Bojonegoro I skinfosuneta.com,- SEMANGAT Ber-inovasi tiada henti.
Itulah yang dilakukan oleh Kades Trucuk Sunoko, S.Sos.SH. Di waktu longgar seusei jam kantor atau di hari libur.
Kemarin (Minggu 16/2/2025), Sosok Kades yang Gagah Berwibawa ini, selain dari bagi bersama perangkat desa, telah mengadakan pelatihan pembuatan Zelase dan pementasi untuk pakan ternak, dengan nara sumber Dari Disnak H. Karyono, serta tim.(Maaf..Untuk berita Teknologi Tepat Guna , Pembuatan selaze…tertunda, karena panjang narasi nya,-red).
Kades Trucuk Sunoko,S.Sos.SH. Atas nama Pemdes, dalam memotivasi diri maupun warga untuk menambah pengetahuan guna peningkatan kesejahteraan warga nya, selalu dan selalu Ber-inovasi.
Meskipun pada awalnya, dirasa akan inovasi, begini ada yang ‘dem-dem’. Dipikir-nya, tidak bisa membangun jika selalu, di “Dem-dem”. Akhirnya bisa identik jalan di tempat, susah untuk maju. Karena Jika akan berbenah, akan maju bersama untuk inovasi guna peningkatan kesejahteraan warga, bukan kesejahteraan pribadi, selalu muncul seksi “Dem-dem”, hehehehe.
Akhirnya ‘Trabas’ ae, lha wong arahnya jelas. “Pokoknya generasi muda ada bakat piye..ae, kami fasilitasi (Seni, Olah raga, Bela diri, ketrampilan , dll. Yang penting tujuan positif untuk masa depan. Untuk sumber ekonomi). Demikian pula yang tua, yang masih butuh pertolongan Pemerintah , kami bersama Perangkat, juga mengupayakan. Itu jadi tekad kami memimpin, yang biasanya masa muda masih kuat bekerja misalnya ikut pada orang lain, bagaimana kalau tenaganya sudah tidak zamannya ikut kerja berat, kita belajari kreatif, waktu dekat ini, bantuan kambing @ 3 ekor calon Babon, nanti bergulir dari catatan yang layak 36 KK, tetapi dana terbatas, maka kita undi yang dapat giliran pertama 11 KK. Nanti ulas Mas, kemarin latihan teknik & praktek di kandang Mbah Wo Farm (kasun 2 /Kedung:Lestyobudi).”.
Kemarin usei rapat dan praktek, kades yang Kreatif cukup Handal ini, pulang -sholat & ganti pakaian, langsung berkebun bersama 3 asisten kebun yang skill bidang perkebunan/ladang. Skill pertanian lahan basah/sawah beda lagi.
Genius nya Bapak Noko ( Panggilan akrab Kades Trucuk Kecamatan Trucuk Sunoko, S.Sos.SH.-red), para asistennya itu sesuai bakat dan hobby per – individu nya. Kalau misalnya mahir Kerajinan anyaman bambu, di pasrahi mengerjakan Sawah, tentunya juga kurang Pas. Hasil nya, istilahnya ‘Angger’. Padahal dari hoobi nya Bal-Balan di suruh nabuh Gamelan, akhirnya hasilnya yaa angger ‘nuthuk’ saja.. Hehehehe.. Begitulah.
Bisa di sebut pula, yang di upayakan Pak Sunoko dan perangkat nya, adalah suatu ‘Kebijaksanaan yang Adil dan Beradab’.
“Selama untuk usaha menuju kesejahteraan warga, selalu di Carikan, di Perjuangan Solusi. Jangan sampai nganggur ngethekur, rasan-rasan doang. Mari sama sama berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan bersama dengan guyub rukun sama sama mau berusaha (ikhtiar) demi menggapai impian menuju Trucuk ‘BAGUS’.
“KAMI memimpin untuk semua nya, untuk kemajuan desa Trucuk. Bukan menggali potensi pendapatan hanya untuk kepentingan pribadi dan keluarga, tetapi seperti yang tertuang lagu dari pak kyai Rhoma Irama, “Ini semua..aku lakukan demi cinta..
Cintaku pada Desa..Trucuk Tercinta.
Nanti bila, sudah tergapai akan terwujud Desa Trucuk yang Baldatun thayibatun wa rabbun Ghafur”.
SEMBOYAN Desa Trucuk Responshif dan Inovatif, berarti Desa Trucuk ini memiliki sikap Cepat Tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu beradaptasi dan menciptakan Solusi kreatif dalam berbagai bidang pembangunan.
Responshif
Pemerintah Desa dan masyarakat, memiliki kepekaan tinggi terhadap permasalahan-permasalahan yang muncul.
Cepat dalam mengambil tindakan untuk mengatasi isyu sosial, ekonomi, kesehatan dan lingkungan.
Memanfaatkan teknologi dan komunikasi untuk mempercepat pelayanan kepada warga.
Inovatif
Mendorong kreativitas dan ide ide baru dalam pembangunan desa.
Mengembangkan potensi lokal, dengan cara yang lebih modern dan efektif.
Memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pelayanan publik, pendidikan dan ekonomi.
Dengan bersikap Responshif dan Inovatif, desa Trucuk bisa berkembang lebih pesat dan cepat memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya.
Trucuk….? BAGUS.**(Eko P -Zulf/ red).






