Perum Perhutani KPH Bojonegoro Berlangsung Opening Metting , Tentang Audit Pengelolaan Hutan Lestari dari PT Equality Indonesia.

IMG 20260619 WA0024

BOJONEGORO I skinfosuneta.com,- BERTEMPAT di Aula Serba Guna Kantor Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro, pada hari Kamis (18/6/2026) menerima kunjungan Tim Auditor Pengelolaan Hutan Lestari (PHL) dari Divisi Regional Jawa Timur PT Equality Indonesia.

Proses audit eksternal ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 18 hingga 24 Juni 2026. Acara pembukaan “Opening meeting” secara resmi sudah dilaksanakan di Kantor Perhutani KPH Bojonegoro .

Bacaan Lainnya

Audit ini dihadiri oleh lima personel tim auditor yang berkompeten di bidangnya, antara lain: Axelia Oliana Silva Kolina, S.Hut. , Yudi Herdiana, A.Md, Abdul Khalim, S.P , Dr. Tatan Sukwika, M.Si , Agung Tofani, S.Hut.

“Dan juga dari tingkat Direksi Yunata Candra Buana (Kasi Utama PHL), serta dari DIVRE JATIM Nugroho Sigit Raharjo (Kasi Utama), Andri KSS PHL”.Data dari KSS SDM KPH Bojonegoro Totok.

IMG 20260619 WA0021

Selama proses asesmen, kelima auditor tersebut akan memeriksa berbagai aspek krusial penunjang kelestarian hutan. Fokus pemeriksaan meliputi aspek Prasyarat, Produksi, Ekologi, Sosial, hingga Verifikasi Legalitas Hasil Hutan (VLHH) Hulu.
Administratur (ADM) KPH Bojonegoro, Slamet Juwanto, menjelaskan bahwa pada tahun 2026 ini, terdapat tiga KPH di Jawa Timur yang terpilih menjadi sampel uji petik oleh tim auditor. Ketiga wilayah tersebut adalah KPH Jember, KPH Malang, dan KPH Bojonegoro.
Audit ini bertujuan untuk menilai sejauh mana tata kelola Perhutani dalam mengelola hutan produksi. “Kami berkomitmen mendukung penuh kinerja tim auditor agar ke depannya kami dapat terus berbenah. Target kami jelas, yaitu mewujudkan tata kelola hutan yang lebih baik agar hutan kita tetap hijau royo-royo dan lestari sepanjang masa”, kata Slamet Juwanto.

Sementara itu, Ketua Tim Auditor, Yudi Herdiana, menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan akan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan berdasarkan regulasi serta prosedur yang berlaku.
“Kami akan memeriksa dengan sebaik-baiknya sesuai aturan baku , Harapan kami, hasil audit ini dapat menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi Perum Perhutani untuk membenahi apa saja yang masih kurang dalam sistem pengelolaan hutan lestari”, pungkas Yudi.

Melalui audit PHL ini, Perhutani KPH Bojonegoro diharapkan tidak hanya mempertahankan legalitas dan standar operasionalnya, tetapi juga meningkatkan fungsi ekologis serta dampak sosial positif bagi masyarakat sekitar hutan.
Keterbukaan KPH Bojonegoro terhadap proses audit ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip.
Langkah ini esensial demi menjaga keseimbangan antara eksploitasi produksi ekonomi dan konservasi alam, sehingga warisan hijau Bojonegoro tetap terjaga untuk generasi masa depan”.

Seusei Acara Opening Metting, ADM KPH Bojonegoro H.Slamet Juwanto, di dampingi KSS Humas KPH Bojonegoro Sunyoto dan di saksikan oleh Asper BKPH Tretes Agus Ivan Hariyanto, saat di wawancarai Redaktur media online skinfosuneta.com (Eko Purnomo).
H.Slamet Juwanto sebagai orang nomor satu di Jajaran KPH Bojonegoro, menyampaikan bahwa: Kedatangan tim auditor perihal penilaian atau ‘Penilikan pekerja PHL KPH Bojonegoro terkait dengan pengelolaan hutan lestari.

Tim tersebut dari PT.INQUALITY Indonesia, adalah tim Independen dari pihak Eksternal.
Dan KPH Bojonegoro itu menjadi KPH Sampling.
Jadi di Perhutani setiap 5 (Lima) tahun itu dilakukan PENILIKAN terkait dengan kinerja pengelolaan hutan LESTARI.

“KEBETULAN”, Lanjut Pak Ju (Sapaan akrab ADM KPH Bojonegoro H.Slamet Juwanto -red), Kebetulan tahun ini KPH yang menjadi Sampling adalah KPH Jember,KPH Malang dan KPH Bojonegoro.
KPH Bojonegoro akan di Audit, tentang bagaimana tentang pengelolaan hutan lestari.
Ada beberapa Kriteria yang di nilai.
Kriteria itu nanti jadi bahan masukan bagi kita (KPH Bojonegoro), Bagaimana ke depan mengelola hutan itu bisa lebih baik.

“Sebagai pimpinan Perhutani KPH Bojonegoro, sebagai Adm kami mensupport terkait dengan penilaian ini. Dan kami, nanti akan menyiapkan data dan mendampingi di lapangan. Ketika tim Auditor itu melakukan penilaian-penilaian itu tadi.
Sehingga harapan kami, KPH itu bisa LOLOS.
Temuan yang di lakukan oleh Auditor itu, temuan nya sesuai dengan kriteria yang diinginkan.
Jadi perlu di ketahui bahwa di KPH Bojonegoro itu tidak sekali ini. Dulu juga sudah pernah di lakukan.

DAN untuk BKPH yang di jadikan sebagai Sampling, dulu pernah di audit dan itu tidak boleh di audit kembali.

Jadi nanti ada 4 (empat) BKPH: Tengger, Bubulan, Gondang, Temayang.
Yang BKPH lainnya sebelum nya juga sudah yang pernah di lakukan Sampling BKPH .

Tetapi nanti juga tidak menutup kemungkinan bila kegiatan yang ada di 4 (Empat) BKPH tersebut itu tidak ada, itu akan jadi objek kegiatan BKPH lain yang pernah di lakukan.
Itupun nantinya bisa di arahkan ke situ. karena kegiatan di situ mungkin sudah selesai atau tidak ada kegiatan yang diinginkan oleh pihak Auditor.
Kegiatan kegiatan di situ memang banyak parameternya.
Mulai dari perencanaan, penanaman, pemeliharaan, tebangan, nanti sampai PLK.
PLK ini merupakan salah satu parameter.
Kayu yang di tebang itu bisa di lacak dari lokasi mana.
Dia juga ada kegiatan sosial, nanti juga di audit pula.Bidang keamanan itu juga salah satunya item yang akan di nilai juga.
Lha di tempat kami (KPH Bojonegoro), sebenarnya tidak hanya sekarang saja. Tetapi kami sudah berusaha untuk melakukan perbaikan perbaikan pos keamanan hutan.
Yakni pos keamanan hutan untuk mensukseskan hutan LESTARI. Yaa Salah satunya bagaimana kesiagaan, bagaimana kondisi pos pos tersebut, termasuk SAPRA/Perlengkapan yang ada di pos di situ.

“Himbauan kami, untuk BKPH , karena kami sudah melakukan pengawalan pada BKPH yang menjadi Sampling.
Kami sebagai pimpinan, berharap untuk teman teman di lapangan berupaya keras menyiapkan dan membantu pihak Auditor, untuk menyajikan se-obyektif mungkin sesuai kondisi di lapangan”.

OPTIMIS ?
Insya Allah KPH Bojonegoro mendapatkan penilaian dan LOLOS tidak ada temuan MAYOR.
Karena nanti ada temuan MAYOR dan MINOR. Lha temuan MAYOR itu temuan di luar dugaan. Disitu nanti ada penilaian nya.
Masing-masing item itu tadi, apakah Lolos atau Tidak.Kemudian di rekap.
Lha keadaan yang ada di kita kira kira itu masuk atau tidak di kriteria Mereka (Auditor) atau tidak?.
Kami sebagai pimpinan dengan kebersamaan bersama dengan seluruh jajaran KPH Bojonegoro.”LOLOS” sesuai Kriteria yang di harapkan oleh Auditor. KPH Bojonegoro OPTIMIS LOLOS”, Ulasan ADM KPH Bojonegoro H.Slamet Juwanto, Yang selalu selalu pertimbangan yang selalu dengan kearifan/Bijaksana.**(Eko-Nyo-Kus-Zulfikar/red).
Sumber berita Humas KPH Bojonegoro.
(KOM-PHT/BJN/NYO).

Editor: Ekopurnomo ( Tim skinfosuneta.com).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *