Bojonegoro I skinfosuneta.com,-SUDAH Menjadi adat istiadat turun temurun, Kades, Perangkat Desa beserta Warga melaksanakan Tahlil Qubro di pelataran Makam Eyang Buyut Ki RM. Tarjo Wongso Ngulanan, yang merupakan mbah Danyang nya Desa Ngulanan.
Dalam cerita turun temurun, Mbah Danyang Ngulanan kecamatan Dander, ini adalah saudara tertua dari beberapa Danyang-nya desa Lain.
Yakni Desa Ngablak kecamatan Dander, desa Tulungrejo kecamatan Trucuk, Dusun Madean kelurahan Jetak kecamatan kota, desa Kauman kecamatan Kota.
Sehingga bila desa, dusun, kelurahan tersebut itu, jika desa Ngulanan belum mengadakan sedekah Bumi/nyadran/Manganan. Maka desa, dusun,kelurahan termasuk menunggu.
Namun bila desa Ngulanan kecamatan Dander ini sudah melaksanakan, hari Jum’at berikut nya juga melaksanakan.
Misalnya desa Ngulanan kecamatan Dander menyelenggarakan hari ini hari Jum’at Kliwon (23/5/2025), maka besok Jum’at Pahing (30/5/2025), Ngablak, Tulungrejo, Madean, Kauman, biasanya dulu dulu juga melaksanakan kegiatan Manganan.
Tetapi setelah perkembangan zaman ini, entah bagaimana itu semua terserah pemdes/pemkel serta warga nya.
Tetapi kalau desa Ngulanan melaksanakan lebih awal.
Kepala desa Ngulanan Suyono, S.Ap. dalam kata sambutannya mengatakan,”Ini adalah adat istiadat desa Ngulanan secara turun temurun lintas generasi. Dan adanya tahlilan Qubra ini, adalah perwujudan rasa syukur kita masih menjalin silaturahmi sesama kepala keluarga warga desa Ngulanan sekaligus bisa bersama sama memanjatkan doa yang pahalanya terutama ketika tujukan kepada Almarhum Eyang Buyut Ki RM.Tarjo Wongso sekeluarga, juga untuk para leluhur nenek moyang, keluarga warga Desa Ngulanan yang di makamkan di sini.”Mari kita jalin kebersamaan dan kerukunan Sesama untuk hidup rukun berdampingan dengan toleransi serta mentaati peraturan yang berlaku di sini. Karena ini di Pendopo atau Paseban Agung makam eyang Buyut Ki RM.Tarjo Wongso. Tentunya yang kita bahas terkait kegiatan Sedekah Bumi.
“Kami sampaikan, disini bisa tertib, karena ada beberapa team work nya. Kepanitiaan Tahtimul ada, kepanitiaan Tahlil ada sendiri, kepanitiaan sedekah bumi ada. Mereka punya ketua masing-masing.
Karena suasana usei kebanjiran, maka panitia Sedekah Bumi yaa rada persiapan membutuhkan Phisik tambahan. Hehehe. Karena tahun tahun lalu, yang ikut Bancaan, cuma puluhan atau likuran tapi seribu pun lebih. Selain warga desa Ngulanan, warga dusun Cumpleng desa Ngulanan, juga warga dusun Jara’an desa Ngablak, bahkan warga desa lainnya yang turut ‘suko pari suko’ mungkin dengan punya nadzar.
Dan perlu saya sampaikan, dari hasil musyawarah dan di sepakati serta jadi peraturan desa (Perdes), bahwa di makam Ngulanan ini, tidak boleh memasang kijingan. Oleh karena itu, tolong di taati dan jangan dilanggar. Karena sudah menjadi keputusan sepakat dijadikan peraturan pemerintah Desa. Dan dengan ikhlas berdo’a di Pendopo/Paseban Agung makam eyang Buyut Ki RM.Tarjo Wongso ini, semoga Allah SWT. Mengabulkan doa kita, dan tercapai angen angen kita, bumi Ngulanan ini menjadi Bumi yang Gemah Ripah loh jinawi, tentrem karto Raharjo. Ngulanan Damai, rukun dan Adiluhung. Aamiin”.
Adapun imam tahlil yakni Kyai Bambang Ali Mustofa.
Sedangkan thausiyah perihal sedekah dan perihal bekal untuk kehidupan akhirat, di sampaikan oleh Ustadz Amiludin, S.Pd.I.
Do’a dipimpin oleh kepala Kubur yakni Kyai Malikudin.
“Untuk tahlilan Di Pendopo Paseban di makam eyang Buyut ini, di adakan tiap malam Jum’at Kliwon waktunya setelah sholat isya’. Secara sukarela yang datang. Tetapi kalau Jum’at Kliwon menjelang Sedekah Bumi, yang ngrumangsani sebagai warga desa Ngulanan dan warga desa lainnya yang merasa punya keluarga yang di makamkan di sini, ikut berjamaah tahlilan. Demikian.” Ulasan kades Ngulanan Suyono,S.Ap.
Sebagai iringan sholawat dan makhalul qiyam yakni Hadroh Al-Istiqomah.
Sehingga jangan heran jika menjadi warga baru desa Ngulanan atau sedang lewat jalan dekat kuburan Ngulanan, saat nya menjelang *Sedekah Bumi/Manganan*, persiapan mathing mathing. Silahkan ikut bancaan manganan di Ngulanan yang di selenggarakan hari ini Jum’at Kliwon 23 5 2025, seusei sholat Jum’at.
Untuk hiburan pelengkap kegiatan Manganan yakni berupa Beksan Langen tayub di gelar dihalaman rumah kasun Ngulanan Wahyu Astuti. Tepatnya barat SDN Ngulanan 1.**(Eko P-Zulf/red).






