Bojonegoro I skinfosuneta.com,- LANGKAH Kepala Desa Trucuk Sunoko, Sos.SH. Kalau orang FORSA, merumuskan, apa yang di lakukan oleh kades Trucuk beserta perangkat nya adalah identik dengan sebuah ‘lirik/syair’ karya Cipta Pak Kyai Rhoma Irama, yakni implementasi *’Jangan cuma kaya, mari nyatakan lah’*.
Tahap demi tahap dan secara bertahap Desa Trucuk, berkembang peradaban, berkemajuan di segala bidang bisa diarani selalu *maju* membangun SDM juga memaksimalkan SDA yang ada dengan maksimal. Itulah langkah kongkrit yang di lakukan oleh kades Trucuk ‘pak Noko’ (sapaan akrab Kades Trucuk Sunoko,S.Sos.SH).
Dengan langkah awal terpaan *’jeruman’* (ape di piye’no neh) kog selalu ada aja.
Alhasil, Dengan kreatif dan inovatif yang di tekad-ti alhasil Trucuk berkibar *BAGUS*.
Adapun hal ini merupakan sambungan Berita terkait, Beternak kambing tidak harus ngarit.
Menurut Nara sumber, H. Karyono, bahwa biasa nya yang terjadi pada kambing adalah penyakit *Timfani* dan *Scabies* , nak uwong jawa ngarani kembung dan Gudhig. Adapun solusinya, perlu di lakukan penyemprotan disinfektan dan pemberian minum tetes tebu (atau wedang gula merah). Sedangkan kalau terjangkit Scabies, solusi nya di pisahkan dengan kambing yang sehat. Sedangkan Wedus yang Gudhiken’ bisa dengan Formula (solusi) di mandikan yang bersih dengan sabun cream, lalu di jemur saat ada panas, di diminyak i olie bekas. Tetapi kalau kambing Gudhik tersebut bisa juga di olesi salep. Dan tetap di pisahkan dengan kambing yang sehat, dan tetap jaga kebersihan kandang, supaya ternak nya sehat dan ngremboko.
Kami sebagai kepala desa Trucuk, sangat berterima kasih kepada Pak H. Karyono (sebagai nara sumber, terkait pengenalan penyakit, pencegahan, pengobatan penyakit kambing. Selanjutnya kepada Mas Rijal Masyhur, S.Pt. Sebagai nara sumber Pembuatan pakan fermentasi, dan Silase. Harapan kami dengan Responshif inovatif ini, desa Trucuk dapat berkembang lebih pesat untuk memberikan peningkatan kesejahteraan bagi seluruh warganya.
Sekali lagi, Kami atas nama Pemdes Trucuk, juga berterima kasih kepada Mahasiswa yang ikut sama sama belajar di Trucuk, terima kasih pula kepada Mbah Wo Farm juga mas Milal, juga kepada warga yang akan menerima manfaat yang respon atas kegiatan ini.
Seperti yang sudah terkupas kemarin lusa, Pemdes Trucuk dan masyarakat nya memiliki kepekaan tinggi terhadap permasalahan-permasalahan yang muncul dan cepat dalam mengambil tindakan untuk mengatasi isyu sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan”, ulasan Kades Trucuk Sunoko,S.Sos.SH.**(Eko P-Zulf/red).






