Kades Peka Suasana. Mencari Inspirasi Ngopi Nya, Tak Boleh Ketinggalan.

Img 20241106 Wa0000

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- “PAK Yud” (sapaan akrab kades Mori Desa kecamatan Trucuk Bojonegoro, Wahyudi, S.Ap.).

Sosok Pendiam Namun Langkah pasti dan sudah teruji.

Bacaan Lainnya

“Pak Yud”, memang sebelumnya sebagai kepala desa, adalah sebagai kepala dusun. Sehingga tehnik sebagai pemimpin sudah di kantongi.

Kades Perawakan seperti tokoh pewayangan “Gatut Kaca”, ini memang tenang dalam memimpin, karena diidentikkan dengan sebagai seorang pedagang tembakau ‘nggudang’ yakni ayem-ayeman, tenang tetapi secara matematika, pasti untung lebih besar dari pada ‘grusa-grusu’, sehingga ‘Tenang dalam mencari inspirasi, tegar dalam meng-implementasikan. Itulah strategi Pak Wahyudi yang ber-istri seorang pendidik.

Kades Mori, Wahyudi, dalam pelaksanaan roda pemerintahan desa ‘Tidak tebang pilih dalam pelayanan’. Dan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk semua nya. Yang penting guyup Rukun tentrem, jika ada permasalahan agar segera di rembug, bila cukup diselesaikan di tingkat RT. rausah sampai tingkat RW. Perihal pembangunan phisik diupayakan yang paling super perlu untuk umum. Dan bertahap serta mengukur kemampuan keuangan desa. “Wes suk-suk neh”.
Pesan Kades Mori yang juga Bandar Tembakau Jawa Rajangan.

“Bisnis tembakau itu semampu modal, dan bagi kami, karena Tembakau itu jika di jual waktu dekat di musim panen, harganya tidak seperti di tandon tahun tahunan. Ibaratnya bau makin ‘ampek’ makin mahal. Hehehehe.
Modal kulak tembakau itu benar benar duwek adem, ojo modal pinjaman. Karena strategi marketing nya tidak bisa dengan grusa grusu dengan promo “Dijual Tembakau rajangan dengan harga murah, karena butuh uang”… hehehehe..
Tapi cukup tenang, ada tengkulak tanya, jawabannya “Belum saat nya di jual. Umpomo saiki mbok regani Piro ?. Tembakau ku mahal kog.”. Hehehehe… ungkap Kades Mori yang Multi Talenta, tetapi berpenampilan Tenang, Senyum Sumeh. Familiar.

Selanjutnya Camat Trucuk Wiyanto SH.kemarin,(5/11/2024), saat di konfirmasi tanggapan terkait kiat kades Mori. Belum bersedia berstatemen, karena kondisi kena flu, persiapan Berangkat periksa.” Suk-suk (lain waktu) yaa..ki rada greges, mau berangkat periksa ke dokter. Ok ?!”. Balas via WhatsApp (WA). nya.**(Eko P-Kim-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *