NGAWI I PERHUTANI Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi mendukung penuh pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tutup Buku Tahun 2025 dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RARK) Tahun 2026 yang diselenggarakan Primer Koperasi Karyawan (Primkopkar) Perhutani KPH Ngawi di Ruang Silva, Kamis (16/04/2026).
Kegiatan ini bertujuan sebagai forum pertanggungjawaban pengurus sekaligus sarana evaluasi kinerja satu tahun berjalan guna memperkuat sinergi antara koperasi dengan korporasi.
Acara tersebut dihadiri oleh Administratur KPH Ngawi selaku Pembina Primkopkar, Bayu Nugroho, Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngawi, Mugiyati, Perwakilan PKP-RI Kabupaten Ngawi, Madyo Widodo, Ketua Dekopinda Kabupaten Ngawi, Antok Sunu Prastowo, serta jajaran pengawas, pengurus, dan utusan Komda Primkopkar KPH Ngawi.
Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pelantikan Hadi Santosa sebagai Pengawas Primkopkar menggantikan Agus Suhendar yang berpindah tugas ke KPH Madiun.
Administratur Perhutani KPH Ngawi sekaligus Pembina Primkopkar, Bayu Nugroho, mengapresiasi penyelenggaraan RAT yang tepat waktu sebagai indikator koperasi yang sehat. Ia menegaskan bahwa koperasi memiliki peran vital dalam mendukung Core bisnis Perhutani, khususnya pada bidang angkutan produksi kayu.
“Kami membuka peluang usaha seluas-luasnya bagi Primkopkar untuk bekerja sama dalam penghijauan hutan melalui penanaman jenis produktif daur pendek seperti balsa dan sengon melalui skema Perjanjian Kerja Sama (PKS). Hasilnya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota serta memberikan solusi maksimal bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngawi, Mugiyati memberikan selamat atas konsistensi Primkopkar dalam melaksanakan RAT secara periodik. Ia menekankan bahwa forum ini adalah momentum krusial untuk melaporkan kinerja dan melakukan evaluasi tahunan. Sebagai bentuk dukungan pemerintah, Dinas Koperasi akan menyelenggarakan diklat Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) tahun ini dan mengundang perwakilan Primkopkar KPH Ngawi untuk berpartisipasi guna meningkatkan profesionalisme pengelola.
Ketua Primkopkar Perhutani KPH Ngawi,Daryanto, mengajak seluruh anggota untuk jeli menangkap peluang bisnis guna memajukan organisasi. Fokus utama ke depan adalah optimalisasi pemanfaatan aset tanah perusahaan (Tanah DK) melalui berbagai kegiatan produktif yang menguntungkan. Sinergi ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur permodalan dan memberikan manfaat ekonomi nyata bagi seluruh anggota koperasi.
Melalui kesepakatan yang dihasilkan dalam RAT 2025 dan pengesahan RARK 2026 ini, Primkopkar KPH Ngawi diharapkan mampu mengimplementasikan program kerja secara efektif. Transformasi usaha ke sektor tanaman produktif dan peningkatan kompetensi SDM diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan karyawan Perhutani di wilayah Ngawi.*.
Sumber berita Humas KPH Ngawi/(Kom/PHT/Ngw/Put).**(Eko-Zulfikar/ red).






