berupaya mengenalkan tugas pokok Polhut dalam mengamankan sumber daya hutan sekaligus mempererat sinergi antara rimbawan dan lingkungan pendidikan di bawah naungan Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP).

Administratur Perhutani KPH Ngawi, Bayu Nugroho, selaku Pembina YTRP menegaskan bahwa pengenalan profesi lapangan secara langsung dapat membentuk karakter anak yang peduli lingkungan. “Kami ingin memberikan pemahaman nyata bahwa Polhut adalah sahabat masyarakat yang bertugas menjaga paru-paru dunia. Melalui interaksi ini, anak-anak diharapkan memahami pentingnya perlindungan hutan tanpa merasa takut terhadap sosok aparat pengamanan,” ujarnya.

IMG 20260422 WA0011

Ketua YTRP Cabang Ngawi, Evie Diah Bayu Nugroho, menambahkan bahwa kolaborasi dalam lomba 3M menjadi sarana efektif untuk meningkatkan kreativitas serta kedekatan emosional antara orang tua dan siswa. “Kegiatan ini menggabungkan aspek kognitif dan psikomotorik. Kehadiran personil Polhut memberikan warna baru dalam kurikulum luar kelas kami, sehingga anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang nyata dan berkesan,” jelasnya.

Perwakilan Guru TK Tunas Rimba 2 Walikukun, Uma Fatayati, mengapresiasi inisiatif Perhutani yang melibatkan personil lapangan secara langsung. “Anak-anak sangat antusias melihat seragam dan perlengkapan Polhut. Penjelasan dari Bapak Jumadi dan Ibu Ratih sangat komunikatif sehingga materi yang berat tentang perlindungan hutan menjadi mudah dicerna oleh anak usia dini,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan pengumuman pemenang lomba 3M dan penyerahan hadiah bagi para peserta didik. Perhutani KPH Ngawi berkomitmen untuk terus melaksanakan program edukasi serupa secara berkelanjutan guna mencetak generasi masa depan yang memiliki kesadaran tinggi terhadap keberlanjutan ekosistem hutan.*.
Sumber berita: Humas KPH Ngawi/(Kom/PHT/Ngw/Put).**(Eko-Zulfikar/ red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *