Banyak Program Dan Penganggaran, Karena Nganti Desa (Ngraho) Yang Terpadat Warganya.

Img 20250211 Wa0006

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- DARI Beberapa desa yang berada di Kecamatan Ngraho, Maka desa Nganti dalam monografi kecamatan Ngraho, adalah desa yang terluas wilayah nya dan terbanyak Penduduk nya.

Namun demikian, mbah inggi (Kades Nganti Maryadi) di Tahun ke lima kelas 3 (Tiga periode), berharap adanya penilaian yang profesional.”Yakni wajar jika kucuran dana untuk desa Nganti kog ‘kacek/selisih” dengan desa desa yang lain, di wilayah kecamatan Ngraho. Hehehehe..biar tak ada komentar..”opo+ opo nganti kog katut”, utawa desa lainnya kog nilainya sama dengan Nganti, kudu ne ya ngga’ gitu. Mosok penduduk diatas 7000 jiwa, bagehane kog podho dengan yang hanya berpenduduk 1,2 ribu. Hehehehe.

Bacaan Lainnya

“Lha RT. ne ae 47, RW ne 13, jal belum kader kader..sak walah walah…akehe. Kader PKK, POSYANDU, LANSIA, Semua membutuhkan rasa kemanusiaan yang adil dan beradab. Dan sudah 1,5 bulan gersang meskipun sudah ada hujan. Jadi yaa.. solusi..solusi untuk pertahanan, hehehehe “, ungkapan hati yang penuh kejujuran dan sudah teruji selama 3 periode, meskipun sempat istirahat 1 periode karena ada aturan Kades hanya bisa menjabat 2 periode.
Namun demikian juga masih ada Bonus sebagai Pj. Kades Nganti masa transisi 1 tahun.

Berikut perjalanan Masa jabatan ” mbah nggi” Maryadi, suami nya bu Ngatini (ketua PKK desa Nganti kecamatan Ngraho).
Menjabat Awal/ Pertama/Permulaan yakni tahun 2002-2007 + dapat tambahan 1 Tahun 2008. Bersambung periode 2 tahun 2008-2014. Lalu diganti oleh misanan 1 periode. Peraturan berubah “wes pe ayem-ayem menekuni bidang pertanian, dilalah warga krungu kalau Kades bisa menjabat 3 periode. Warga ‘hoyok-hoyok’ lagi. “Mbah daftar malih nggeh, ada 1 periode lagi warga Nganti kathah ingkang pingin panjenengan pomong Malih..!”.

Img 20250211 Wa0007

Berangkatlah mbah Inggi yang punya ijazah SLTA beda jenis yakni PGA (Pendidikan Guru Agama) & SMA (Sekolah Menengah Atas), dan sekolah Asli semua bukan Upers atau paket ‘C’ mau bertandang lagi. Periode 3 /kelas 3 yakni tahun’ 2020-2026. Lha tinggal 2 tahun, ternyata dapat tambahan masa Jabatan.”Dari sekarang (11-2-2025 hingga April 2026, masih masa jabatan asli. Tambahan yaa Mei 2026-2028 masa jabatan tambahan. Mulane meskipun sudah di Lantik yoo durung syukuran gedhen , hhhh”, ucap mbah Nggi yang berputra 2 lelaki ganteng ganteng.

Adapun menurut Kades Nganti Maryadi, yang berprinsip “Penting nyambut gawe, dengan telaten pasti panen, tak pernah ‘ngersulo’ jika gagal panen lombok 3 hektar yang sudah nunggu 2 Minggu lagi akan di panen, ternyata musim kemarau tapi turun hujan lebat dan mengakibatkan banjir, gagal-lah panen.
Mungkin kalau bukan mbah nGGi Maryadi, ya Sueeedih. Tetapi Bagi Beliau mbah Maryadi.. cuma “Jo kapok (jera), Kabeh nak di kersa’ne sing ngecat Lombok, mosok pe di-oyok.. hehehehe..Yo raiso, Leh”.
Kenang nya penuh senyum, dan tidak berubah sikap.
Tetep selalu sabar dan santun.

Menurut mbah Nggi MARYADI, desa Nganti punya dusun: Nganti, Gempol, Jati, Tuk Buntung, Pepe, Jeding, Bendo. Jumlah penduduk 7.624 jiwa. Hak pilih di Pilkada 27 Nopember 2024 (5.605).
Dalam roda pemerintahan dibantu 1 sekdes, 7 Kasun, 6 (kasi+Kaur), 2 karyawan desa. Serta 47 ketua RT. Dan 13 RW. Adapun jumlah BPD Nganti ada 7.

Hari Selasa 11 Februari 2025, Pemdes Nganti Kecamatan Ngraho, semua sibuk dengan poksi masing-masing, termasuk para kasun juga ngepos di dusun masing masing, karena akan ada tamu survey lokasi yang akan di laksanakan bangunan Phisik. Sehingga saat audens Mbah inggi Nganti hanya di dampingi kaur perencanaan Arga Saputra.

Dalam cerita yang seangkatan di periode Pertama yakni Kades:
Tanggungan, Kalirejo, Sumberagung, Mojorejo, Luwihhaji, Tapelan, Sumberarum, Payaman, Klempun, Bancer.

Sedangkan saat ketambahan konco kades di Kelas 3, yakni Ngraho, Pandan, Jumok, Blimbing, Sugihwaras.”Disaat kelas 2 yakni kades Jumok, saat itu Jumok kelas 1. Demikian mas. Lha Pembangunan Phisik kog masih berlangsung… karena sangking dawane jalan, jalan poros 8,5 km. Jalan gupitan, tembus..mbuh pirang kilo. Dan untuk PJU juga kebutuhan masih banyak karena juga jalannya banyak, terus gang/lorong. Kabeh ya butuh Padang nak lewat bengi.
Alhamdulillah…ayem tentrem guyup Rukun, dan sabar nunggu giliran bagi yang belum dapat PJU. Itulah yang harapan kami, seandainya ada bantuan kog Ngaaaanti ae, karena monografi nya itu. Tapi kalau nak di padakno misalnya desa yang penduduknya kisaran 700 jiwa, begitu itu yaa ‘piye-leh jane’. Padahal hak dan kewajiban juga sama. Tapi desa luas penduduk padat dengan desa kecil penduduk kurang dari 1.000 jiwa, kog di padhakno entuk’e. Lha umpomo Nganti kog entak-entuk, nyatane ya belum selesai. Kui umpomo nak selalu ‘entak-entuk’. Nak ngene iki, durung enek..’no’ durung enek ‘po’. Yaa Sabar”, ulasan mbah Nggi MARYADI, dengan senyum yang Renyah dengan Rileks.

Camat Ngraho Masirin, SSTp.MSi. ketika dikonfirmasi pas ada giat monev di 2 desa.”Maaf.. pak Camat bersama tim monev”, kata staf kecamatan Ngraho, dengan nada ramah.***(Eko P -Zulf/ red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *