Tuban I skinfosuneta.com,– HUTAN RPH Gebalan BKPH Selatan KPH Parengan DIVRE Jatim, luas sekitar 948 Hektar (ha). Petak 37 KU-besar tertera tanaman 1976 identik sunthen KU-8 (interval 5 tahun) sekitar 1,5 ha. Sedangkan KPS 25,7 . Dari jumlah KPS keseluruhan total 84,5 ha.Dan kondisi masih sangat padat yang di bawah K-U 8, tersebut.
Dan tanaman binaan KADIVRE semasa masih jadi Wakadiv yakni di petak 36 A-1 luas Awal 10,0 ha.(Ukuran lama), namun setelah ukuran dengan GPS / ukuran terbaru 11,2 ha.
“Untuk RPH Gebalan yang tergolong petak rawan pencurian murni yakni petak ‘31,35’.Kami laksanakan patroli rutin. Dan mengutamakan Komsos bersama perangkat desa, tokoh masyarakat . Dan murni pencurian ‘pikul’ tidak menggunakan armada, sasaran KU 4-5″.
Lebih lanjut KRPH yang tergolong tercepat mencapai predikat Gusti Pangestu (KRPH), dengan 3 personil Sujono (Polter), Lanang (Polhut), Suprapto Mandor Tanam merangkap polter juga. Disampaikan oleh KRPH, Bahwa jam rawan adalah pagi hari pada saat orang aktifitas ke ladang atau orang berangkat kerja. Dan khusus hari Jum’at, jam rawan adalah saat jam jam orang lain berjum’atan. Sehingga patroli di lakukan setelah Sholat SUBUH, hingga pukul 10.00-11.00 (Standby di pos), setelah Ishoma jam 13.00. Berangkat patroli. Dan malam juga patroli preventif dan standby sambil memonitor bunyi/suara malam”,papar Pak Gusti (sapaan akrab KRPH Gebalan).
“Ada 3 LMDH (Tani Makmur, Sumber Tani Makmur, Wono Semi). Dan bila di butuhkan sewaktu waktu anggota nya, banyak yang siap. Dan bersama pimpinan yang sekarang ini, Bapak Yaksim, kami bangga, Salut. Serta banyak belajar dari beliau tentang Sosial dan ketegasannya. Sabar momong personil. Tidak pernah menekan. Bekerja nyaman dan aman aman saja. Dan ‘balance’ nya, pimpinan memberikan kelonggaran bukan berarti kita harus tahu tugas dan tanggung jawab, dan tidak harus menunggu perintah. Catur Wulan 1 ini RPH Gebalan Aman terkendali Kondusif.
Konsep kami adalah memegang teguh arahan pimpinan (Pak Asper, Pak Waka, Pak ADM). Sehingga kebawah pun/pada personil, management pola sabar kebersamaan dan tanggung jawab sebagai Rimbawan kita laksanakan dengan sepenuh hati. Disiplin waktu, kesamaptaan (adab), kita pegang teguh. Sosok Pimpinan yang bisa sebagai orang tua, guru, teman dan pengayom. Menjadi enjoy saja melaksanakan tugas.
Kami di RPH Gebalan Pas 4 bulan (Desember 2025), sebelum nya di RPH Ngindahan BKPH Montong 2 tahun. Dan awalnya menjabat tugas di RPH Sugihwaras (2023). Demikian “, kenangnya.
Sedikit cerita tentang riwayat pekerjaan masuk Perhutani tahun 2019 (sebelum COVID marak), 2021 ikut Diklat MONEV Drone. 2022 ikut KP 1. 2023 dapat Amanah jadi KRPH Sugihwaras (mengganti pak Sigit). Konsep pembelajaran dari pimpinan, Yakni Ikhlas melaksanakan menjalankan tugas, sesuai Tupoksi dan Tanggung jawab atas amanah yang di percayakan”, ulasan KRPH Gebalan Pak Gusti.
Selanjutnya Asper BKPH Parengan Selatan KPH Parengan DIVRE JATIM, Kung Yaksim, SH. Menjelaskan bahwa diberi amanah untuk memimpin dalam hal ini di level BKPH, berkonsep Sabar untuk meraih sukses. Bukan berarti sabar bersifat pembiaran akan tetapi menindaklanjuti hasil dari petunjuk dari pimpinan untuk di tujukan pada anak buah, yakni dengan cara sabar dalam menyampaikan demikian pula harus berhasil sesuai harapan pimpinan. Tidak harus selalu dengan nada Begini begitu, tetapi cukup konsep. Ada tugas begini tolong laksanakan dengan baik dan bila memang saat melaksanakan ada kendala segera di sampaikan dan jangan di diamkan. Selama tidak ada masalah dan tidak ada keluhan, berarti tepat waktu dan bisa di pertanggung jawabkan.
Dengan kelonggaran tersebut, Alhamdulillah semua personil 4 KRPH: Gebalan, Tluwe, Sugihwaras, Ponco, berikut personil nya. Juga Kaur-TK, kaur-TU.Sudah faham perihal tugas dan tanggung jawabnya. Bila selesai tugase ya diluar ruangan, ya seperti teman atau keluarga. Ngopi bareng jika perlu patroli bareng. Soal keamanan, ada strategi masing-masing, karena di masing-masing wilayah juga beda jam rawan. Dan Alhamdulillah, Parengan Selatan KPH Parengan. Guyup rukun, sukses. Dan menjalin komunikasi dengan eksternal dalam berkomsos. Sehingga Sukses: Tanaman, Keamanan, Produksi dan komsos. Apalagi Pak Gusti ini KRPH yang termuda di BKPH Parengan Selatan. Energik dan juga predikat meraih jabatan juga tercepat. Untuk semuanya ada 19 personil BKPH Parengan Selatan, tetap jaga kekompakan dan kebersamaan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Rimbawan. Terima kasih atas empatinya pada BKPH kita ini selalu berkontribusi pada Perum perhutani. Melalui KPH Parengan*. Ulasannya Kung Yaksim, SH.**(Eko-Zulfikar/red).





