Strategi BKPH Montong Fleksibel Dan Solid, Pelaksanaan Tugas.

IMG 20260417 WA0025

Tuban I skinfosuneta.com,-KARENA Sipuh belum di buka (belum bisa di laksanakan), meskipun SPK Sudah terbit, di tahun 2026 ada 47 hektar (ha) untuk jenis tebangan ‘B’. Sedangkan untuk terbangan ‘E’ Nanti nya ada di RPH Sumberan & RPH Jetak.
Demikian muqaddimah Audensi dengan Asper BKPH Montong KPH Parengan DIVRE Jatim, Dulkamit.(Mr. si-Dul). Didampingi Kaur TU Suwaryo Yuli P, KRPH Montong Sutaji, KRPH Jetak Zamroni, KRPH Ngindahan Riyanto, TU Sunardi, Mandor/Polter Siswo.

Perihal kondisi keamanan, relatif terkendali misalnya di RPH Sumberan terkendali, karena tidak ada pohon yang tercuri. Sedangkan Belum ada kegiatan (16/4/2026) produksi (Tebangan ‘A-B-E’) maupun tanaman, fokus bidang keamanan, agro dan administrasi. Dan komsos termasuk jalin hubungan komunikasi dengan Forpimcam Montong.Dan bersama Tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Jajaran BKPH Montong beserta staff

Sedangkan perihal keamanan, dilaksanakan patroli rutin pre-entif dan preventif serta bila perlu represhif. Dan terdapat ilegal logging di masyarakat tentunya berkomunikasi dengan kades setempat untuk terjadi miskomunikasi. karena Asset Negara yang jadi tanggung jawab Perhutani, tetapi di masukkan ke dalam perkampungan, maka prosedur nya beda ketika masih di kawasan Hutan. Itulah yang menjadi suatu keharusan sebagai Rimbawan selain kebugaran tubuh secara Phisik, juga sehat akan serta pemahaman tugas dan tanggung jawab. Dengan siapa kita berhadapan.”Begitu-lah Mase”, papar Mr.si-Dul. Yang juga calon praktisi hukum.

“Petugas keamanan piket 24 jam bergantian, karena keterbatasan SDM dan memaksimalkan potensi yang ada sehingga perguliran di berlakukan bahkan LMDH Juga ikut piket. Mungkin tidak umum di BKPH Lain, Hehehehe. Tetapi di BKPH Montong terbangun sinergi antara Petugas & LMDH ikut jaga di 3 RPH Montong (1), Sumberan (1), Jetak (2). Mereka tidak menuntut upah/gaji. Hanya kami beri ganti bensin dari alokasi dana PTM. Dan sangat terlalu tidak sebanding, hehehehe. Tetapi sudah menjadi sinergi berkomitmen untuk sama sama menjaga hutan kawasan yang juga punya garapan di lahan. Selain petugas juga punya spionase sebagai informan siluman hehehehe dan di jaga kerahasiaan dan di bekali Alkom dengan sandi beda-beda (kesepakatan sandi).
Pembekalan strategi ini kami berikan kepada seluruh KRPH:
Jetak Zamroni, Montong Sutaji, Sumberan Widodo, Ngindahan Riyanto.Agar benar benar selectif untuk mendapatkan mitra informan. Pengalaman seperti ini Pernah kami berikan kepada se-‘level’ tetapi malah berbalik. Maka apa akibatnya ?.

Dan bila memang terjadi hal yang urgent, maka kami laksanakan Gabungan dan back-up internal maupun eksternal. Sehingga dengan pola demikian, petugas keamanan merasa nyaman bahwa meskipun mereka mungkin hanya berdua tetapi merasa di Belakang ada pak Asper & lain lain. Dan tetap komunikatif dan jangan ada dusta diantara Kita. Jika akibat karena sebagai akibat dari yang tidak prosedural, yang sanksi tetep di berlakukan. Tetapi permasalahan yang di hadapi saat melaksanakan tugas adalah tanggung jawab kami yang di amanati oleh Manajemen (Yth. Bapak ADM (pimpinan tertinggi di KPH. Dan Yth. Bapak Waka Adm, selaku Panglima di KPH).
Manajemen ‘ngemong’ dengan Cool, kami juga menanamkan hal dengan cara demikian.
Tetapi kita mengartikan sendiri. Meskipun oleh beliau Bapak ADM (Irawan DJ. S.Hut), Bapak Waka (Agung Wibowo, SH). Tidak pernah merasa di marahi.Tetapi kita harus memahami dan mengerti Tugas dan tanggung jawab sebagai Pelaksana Tugas di lapangan. Demikian.
Di BKPH Montong komsos selain pada LMDH. Masyarakat pinggiran hutan, yang menjadi sasaran komsos adalah Tokoh besar yang di segani, kades, kasun, kyai/tokoh agama.
Arahnya adalah punya manfaat menuju kelestarian hutan.

Jajaran BKPH Montong beserta Staff

“Sering di ingatkan Bapak ADM Irawan DJ.Yakni Planet, people profit. Yakni Hutan lestari masyarakat sejahtera, pendapatan perusahaan lancar.
Memang jika tidak dengan niat yang tulus, terasa berat untuk bisa mencapai Balance.

Inovasi BKPH Montong untuk percepatan daur dan bisa jangka pendek di raih panen. Mengingat BKPH Montong tidak punya pendapatan selain dari tegak’an dan Agro. Inovasi nya adalah tanaman BALSA.
Terobosan BALSA akan di mulai di 3 RPH (Jetak, Montong,Sumberan).
RPH Jetak petak:82-A:2,8 ha ,83k:2,1 ha , 84 A: 3,3 ha.
RPH Montong petak: 63i: 6,2 ha.68b: 3,2 ha.
RPH Sumberan petak: 70k: 7,0 ha. 70L: 8 ha.
Untuk BALSA Kerja sama dengan LMDH.
(Modal LMDH dengan system bagi hasil prosentase 30 %-70 %. Yakni 30 % Perhutani, 70 % LMDH Penggarap).
Untuk MT 2 , ada inisiatif kerja sama dengan Kapolsek Montong IPTU Komari, mengadakan kegiatan gropyok tikus. Kerjasama Polsek,PPL, Perhutani, LMDH.
Sampai saat ini (16/4/2026) MT 1 belum selesai, karena panen dan memanen juga tidak bareng.

Tingkat kerawanan berdasarkan lebat dan potensi tegak’an, yakni RPH Sumberan, Montong, Jetak, Ngindahan (Karena ku kecil dan sedikit).
Luas BKPH Montong 2.587,1 ha dengan kekuatan personil 19 SDM termasuk Asper.”Diarahkan untuk menuju BKPH Mandiri”.Reward adalah mengajukan promosi jabatan. Punishman nya adalah, ditinggalkan oleh kawan jika tidak solid. Begitulah”, uraian Mr.si-Dul.

“Untuk perihal BALSA, pihak BKPH Menjembatani pembelian bibit di Nganjuk, memberikan bimbingan teknis termasuk pada petugas Perhutani untuk mendampingi.

Data dari kaur TU BKPH Montong, terdapat 11 LMDH Dengan jumlah pengurus dan anggota 1.137 .
Dengan nama nama LMDH RPH Jetak:
Wono Sumberagung desa Maindu kecamatan Montong ketua Subianto.
Jati Mulyo Desa Sumberagung kecamatan Montong ketua H.Umar.
Jati Kawulo Desa Jetak kecamatan Montong ketua Nur Pakih.

RPH Ngindahan:
Wonoasih Desa Montongsekar kecamatan Montong ketua Rasman,SH.
Wono kembar desa Talang kembar kecamatan Montong ketua Wiyono.
Wono Mulyo Desa Guwoterus kecamatan Montong ketua Tarto.
Wonoasri Desa Tengger wetan kecamatan Kerek ketua Priyono.
RPH Montong:
Pakel Jati Lestari Desa Pakel kecamatan Montong ketua Wakhid Ahmad Ali.
RPH Sumberan:
Sumbertani Makmur Desa Dagangan kecamatan Parengan ketua Abdul Manan.
Jati Mulyo Desa Bringin kecamatan Montong ketua M. Kafifudin
Wono Indah Desa Tanggulangin kecamatan Montong ketua Dasmani.***(Eko-Zulfikar/red).

Bersambung…..(Episode:2. Pendapatan Agro – Karya Bhakti bersama Koramil – Uraian Tekland).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *