NGAWI | skinfosuneta.com,-KESATUAN Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi bersama Ikatan Istri Karyawan Perhutani (IIK-P) Cabang Ngawi menggelar peringatan Hari Kartini 2026 melalui aksi kreasi kebaya lawas di Ruang Tectona, Kantor Perhutani KPH Ngawi, Jumat (17/04/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan pertemuan rutin IIK-P ini bertujuan untuk melestarikan nilai luhur perjuangan RA Kartini sekaligus mempererat sinergi antaranggota. Penggunaan kebaya nenek atau model jadul menjadi simbol penghormatan terhadap identitas budaya perempuan Indonesia di tengah gempuran modernisasi.
Administratur Perhutani KPH Ngawi, Bayu Nugroho, selaku Pembina IIK-P Cabang Ngawi menyatakan dukungannya terhadap kreativitas para istri rimbawan. Menurutnya, semangat Kartini harus menjadi fondasi bagi anggota IIK-P dalam mendukung tugas suami menjaga kelestarian hutan. Pihak manajemen berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan positif yang mampu meningkatkan kapasitas dan kekompakan keluarga besar Perhutani.
Ketua IIK-P Cabang Ngawi, Evie Diah Bayu Nugroho, dalam arahannya, menekankan pentingnya karakter bagi para anggota. “Jadilah istri rimbawan yang mandiri, tangguh dan bermanfaat. Semangat Kartini kita teruskan agar KPH Ngawi selalu terdepan,” ujarnya sembari menutup sambutan dengan pantun motivasi.
Acara diakhiri dengan pembagian door prize bagi peserta dengan kategori kebaya jadul terunik sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme anggota. Melalui peringatan ini, IIK-P Cabang Ngawi diharapkan terus menjadi pilar pendukung yang solid bagi kemajuan Perhutani di masa mendatang.*
Sumber berita Humas KPH Ngawi/(Kom/PHT/Ngw/Put).**(Eko-Zulfikar/red).






