Perubahan Kemajuan Desa Trucuk kecamatan Trucuk, bersama Kades Sunoko, S.Sos.SH. Signifikan.

Img 20250108 Wa0004

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- MESKIPUN Arah Maju tidak semudah membalikkan telapak tangan, tetapi meskipun bukan sulapan dari Mbah Tarno, maupun Dedy Corbuzier. Alhamdulillah berhasil pula merubah tata kelola pemerintahan yang berujung keberhasilan di segala Bidang.

Dari status sebagai desa berkembang, kurun waktu 5 tahun mencapai predikat sebagai desa MANDIRI, tahun keenam predikat sebagai desa MANDIRI. Menuju tahun ke tujuh dan delapan, dan berikut nya adalah penyempurnaan saja. Begitulah kiranya.

Bacaan Lainnya

Kades Trucuk Hebat, Trampil, lincah, tergginas, Transparan, sportif, Disiplin, konsekuensi dan tanggung jawab.

Membentuk karakter warga semangat berkarya dan rukun, guyup dan empati pada kemajuan desa yang sedang diperjuangkan.

Img 20250108 Wa0005

Desa TRUCUK kecamatan Trucuk, berkembang peradaban di segala bidang menuju Trucuk Modern namun tetap menjunjung nilai-nilai norma budaya lokal yang ada. Dan sebagai desa Pancasila, Meskipun tidak juara 1 tingkat provinsi, namun Nilai nilai yang bernuansa bermasyarakat berbangsa dan bernegara, Trucuk telah membuktikan sesuai predikat yang di sandang sebagai desa Pancasila.

Peran Kades didukung para perangkat desa yang merupakan Sayap, badan, kaki, ekor kades yang begitu familiar dengan penuh dedikasi tinggi itu.
Tak pandang usia, semua perangkat melek ‘komputer’, itulah salah satu pendukung pelaksanaan kegiatan yang di programkan oleh Pemdes, sesuai regulasi.
Perangkat desa bertanggung jawab sesuai tupoksi nya masih masing. Baru peduli dengan tupoksi perangkat lain di butuhkan untuk membantu. Selalu tidak disuruh membantu memang terkesan apatis/nafsi nafsi. Akan tetapi jika yang lain sudah selesai tetapi yang lain belum selesai dan butuh di bantu, ya adab gotong royong ‘holobis kuntul baris’.
Tapi jika belum butuh di bantu, yang lain selesai..bisa refreshing Ngopi di Kanti nya ‘Yu Sri’ Area baldes 32 meter dengan ruangan kades Trucuk.
Sehingga sewaktu waktu di ‘Timbali’ pak Wo Sukri dan pak Wo Budi. Tolong.. Carikan Pak Jogoboyo ‘Yono’ kog ra balik balik…?!.

“Angger to ucul ora adouh …dadi golek ‘an”.
Nggeh pak.

Selain perangkat nya saiyek saeka Praya, mendukung program yang sudah tersepakati, lembaga yang ada di desa Trucuk pun juga kompak, identik lirik lagu “hayo maju… maju”.

Desa Trucuk identik desa penyangga wilayah perkotaan Kabupaten Bojonegoro, meskipun area kecamatan di dataran tinggi berbatasan dengan kabupaten Tuban.

Desa Trucuk sektor pertanian tehnis (ETAN Bengawan Solo, kulon Bengawan Solo), sektor pendidikan.. masyarakat nya sudah banyak yang bergelar Sarjana. Budaya lokal terkader (bocah cilik cilik di latih kursus Gamelan Jawa), Organisasi Agama beragam tetapi rukun damai (Ber-Bhenika Tunggal Ika), inovasi/kreatif warga beragam (Montir, furniture, Las, Berdagang) selain Pegawai/TNI – Polri.
Inilah Trucuk dari 5,06 tahun berlalu hingga hari ini (Rabo 8/1/2025)… Bersambung.**(Eko P-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *