Kinerja Tri Wulan Pertama BKPH Parengan Selatan KPH Parengan, Konsep Humanis. Nyaman Melaksanakan Tugas.

IMG 20260415 WA0066

Tuban I skinfosuneta.com,- TAHAP Demi Tahap, dan sesuai Petunjuk tahapan Management . BKPH Parengan Selatan KPH Parengan DIVRE Jatim, dalam melaksanakan tugas sebagai Rimbawan.(Tanaman – Sulaman – Keamanan – Produksi – Inovasi).

Berikut adalah hasil Audensi skinfosuneta.com dengan Asper BKPH Parengan Selatan KPH Parengan Yaksim SH.

Bacaan Lainnya

Awak media skinfosuneta.com, sebelumnya permisi pada ADM KPH Parengan Irawan DJ.S.Hut. Melalui Waka Adm KPH Parengan Agung Wibowo, SH. Dan juga sepengetahuan Humas KPH Parengan A’at.

Dalam keterangan dari Asper BKPH Parengan Selatan, Pencapaian dalam Tri Wulan 1 tahun 2026. Ada beberapa hal pekerjaan yang sudah di selesaikan dan juga masih dalam proses pelaksanaan.

IMG 20260415 WA0067

Di bidang Tanaman, belum ada kegiatan tanaman. Di bidang persemaian masih perawatan karantina bibit tanaman Balsa secara swadaya untuk di kembangkan di RPH Tluwe setelah uji coba 200 bibit bisa tumbuh dengan baik.

“Untuk tebangan produksi saat ini, yang sedang berjalan yakni tebangan ‘A’ di petak 49-k RPH Tluwe luas 14,2 hektar (Ha) total tegak,an 4.594 pohon.
Target produksi 1.507,77349-k M3. Hingga kemarin lusa (14/4/2026) sudah terealisasi 1.265,821 M3 (96%).
Sesuai petunjuk pimpinan akhir bulan ini (April 2026) harus bisa selesai asal cuaca bagus.
Untuk tebang klas B-E belum. Fokus yang tebangan ‘A’.

IMG 20260415 WA0068

Lebih lanjut, Mantan Asper BKPH Montong, untuk perihal kegiatan bidang Agro, pada MT.1 (2026), pendapatan dari se-BKPH Parengan Selatan (Parsel),RPH : Gebalan, Tluwe, Sugihwaras, Ponco terkumpul dan setor Rp.179.718.000,-(Kisaran 55%) mungkin hari ini sudah ada tambahan lagi.

Perihal mekanis Bidang Keamanan, adalah memulai dari Bintal ,(pembinaan mental), membangun & Menjaga kekompakan internal, menanamkan nilai-nilai kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

Dengan pola humanis. Tidak tebang pilih pada personil, seperti yang di tanamkan oleh pimpinan (Adm-Waka-Kasi). Dengan demikian akan mengetahui siapa diri kita dan bagaimana kita bertanggung jawab pada tugas dan tanggung jawab kita pada tugas sebagai Rimbawan/Perhutani.
Dengan demikian akan tercapai sinergitas sesuai tupoksi masing-masing. Ada suatu kendala dalam pelaksanaan tugas, agar terbuka dan untuk di temukan solusinya.
-Selanjutnya melaksanakan komsos pada masyarakat sekitar hutan, (mengenai keamanan hutan. Ter-agenda dan bisa di tambah ada kesempatan berkumpul dengan masyarakat).
-Pendekatan pada stikholder.
-Dan tidak kalah pentingnya adalah Evaluasi pekerjaan personal sebelum di laporkan kepada pimpinan.
Sehingga apa yang sudah di laporkan bisa sesuai dengan keadaan pelaksanaan tugas di lapangan.
“Tentang mekanisme tugas keamanan BKPH Parengan Selatan, Yakni system patroli keamanan preventif minimal 2 personil & mengutamakan daerah daerah yang kita anggap rawan keamanan. Tetapi secara khusus wilayah BKPH Parengan Selatan tidak ada yang notabene rawan.
Dan sering melakukan gabungan dari beberapa RPH yang di pimpin KRPH secara bergiliran.

Untuk BKPH Parengan Selatan ada 4 PTM, dan piket rutin PTM 2 orang (standby) dan bergantian sesuai jadwal piket.
Asper monitor dan memback-up.

Selanjutnya Mengembangkan komunikasi baik dengan LMDH yang masih aktif, dari 12 LMDH yang aktif masih 10 LMDH.
Berikut datanya;
1.LMDH Wono Utomo Ketua Yakur Suhadi.
Desa Suciharjo kecamatan Parengan. Kades Drs.Suhari.
2.LMDH Wono Semi
ketua Pardi
Desa Pacing kecamatan Parengan
Kades Said
3.LMDH Jati Lestari
Ketua Gunawan
Desa Mojomalang
Ketua Gunawan
kecamatan Parengan
Kades Joko Sujadi
4.LMDH Resi Joyo Asri
ketua Dasimin
Desa Tluwe kecamatan Soko
Kades Drs.Sidik Wiyanto.
5.LMDH Trubus Subur
Ketua Mulyono
Desa Sugihwaras
Kecamatan Parengan
Kades Mustajab
6.LMDH Bina Jati Lestari
ketua Suda’in
Desa Jati kec.Soko
Kades Purwanto.
7.LMDH Giat Mulyo
ketua Sukardi
Desa Wadung kec.Soko
Kades Kamsiana
8.LMDH Tani Makmur
Ketua Jayadi
Desa Wukirharjo kec.Parengan
Kades Karsono
9.LMDH Sumber Tani Makmur .
Ketua Abdul Manan
Desa Dagangan kec. Parengan
Kades Abdul Wahab.
10.LMDH Jati Asri
ketua Jaenuri
Desa Parangbatu kec. Parengan
Kades Suwarno.
“Dulu ada 12 LMDH yang tidak aktif ada 2, yakni LMDH Wono Indah – LMDH Jaya Makmur.
Alhamdulillah semua terjalin komunikasi dengan baik dan sinergi”.Papar Asper BKPH Parengan Selatan yang memimpin BKPH Parengan Selatan sejak bulan Oktober 2024.

“Untuk BKPH Parengan Selatan KPH Parengan, masih memiliki KU-besar dengan total keluasan kisaran 200 ha.
KU-10 hingga KU-13 ( interval 5 tahun). Dan untuk produksi hingga Tahun 2038, dengan rata-rata produksi dari luas 10-12 hektar. Sedangkan poin produksi urutan tertinggi RPH Sugihwaras – Tluwe – Ponco – Gebalan”, papar Asper BKPH Parsel di dampingi beberapa staf yakni Kaur TU Jaelan, Kaur TK DJaoehari, Mandor Persemaian Tarsono, Mandor RKP/ Polhut Andik Irawan, Wasono Polhut RPH Ponco.

“Sedangkan tuntas tebangan petak 70-G-3 sudah lumayan lama, luas 0,5 ha. Target 10,593 m3.realisasi 106,34m3.(104%). Kami optimistis yang masih berjalan yakni petak 49-k tercapai target dan bisa melebihi.Hehehe.”, ulasannya dengan penuh optimis.

BALSA
Selanjutnya pengembangan usaha BKPH Parengan untuk meningkatkan pendapatan BKPH Parengan Selatan KPH Parengan, Sesuai Petunjuk Management, adalah pengembangan tanaman BALSA yang bisa di panen 4 tahun.
Persemaian untuk persiapan di tanam di petak 51-H. Luas 13,5 ha. Ditentukan lokasi petak tersebut akses mobilitas mudah. Begitu di tebang, langsung bisa di angkut.
Dan Demplot (sebagai tanaman pengisi) di RPH Tluwe sebanyak 200 plances petak 69.F-2 luas 1,4 ha . Pertumbuhan nya bagus, unsur hara tanah cocok dengan jenis tanaman jenis BALSA.

Untuk BKPH Parengan bisa percepatan tebangan A di satu petak, Lebih dulu karena tidak lama setelah pelaksanaan chatting test. RTT 2026. Begitulah.kisahnya, pola memanag (meminit/menata) adalah kebersamaan dengan dapat melaksanakan tugas sesuai amanat Pimpinan.Dan Bertanggung jawab atas kepercayaan pimpinan “. Ulasan Asper BKPH Parengan Selatan, yang penuh Bijaksana.Mr.Yaksim,SH.**(Eko-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *