Bojonegoro I skinfosuneta.com,- TRADISI atau adat istiadat dengan sebutan Manganan/Sedekah bumi/Nyadran. Kemarin hari Jum’at pahing (15/5/2026) menggema dimana mana.
Berangkat Berkelana mencari bahan YouTube & bahan berita untuk skinfosuneta, dari Bojonegoro hingga Desa Miyono Kecamatan Sekar. Di laksanakan di beberapa tempat.
Diantaranya Desa Cancung, Hutan RPH Nglambangan BKPH Nglambangan, Desa Deling, Desa Miyono.
Meskipun selain ada juga info yang berdekatan dengan desa Miyono juga ada yakni desa Bareng kecamatan Sekar, desa Clebung kecamatan Bubulan, Desa Soko kecamatan Temayang, Desa Pajeng & Desa Gondang, Desa Sambongrejo (ketiga desa tersebut kecamatan Gondang). Bahkan Dusun Cumpleng Desa Ngulanan, Desa Ngablak (kedua nya kecamatan Dander) juga. Termasuk hutan RPH Ngunut BKPH Dander admintratifnya yang di laksanakan manganan tersebut masuk kawasan Hutan di kecamatan Bubulan.
Bahkan menurut Asper BKPH Dander Slamet Winarno, di hutan kawasan RPH Sumberarum juga ada kegiatan nyadran.”Untuk Hutan RPH Ngunut, tempatnya dekat Tower.”Aduuuoh mas “. Kata KRPH Ngunut Eris Edy Susianto.
Kepala Desa Miyono Kecamatan Sekar, Suroso di dampingi perangkat nya diantaranya Bayan Sono, menjelaskan bahwa kegiatan Nyadran ini sudah berlangsung sejak nenek moyang kita warga desa Miyono. Ini merupakan rasa syukur atas nikmat dan karunia serta berharap agar tahun depan lebih sukses dari tahun ini. Rejeki yang melimpah dan barokah.
“Hari ini untuk di Desa Miyono serempak semua tempat yang tiap tahun di laksanakan Manganan, di mangani alias di nyadrani. Ini sedekah Bumi, hasil pertanian dari bumi, oleh Bumi dan untuk menjaga uri-uri kelestarian Bumi.
Selain itu, kades Mantan Sekdes juga mantan Satpol PP kecamatan Gondang tersebut, juga menyampaikan perihal Pemerintahan, utamanya program PRONA. Di harapkan bisa berjalan dengan baik, termasuk saat petugas datang untuk minta keterangan dan data, mohon di bantu untuk kelancaran proses program tersebut. Dan bila sudah jadi Sertifikat, sudah resmi status kepemilikan tanah tersebut. Dan bila sudah menjadi sertifikat, sudah Syah sesuai hukum, atas hak haknya pemilik yang tercantum pada pemilikan tersebut.
Semoga dengan melaksanakan kegiatan Nyadran ini, bumi semakin lestari, hasil panennya bagus, dan bisa meningkatkan kesejahteraan. Aamiin “.
Selain warga dan lingkungan yang datang, hadir pula KRPH Sekar BKPH Kedungbrubus KPH Saradan, Priyono bersama Polhut nya.
Acara berjalan dengan lancar dan tertib dan semuanya dapat berkat. Meskipun saat budal dan ikut ada yang datang di acara, tidak membawa ambeng. Namun tetep dapet bagian Berkat sebagai oleh oleh untuk di bawa pulang.**(Eko-Zulfikar/ red).






