RPJMD Bojonegoro, Dihadiri Selain Wabup, Juga MENKO PMK Pratikno.

Img 20250227 Wa0002

Bojonegoro I skinfosuneta.com, –PEMERINTAH Kabupaten Bojonegoro melalui Bappeda , pada hari Rabo (26/2/2025) melaksanakan Kick Off dan Penyelarasan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bojonegoro Tahun 2025-2030, yang bertempat di gedung Angling Dharma Pemkab Bojonegoro.

Adapun tujuan di selenggarakan acara ini untuk mempercepat proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang strategis dan berkelanjutan sesuai dengan terwujudnya Bojonegoro Makmur dan Membanggakan.

Bacaan Lainnya

Acara tersebut di hadiri pula secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, dan juga Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, PJ Sekretaris Daerah Djoko Lukito.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), OPD terkait, dan stakeholder lainnya.

Untuk selanjutnya bekerja sama dan berkolaborasi menyusun rancangan awal yang komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah atau RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang disusun untuk jangka waktu lima tahun.
Masih menurut orang nomor 2 (dua) di kabupaten Bojonegoro, RPJMD ini tentu akan menjadikan suatu topik yang mengangkat permasalahan- permasalahan pembangunan dan merumuskan isu strategis pembangunan, tentu ada permasalahan yang perlu kita selesaikan.
Isu strategis Bojonegoro yakni :
1. Kemiskinan
2. Peluang kerja
3. Stunting
4. Kualitas SDM secara keseluruhan
5. Seni budaya lokal
6. Transformasi ekonomi
7. Pemertaan pembangunan
8. Lingkungan hidup
9. Ketahanan bencana dan adaptasi perubahan iklim
10. Tata kelola Pemerintah yang baik dan bersih

Selanjutnya Menko PMK Pratikno menyampaikan dalam membangun SDM unggul dan tangguh perlu memperkuat pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas, memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Menteri Yang Asli Putra Bojonegoro tersebut juga menambahkan, agar mendorong masyarakat untuk hidup sehat di tengah pilihan yang semakin sulit, untuk itu Pemerintah melakukan cek kesehatan kepada masyarakat membantu mendorong dengan memfasilitasi melalui BPJS kesehatan yang sudah di biayai oleh Pemkab.**(Eko P -Zulf/ red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *