Peluang Remaja Desa Trucuk, Di Prioritaskan Dinsos Provinsi Untuk Jadi Peserta Pelatihan Angkatan 1 Tahun 2025.

Img 20250108 Wa0002

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- KEMAHIRAN Kades Trucuk Kecamatan Trucuk Sunoko,S.Sos.SH. Dalam memotivasi kemandirian bagi wartawan yang di mulai dari yang memasuki usia kerja.

Bisa jadi kiat yang di lakukan oleh kades Trucuk tersebut, agar warga usia kerja yang tidak sedang menempuh pendidikan, di Carikan solusi yang arahnya mandiri maupun punya skill , dan tidak menyandang status pengangguran, bagi usia kerja. “Kades Hebaaat”.

Bacaan Lainnya

Mengingat awal tahun, di carilah terobosan karena beberapa pemuda yang di pandang punya bakat mandiri, maka di Carikan celah BLK Bojonegoro- tetapi belum ada informasi. Alhasil, Dinsos Provinsi Jatim (7/1/2025) mendatangi Kantor Desa, Well Come -Lah, Pemdes Trucuk.
Alhasil Dinsos Provinsi Jatim menawarkan Pelatihan pembekalan Mandiri masih ada peluang 19 Peminat untuk angkatan 1 (Januari – Juni 2025). Bagaikan Gayung bersambut.

Niat kesungguhan dan keikhlasan Kepala Desa Trucuk, seperti termotivasi ‘Banyak Jalan Menuju Roma’

Perjuangan Kades Trucuk untuk meraih predikat Desa, bebas dari Pemuda Pengangguran, di respon oleh Dinas Sosial provinsi Jawa Timur. Yang siap memfasilitasi jika ada muda mudi Desa Trucuk yang belum bekerja atau yang ingin bekerja secara Mandiri. Yakni di siapkan pelatihan dan jika selesai mengikuti pelatihan mendapatkan bekal untuk mewujudkan impian kemandirian nya tersebut.

Img 20250108 Wa0003

Salah satu dari Dinsos Provinsi Jatim Tutik Nur Laili, mengapresiasi Kades Trucuk beserta perangkat serta ketua Tim penggerak PKK & anggota, para kader serta lembaga yang ada, dalam Pemerintahan yang dipimpinnya.

Ibu Tutik (sapaan akrab dari Dinsos Provinsi Jatim) menjelaskan bahwa , Untuk angkatan Pertama tahun 2025, masih ada Kouta 19 Peminat. Silahkan secepatnya mumpung belum terisi dari Kabupaten lain. Ada 2 item yakni bidang Las & Menjahit. Selama pelatihan fasilitas komplit, tanpa ijasah pun silahkan asalkan niat ada. Selama pelatihan 6 bulan ada dispensasi tilik rumah 1 x dalam sebulan.

Fasilitas asrama terpisah antara pria dan wanita, 1asrama 10 peserta 1 pengasuh/pengawas. Peserta cukup membawa pakaian secukupnya, karena selama pelatihan mendapatkan pakaian seragam, batik, juga pakaian untuk olahraga.

Lebih membanggakan , untuk yang jurusan “Las” sampai kelas ‘G’.
Dan jahit maupun Las, semua bersertifikat.
Persyaratan cukup fotho KTP dan Fotho Coppy KK, serta ijasah jika ada. Batasan umur 21 tahun dan belum menikah.”Kami sekali lagi memberikan Apresiasi kepada Bapak Kades Trucuk serta Perangkat serta ibu ibu PKK dan kader, dengan pedulinya pada generasi untuk di persiapkan menjadi generasi yang mandiri. Karena bila punya skill ketrampilan, dimana pun berada bisa untuk mendapatkan sumber ekonomi untuk keluarga. Silahkan secepatnya . Untuk lebih jelasnya bisa disimak di brosur tadi. Terima kasih atas Berkenan dan kerja samanya untuk menciptakan generasi yang kreatif dan mandiri, diawali dengan mengikuti pelatihan yang di selenggarakan dalam hal ini oleh Dinsos Provinsi Jatim “. Ulasan Bu Tutik Nur Laili.

Adapun untuk mendukung kegiatan tersebut, Kades Trucuk langsung rapat terbuka untuk para kasun (Abbah Lestyobudi dan Papa Sukri), agar secepatnya Minggu ini mengirim data dari masing-masing dusun, sedangkan Joyoboyo Suyono, Bayan Agus juga perangkat lainnya serta PKK dan kader, agar mengingat ingat.. anak e sopo ae yang sudah remaja usia kerja meskipun lulusan opo ae, agar di data dan uwong tuane di kandani di jelaskan, kalau anaknya agar ikut kesempatan pelatihan gratis, moleh entuk modal usaha sesuai kejujuran yang di ikuti.
‘piye pak Yo ?’ Faham ?.

“Siap, ok. Bar ki langsung saya ke rumah termaksud. Wes to mesti, langsung”, jawab Jogoboyo suyono si rambut putih.**(Eko P-Zulf red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *