Pj. Kades Sumbangtimun, Melaksanakan Amanah Tanpa Pamrih.

Img 20250424 Wa0091

Bojonegoro I skinfosuneta.com,– KONSEP PJ. Kepala Desa Sumbangtimun Kecamatan Trucuk kabupaten Bojonegoro, H.M.Irham, SE. Adalah merupakan melaksanakan Amanah dan diniati untuk memperoleh nilai ibadah. Sehingga tidak berharap pamrih apa apa.

“Kami memberikan kelonggaran pada seluruh perangkat desa, akan tetapi jangan melampaui batas kelonggaran dan jangan di manfaatkan yang kurang baik.
Untuk kasi kesejahteraan & pelayanan kasi yang membidangi pembangunan.
Sedangkan terkait Administrasi kasi keuangan dan secara administratif yang bertanggung jawab adalah Sekdes.
Dan Alhamdulillah, semua sudah berjalan sesuai tupoksinya.
Dan setiap yang menjadi tugasnya harus bertanggung jawab.

Bacaan Lainnya

___________________________________________

Ads>>>

Img 20250424 Wa0093

_________________________________________

“Mengajak ummat tapi harus memberikan contoh, bukan berniat Riya’ , ujub. Dan mundhak di arani, uwong uwong di kongkon amal, amal. Tapi sing kongkon Ra nyontohi nyumbang. Hhhhhhhh.
Dan di samping sebagai kepala pemerintahan desa Sumbangtimun, juga sebagai penggerak pembangunan tempat ibadah dan mempunyai tanggung jawab pembangunan Masjid di desanya .Yakni Masjid Jami’ di desa kumpulrejo yang megah ,yakni diberi nama ‘AT-Taqwa’ tinggalan nama dari leluhurnya yakni Ayahanda Abbah HM.Irham , yang bernama mbah kung H.M.Sanusi (Alm).
Abbah Kyai Haji M. Irham juga dengan se-ambrek jabatan di ranah ke-agama-an.

Dalam kisah nya, hanya diniati untuk meningkatkan nilai iman dan taqwa serta mensyukuri nikmat dari Allah, SWT. Mengimplementasikan rumah tangga yang SAMAWA dengan istri yang tercinta yang Shalehah yang bersama Ummi Hj. Qoyimah.
“Kami melaksanakan ibadah haji (2007) dan, umroh (2023) juga sekarang tetap komitmen pada pembangunan Masjid “At-Taqwa” yang sudah menelan biaya sebesar Rp.1,2 milyard (asli Swadaya masyarakat), baru kisaran 60 %, dan masih butuh kisaran hingga finishing Rp.2,5 milyard berlantai dua.

“Selain memikirkan pemerintah juga memikirkan untuk kehidupan akhirat. Umpomo bahasa kelakarnya.. Kolaborasi ‘Ulama dan Umaro’. Dengan satu Misi, yakni menuju ‘Baldatun thayibatun wa rabbun Ghafur”.
Inilah misi kami , sebagai Ulama di desa sendiri juga Umaro’ di desa Sumbangtimun. Siapa itu ? .Abbah KH. Muhammad Irham, SE.

“Soal waktu… memang jika tanpa niat ikhlas yang masuk dalam katagori untuk menuju nilai ‘Fastabiqul khairrat ibadah. Tentu nya sebagai manusia biasa, yaa muni capek. Hehehe.
Karena sebagai Abdi Negara/Abdi pemerintah, tugas kami juga mengabdi kepada masyarakat Sumbangtimun sebagai Umaro’ , sebagai ulama di kampung sendiri.. hehehehe..po gak kesel, rumangsaem.. Hhhh.

Abbah Kyai Haji M.Irham, membawa diri nya dengan tampil sebagai pribadi yang low profil dan familiar serta ramah lingkungan.

Kembali pada tata pemerintahan desa Sumbangtimun. Tugas kasun adalah membawa i wilayah dusun, segala apa yang ada misalnya masalah harus mengetahui sampai akar permasalahan, syukur bisa teratasi di tingkat dusun, atau melanjutkan melaporkan ke kepala desa, segala apa saja yang ada di tingkat dusun. Dan pengambil kebijakan maupun keputusan adalah kepala desa.
“Alhamdulillah, perangkat desa Sumbangtimun, sami’na wa atta’na”.
Kami sebagai Pj. Sumbangtimun bertanggung jawab atas semua tugas tata kelola Pemdes Sumbangtimun.

“Lha repot nya, ada undangan double dengan jam yang sama.. biyuuuh. Terkadang sampai seperti lagu nya Pak Haji Rhoma Irama, “Sekian lama aku menunggu untuk memperoleh solusi di Undangan dengan waktu yang sama. Bahkan seperti lagu “Bimbang”.
Bahwa semua warga berharap kedatanganku.. Hhhh “, ulasan..Abbah KH.Muhammad Irham,SE……Bersambung**(Eko P.- Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *