Pj. Kades Sumbangtimun, Melaksanakan Amanah Tanpa Pamrih…..(Sambungan)

Img 20250424 Wa0112

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- “UNTUK Perihal Taman Halaman Baldes Sumbangtimun itu sebagai kenangan untuk kenang-kenangan (Prasasti -red) Mengingatkan, Bahwa dulu pernah melaksanakan Amanah, bersama sama perangkat desa Sumbangtimun.”kami tidak ada pamrih apapun. Dan saat Pensiun dari PNS sebagai kecamatan Trucuk dan purna Bhakti sebagai PJ. Kades Sumbangtimun, akan kami gunakan, untuk mencari tabungan akhirat. Karena sudah pernah dengar dari kata Pak Kyai Rhoma Irama, bahwa Masa depan sejati, akhirat yang hakiki. Akhirnya tidak percaya biaya yang bisa kita amalkan, dan tak percuma tenaga”, yang harus pulang pergi Rumah – Kantor kecamatan, Rumah -kantor kecamatan lanjut ke kantor desa Sumbangtimun, demikian dan demikian…hehehehe.

Memang figur Abbah KH. M.Irham, identik yang dituangkan oleh Al-Mukharram Romo Kyai Rhoma Irama, yakni:
“Pada sesama murah senyum
Dan perilaku nya sopan
Meskipun kaya raya
Tetapi penampilan selalu sederhana”.

Bacaan Lainnya

Dengan prinsip yang kuat adalah:
Kalau yang di maksud membangun masa depan, rumah megah mobil mewah.
Semuanya itu di tinggalkan.
Sehingga, perihal sedekah, perhatian pada yang membutuhkan jika ada..saat itu, tidak berpikir panjang.
Karena dengan prinsip, bahwa dunia ini merupakan ladang untuk bertanam amal.

Img 20250424 Wa0111

Maklum, meskipun kadang “tidak ndjarohi. Meskipun di setiap acara resmi di kantor kecamatan Trucuk, di bagehi sesi pemimpin do’a.
Namun karena dengan keramahan dan penampilan familiar, sebelum pada acara resmi, telah banyak yang request, “Ojo dowo-dowo, ata’e 30 just mbok woco Kabeh. Buyar makmume.. hehehehe”.

Meskipun kalau di kampung di desa Kumpulrejo- seperti desa satu komunitas . Karena kanan-kiri-timur-barat-utara-selatan, desa tersebut adalah persawahan. Jauh dari tetangga desa. Sosok PJ.kades Sumbangtimun tersebut adalah seorang khotib, juga pemimpin do’a semua orang yang punya hajatan. Mulai lamaran, pengantin, Selapan bayi, mitoni, pendhak, kematian, nyewu bahkan mungkin brokohan sapi melahirkan pun, juga konon mantap do’a nya di pimpin oleh Abbah Irham.
“Selama kami di undang, tetep kami datang jika pergi memungkinkan waktunya ngatasi.
Lha nak soal taman di halaman balai desa Sumbangtimun, bertujuan untuk memberikan nilai tambah dalam mata memandang, yakni “Keindahan”, ketika langit sedang terang benderang dan teriknya sengatan cahaya matahari, dan bisa merubah pandangan kabur, setidaknya ada warna warni dan tanaman hidup yang mampu bersedekah oksigen. Dan pandangan pun tidak silau.
Kami atas nama pribadi juga keluarga, juga mengucapkan terima kasih atas Berkenan nya warga di saat lebaran secara bergantian selama 4 (empat) hari berkenan silaturahmi halal bihalal, dan mohon maaf, tidak bisa menjamu tamu dengan maksimal.Hehehe. kami dan istri merasa bangga dan bersyukur, atas Berkenan nya warga desa Sumbangtimun sampai di rumah kami 22 KM”, Kenangnya dengan penuh rasa Syukur.

“Harta adalah titipan, jabatan adalah amanah. Dan semuanya itu kita tinggalkan. Dengan sering berbagi adalah bukan Pamer, tetapi memberikan contoh pada yang lain, jika berkenan.
Maka, perangkat desa Sumbangtimun, kami wanti wanti, maximal pelayanan, laksanakan tugas sesuai dengan tupoksi nya masing-masing. Laksanakan tugas dengan semangat, tulis dan ikhlas. Rausah neko neko yang berujung ‘Sengsoro’”ulasan Abbah KH.Muhammad Irham,SE.

Dari yang di sampaikan oleh Pak Pj. Kades Sumbangtimun, mari kita hikmah yang ma’ruf**(Eko P.- Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *