Pelayanan Prima Pada Konsumen, Namun SPBU Dander Perlu Di Perluas Area-nya.

Img 20250227 Wa0000

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- PEMBELI Adalah Raja. Oleh karena itu, untuk mengimplementasikan ‘Pembeli Adalah Raja’, maka management dari SPBU Dander, diberdayakan Santun melayani, pas takaran serta kualitas juga masuk prioritas utama. Itulah kata Pengawas Suhud Widodo di dampingi bagian Administrasi Yuantina.”Pak Manager (H. Heru Albat -red), juaaarang kesini. Kalau kesini pun cuma sebentar. Alhamdulillah, semua karyawan sudah komitment dengan tugas dan kewajiban masing masing. Sehingga beliau sangat jarang ke sini, cukup monitor via phone. Demikian.

Konsep dasar adalah menjaga kualitas dan kuantitas (takaran), untuk pengiriman datang tetep kami check, setiap datang siang, Sore, malam, pagi. Dan kepatuhan yang lain, TUV melakukan audit Pasti Pas, tiap bulan. Sedangkan untuk monitoring BPK sekali dalam setahun. Dengan hati hati dalam melayani para Raja (pembeli/pelanggan), maka 2 ‘K’ (kualitas dan kuantitas) adalah prioritas utama. Dan kami sesuai petunjuk Dirut, yakni melakukan observasi pada macam barang, termasuk warna bagaimana warna Bio Solar, Dexlit, Pertamax, Pertalite. Terus bagaimana warna oplosan, ini saya teliti meskipun dengan cara manual. Sehingga jangan sampai Timbul komplin dari pelanggan atau Raja meskipun beli Rp.5.000,-(Pertalit) misalnya begitu. Transparan dan jujur adalah bagian dari Tatib sebagai karyawan di SPBU ini”.

Bacaan Lainnya

Img 20250227 Wa0001

“Per hari, SPBU Dander ini dalam sehari rutin/Rata-rata jenis Pertalit 16 ribu liter, Pertamax 2,5 ribu liter, Bio Solar 4 ribu liter, Dexlit 80-100 liter. Untuk di fahami pula bahwa Pasti Pas, pompa ada 3 (tiga) tingkatan (speed), Pelan, sedang, cepat. Dijamin debit sesuai angka. Untuk ‘joss’ itu kemungkinan ada salah satu komponen alat yang di pasang di dispenser, kalau standart pompa tidak bisa. Disini hal demikian tidak ada. Karena jika terjadi melakukan demikian itu berarti pelanggaran hukum di dunia, serta pertanggung jawaban di Akhirat, karena termasuk ‘riba’. Maka beli berapa, angka liter dan nominal juga keluarnya BBM juga sesuai tabel kuantitas”, Demikian ungkapan Pengawas Suhud Widodo yang mirip dengan Roman sang Pendiri (Alm.H. A. Manan), cuma beda warna kulit. Hehehehe..

Sementara pengakuan dari beberapa konsumen SPBU Dander, sebut saja panggilan ‘Intan’ Pegawai RSUD Bojonegoro-mengungkapkan bahwa, dengan pelayanan yang ramah, takaran pas, maka sudah sejak lama, meskipun antri lama tidak apa apa, dengan nuansa nyaman dan ramah begini, tak ada rasa mengeluh, sebab tegur sapa petugas baik.”Rumah Ngasem, dinas di RSUD Bojonegoro-ngisi di SPBU Dander ini”, kata Pegawai bidang Medis dengan postur tinggi semampai.

“Harapan kami, semoga ikhlas ngantri untuk di layani, silahkan memberikan saran untuk peningkatan pelayanan pihak kami (SPBU) untuk pelanggan secara umum. Terima kasih”, Ulasan Abbah Suhud Widodo.**(Eko P -Zulf/ red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *