RPH Braboan BKPH Temayang KPH Bojonegoro, Siaga Penuh.

IMG 20260426 WA0050

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- DENGAN Keterbatasan personil KRPH Braboan BKPH Temayang KPH Bojonegoro M.Ahmadun, SP.d.I, selalu mempertahankan wilayah yang potensi yang menjadi tanggung jawab diwilayah nya.
Ada beberapa petak di wilayah nya, potensi cocok dengan tanaman tebu (ATM), yakni petak 84,95,96,85,92, 94. Sedangkan untuk keamanan hutan jati potensi yang ada adalah KU-4 (Interval 5 tahun), fokus pekerjaan adalah semua nya fokus. Akan tetapi mengutamakan yang urgent. System keamanan patroli papasan di tentukan titik kumpul. Dan siaga berkumpul terus kurang efektif untuk RPH Braboan, tetapi system mobile (berkelana) dan pada jam jam rawan di petak petak rawan itulah target yang menjadi sasaran patroli bersama sama. Dengan tidak standby di pos, karena dengan standby kita mudah terbaca posisi. Oleh karena itu, keterbatasan yang semua butuh fokus dengan kekuatan personil 1 KRPH 3 Personil: Dasarnoto, Darmawan, Rahmadi. Sedangkan untuk yang Asuswo fokus full ATM. Jadi main pantau komunikasi dan jika ada sesuatu yang perlu bersama sama, yakni PLB (Panggilan Luar Biasa). Mengingat wilayah RPH Braboan ada 10 wilayah administratif desa, 2 kecamatan. Termasuk kawasan Magersaren panemon. Selain sering komsos ter-agenda, juga dengan bantuan informasi Ghaib (Spionase). Itulah pola keamanan RPH Braboan. Muqaddimah KRPH Braboan yang sudah 3 tahun pindah dari RPH Temayang.

Selanjutnya, untuk perihal ATM, sampai tanggal 25 April 2026, klethek 50 %, dan masih berjalan, untuk pemupukan dan sulam sudah selesai.”Untuk protas tentunya turun, sudah ada yang RC ke 4. Cuma upaya kita adalah bagaimana bisa stabil kuantitas produksi. Langkah nya adalah membelikan herbisida untuk membasmi Alang Alang. Untuk di RPH atau BKPH Lain mungkin tahun ini RC 3, tetapi Braboan sudah RC 4. Dan protas tebu Braboan di upayakan tetep bisa 60-up. 60 up, Khan bisa 70-72-80.Hehehe. Tapi alangkah indahnya kita laporkan minimal 60 Up ajalah. Sebab kita bikin estimasi 80 ternyata 60 , khan bisa mengecewakan Pimpinan. Alangkah baiknya kita 60 up, mudahan mudahan bisa mencapai protasnya 80. khan begitu. Lagi pula bila merosot karena faktor alam, Mosok alam akan kita salahkan, Khan tidak bisa. Lagi pula sudah mendekati masa bongkar daur. Di-oyo koyok piye tetep ga bisa.
Sehingga kami tidak muluk-muluk, ya 60-up. Kami tidak akan membuat pimpinan kecewa, Bila estimasi 60, kog ‘up’ nya bisa ’80’, mimpi kaleee.. hehehehe.

Bacaan Lainnya

IMG 20260426 WA0051

Alhamdulillah nya lagi, di Temayang punya skill tanaman, yakni pak Asper Tonny Wibisono, bisa membuat ramuan herbal Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) di kombinasikan dengan EM-4 (pengurai), di terapkan di ATM. Kebetulan pak Asper BKPH Temayang disiplin ilmu adalah Sarjana pertanian.

Untuk gangguan hama adalah jenis Luka api atau tebu Lanang yang belum ada obatnya.
Jenis ini, adalah karena jenis hama bawaan. Dan juga pengaruh yang lain untuk menurunkan protas adalah iklim (suhu & kelembaban), dan hara tanah. Dan semua adalah situasional. Estimasi bulan Mei Akhir sudah bisa di komando dan ready untuk di petik.
Kita bekerja sesuai skala prioritas dan pintar pintar membagi waktu. Fokus..semua butuh keseriusan Hutan aman, tebu aman. Selain melangkah riil juga komsos dengan kontinyu dan ekstra. Komsos kita kedepankan dan bila urgent kita lakukan gabungan.
Dan karena semua itu demi kepentingan Nasional. Program Tebu juga Program pemerintah, yakni swasembada pangan kebutuhan Gula Nasional. Keberadaan BUMN juga merupakan kepanjangan pemerintah. Dan keberadaan ATM juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang kena dampak, yakni bisa punya pekerjaan mulai dari Sulam, memupuk, kletek, TMA (Tebang, Muat, Angkut), juga kepras.”Pokoke tidak putus-putusnya. Selama ini masyarakat yang terdampak merasa dapat pekerjaan tetap.

“Dan soal pembayaran lancar, seminggu sekali pekerja di bayari oleh pak Asper. Meskipun sambil menunggu pencairan dari Manajemen. Sehingga lancar dan ngutang nya cuma seminggu. Karena pekerja nya juga tidak mau di bayar harian. Dan Berbekal Komsos di lapangan, bisa memberikan ‘win-win’ Solusion. Pekerjaan lancar sesuai dengan tata waktu ‘deadline’, bila ada satu yang ketinggalan pun bisa kelihatan. Intinya, RPH Braboan, *Komsos*, mendominasi untuk terselesainya Tugas/pekerjaan “, ulasan KRPH Braboan BKPH Temayang KPH Bojonegoro Moh. Achmadun, SP.dI.**(Eko-Zulfikar/ red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *