Bojonegoro I skinfosuneta.com,- SOPAN Dan ramah lingkungan tidak saat memberikan pelayanan kepada warga di kantor. Akan tetapi jika di rumah tidak gengsi membawa nampan berisi kopi sebagai penghormatan kepada tamu yang berkunjung di Rumah nya.
Itulah Sosok Kades Kadungrejo kecamatan Baureno Bojonegoro, suaminya bu Guru Baritun.
Cerita punya cerita, ber-etika menyambut Tamu dengan lapang dada, adalah ‘wasiat’ dari Orang nya, yang kesohor ke-Aliman-nya, yakni mbah Abdul Qadir (Alm). “Cung nak awakmu ngajeni tamu, piwalese awakmu lan anak turunmu Yo bakal Kamukten (mulia), lawas enggale suk mben. Ojo mandhang sing merdayoh”, itulah Bapak ku biyen saat memberikan wejangan pada anak anak nya, diantaranya saya (Slamet Riyanto) ini.
“Alhamdulillah, Bapak saya dulu, sabar nya Puol. Dan telaten dan gayeng jika ada yang datang. Meskipun kadang kadang sampai tidak jadi ke sawah, karena demi menghormati tamu. Dan bertani pun juga tidak kalah hasil nya dengan orang orang yang rajin.
Karena ilmunya, “Barang siapa yang Beriman kepada Allah SWT, dan percaya adanya hari akhir, diwajibkan memuliakan Tamu.
Masya Allah… begitulah mas. Sehingga banyak pejabat yang bersilaturahmi ke beliau (Bapak), dan betah.
Memetik dari dawuhe Bapak, meskipun kalau di luar rumah di panggil panggil ‘Pak kades, pak kades… tetapi kalau di rumah..yo ‘bur’ ra ngono ngono nan, guk. Penting do’a yang bagus, saling mendoakan untuk sama sama berharap barokah dari Allah SWT.
Lebih lanjut, Kades yang berputra terakhir masih berpendidikan AKPOL Magelang ini, juga bercerita..”Orang susah itu, jika di sapa orang kaya atau orang terkenal, apalagi sampai di apik ‘ e, pasti do’a yang bagus yang dilontarkan.”Saya juga pernah kog yo jadi Wartawan, rasane ya ngono kae.. hehehehe. Ayo pak Kiman, Monggo wes rausah sungkan, yang di meja ini suguhan, bukan hiasan.”, arahan Kades Kadungrejo yang aktif di periode ke 2.
” Mrene mbok ya ngebel dulu, bisa persiapan. Kadungrejo jauh dari pasar, jauh dari warung kelas Kota. Adanya ya warung kopi. Maka ngopi cukup di rumah, nanti cari menu selera di Baureno yaa. Ok ..?, Beres.
Tapi maaf, ini anak yang di Pertamina Jakarta, liburan akan ngajak ke mbah nya di Pulau seberang. Ini saya monetor sampai mana, soalnya menyopir sendiri. Jika capek ya saya suruh istirahat, dan serlok lokasi istirahat. Tetep Kita pantau. Karena anak adalah segala galanya. Meskipun kita berdua dengan istri di rumah, tapi juga melantunkan Do’a untuk mereka. Supaya semua lancar dan sukses serta Barokah yang di dapat.
Meskipun orang tua (saya dan istri) tidak mendampingi mereka, tetapi alunan do’a tetep tertuju pada mereka. Begitulah “, Ulasan Pak Slamet Kadungrejo kecamatan Baureno, seusai juga menyemprotkan mobil double kabin, Toyota Hilux.**(Eko-Kim-Zulf) red).






