Bojonegoro I skinfosuneta.com, -PADA Hari kamis tanggal 29 Mei 2024, bertempat di Gedung IIK BKPH Pradok BKPH Pradok KPH Bojonegoro Divre Jawa Timur, berlangsung sertisik tingkat KRPH.
Karena Phisik seorang KRPH Pradok Mardikun , kurang fit, maka jabatan KRPH Pradok di ganti bernama Parjono yang sebelumnya sebagai mandor RPH Pradok, sedangkan Mardikun di posisi sebagai staf di kantor KPH, hingga pemulihan stamina sekaligus agar tidak terlalu terbebani tugas yang tergolong butuh pemikiran yang lumayan berat.
Asper Pradok H. Nyamasto, menyampaikan kepada pihak dari kantor Management KPH Bojonegoro, serta di hadapan para KRPH, kaur, Polhut dan Mandor.”BKPH Pradok yang terdiri dari 3 RPH katagori bidang keamanan membutuhkan tenaga dan pikiran yang ekstra. Terutama RPH Pradok yang tidak terdapat lahan garapan sutradara pihak luar Perhutani. Semua full tanaman pokok Perhutani, dan sangat potensial. Sehingga di butuhkan tenaga yang ekstra, berwawasan lingkungan. Terutama dari 3 desa butuh personil yang sehat lahir batin. Karena sehat lahir saja, pikiran pun harus sehat secara penuh dan utuh. Karena selalu menjadi pikiran, sehat badan nya tetapi sebentar sebentar hp bersuara panggilan pemberitahuan. Maka Harus benar benar secara utuh .” Maka sosok pak Mardikun perlu istirahat alih tugas di kantor sebagai staff khusus jenjang V, yang tidak membutuhkan tenaga dan pemikiran seperti halnya saat di lapangan, jika sudah fit, bisa kembali ke lapangan lagi jika merasa siap lagi”, ungkap Asper BKPH Pradok.
Waka Adm KPH Bojonegoro Wawan Gunawan, S. Hut. Dalam arahannya mengatakan bahwa untuk yang baru sudah menandatangani Sertisik agar segera melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing. Untuk Saudara Mardikun, sebagai staff khusus jenjang V , dan semoga lekas sembuh totalitas dan sementara bertugas yang di tempat yang jauh dari beban secara Phisik maupun pikiran. Untuk Saudara Parjono segera menempati posisi yang baru, tentunya tanggung jawab juga baru dan bertambah. Semoga sukses semua, serta jaga kekompakan sesama Rimbawan dalam melaksanakan tugas. Tantangan dan tanggung jawab ke depan lebih besar, namun jika dilaksanakan dengan ikhlas, semangat serta kompak kebersamaan tentu bisa teratasi segala rintangan.
Selanjutnya Kasi PPB Dorisita,S.Hut. Berharap adanya pendataan yang lengkap dan jelas petak petak yang ada rencana akan dilaksanakan tebang maupun tanaman, serta mengetahui batas batas tertentu serta keluasannya.
Dan KSS HKAK Sunyoto, SH. Mensupport tidak ada pekerjaan yang susah asalkan ada komunikasi. Dan terjadinya suatu permasalahan biasanya berawal dari kesan pembiaran. Maka terjadilah konflik sosial. Namun sesuai bidang yang di tangani oleh pejabat yang berbagai bidang termasuk Hugra tersebut, untuk BKPH Pradok tidak ada masalah yang termasuk dilaporkan ke ranah tenorial.
Setelah acara Sertisik di lanjutkan pembagian SHU sebagai tindak lanjut RAT pada hari Rabo (29/5/2024) di kantor KPH Bojonegoro.**(Eko – Zulf/red).






