Terasa Cool Dan Menjadi Betah Berlama-lama di Rumah Bung Hariyanto.

Img 20240506 Wa0007 Wm 67612.70000000007

Bojonegoro I skinfosuneta.com, -PADA Hari Minggu (5/5/2024), saya (Eko Purnomo) FORSA Bojonegoro, sengaja berkelana Silaturahmi ke rumah orang nomor satu FORSA DPC Tulungagung Jawa Timur. 5,5 tahun atau 6 tahun berlalu Ingin bersilaturahmi baru terwujud silaturahmi. Itupun juga ada samben/sampingan yakni berbau bau edukasi sebagai GARPA (Gabungan Anak Relawan Pecinta Alam), yakni belajar Edukasi dan berujung latihan pemberdayaan ekonomi, di bidang perkebunan.

Terima kasih kepada Nyonya Bung H.ariyanto yang nama lengkapnya H. Ariyanto Gunawan. Termasuk keluarga adiknya Abbah H.Ariyanto (Bung Hariyanto), yang punya pasukan Dangdut Tri Irama yang di tulis di mobil putih yang bertengger di Garasi.

Bacaan Lainnya

Kami merasa tersipu, sebab tatkala berkunjung di rumah kami, kami tidak bisa menyambut dan menjamu seperti juga hal-nya ketika Kami bersilaturahmi ke rumah Bu Hj. Dewi/ Drs. H. Jamaluddin FORSA Kediri.

Kenangan yang tak pernah terbayangkan, dan indahnya bersama sesama FORSA, guyub rukun ketika di manapun. Walaupun sebelumnya belum pernah bertemu. Tetapi tatkala sudah berkumpul jumlahnya jutaan pun, ibaratnya seperti lagu berjudul “Apa Kabar”.

Img 20240506 Wa0006 Wm 99871

Bung Har, di Tulungagung ternyata kesohor dengan nama Rhoma KW. Ini ketika saya menunggu di timur perempatan lampu merah ‘Jepun’ Tulungagung, kami sempatkan bertanya kepada sama sama menunggu jemputan. Kami katakan saya menunggu jemputan Bung Hariyanto yang mirip pak Haji Rhoma Irama. Ternyata orang yang Konon dari Magetan tersebut…”ooo…niku pak Rhoma Irama KW. dan klemon/kegemukan, ruamah kog tiyang niku, tiyang Arya Jeding”.

Tidak seberapa lama datanglah ke tempat saya menunggu nya. Ternyata beliau juga justru menunggu di Garasi/Pool Bus Harapan Jaya Tulungagung.

Terima kasih atas sambutan nya, diajak keliling keliling pengembangan tanaman perkebunan, di pabrik gula merah, juga di kebun Alpukat, Jeruk, lombok kolam ikan gurame, juga kambing Etawa.
Terinspirasi maaf…”Lha layak…. kehidupan indah indah selalu, penuh waktu menajamkan diri perihal FORSA, karena selain banyak longgar waktu, juga berkecukupan secara ekonomi. Alhamdulillah. FORSA Kereen,- ***(Eko/Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *