(Sambungan berita:….) Komsos Bersama LMDH Di PTM 26 RPH Gebalan BKPH Parengan Selatan KPH Parengan. Berjalan Sukses./ (Episode: 2 )

1777764840602

Tuban I skinfosuneta com,-” Memang..”lanjut Asper BKPH Parengan Selatan KPH Parengan.
Apalagi kathik semua bibit & pupuk..ada yang di modali mbayar panen, memang memprihatinkan juga. Tapi kita tetep punya kewajiban yang harus di perhatikan yakni kewajiban bayar Agro. Soal usulan pupuk Subsidi kami sudah bersama sama Pak Danramil, Pak Kapolsek , sudah mengumpulkan pada Dinas pertanian, tentang pupuk subsidi untuk LMDH. Perjuangan- mengusulkan sudah ketemu langsung, jawabannya mengutamakan yang RDKK. Demikian, untuk kelanjutan akan kami tindak lanjuti kepada Pimpinan (Pak Kasi- ke pak Waka ) bisa juga ke Bapak Adm. Karena kami harus mengikuti prosedur juga. Semoga tahun depan sudah ada Solusi. Demikian “, paparan Kung Yaksim SH.(Sapaan akrab Asper BKPH Parengan Selatan-red).

IMG 20260503 WA0023

Bacaan Lainnya

Selanjutnya KRPH Gebalan BKPH Parengan Selatan, Gusti Pangestu di dampingi 2 Polhut nya (Sujono dan Suprapto. Karena Satu Polhut bernama Lanang, patroli preventif).
Pak Gusti (Sapaan akrab KRPH Gebalan), menyebutkan bahwa target Agro Gebalan Rp.169.128.897,- Luas awal 1 RPH tahun 2025, luas 53 hektar (ha) tahun ini karena ada suplisi luasnya menjadi 139,9 (ha). Sehingga target nominal agro ?….
Dari jumlah luas sekian sekarang luas sekian, berarti tanggungan agro meningkat 150 %. Bismillah – lah. Insya Allah tuntas. Karena kita komunikatif dengan semua nya. Pesanggem juga faham petugas di lapangan, baik itu Mantri, polhut dan pak Asper. Sehingga kami bersama LMDH menciptakan iklim yang cool dalam melaksanakan tugas kita masing-masing. Membangun komsos rutinan dan ada sewaktu waktu. Sehingga seperti tadi seratus lebih Pesanggem LMDH Tani Makmur, sekretariat Desa Wukirharjo. Tetep guyub rukun ‘Humanis, Romantis. Ngremboko ‘, Komsos cukup di halaman PTM 26 Gebalan cukup di suket suketan, tetep guyub , suasana akrab kekeluargaan. Dan komsos itu adalah media kita untuk bisa sharreng pendapat untuk mencari solusi yang berujung rasa handarbeni untuk mendukung program Hutan lestari.
Lagi pula, Pak Asper alias Kung Yaksim SH. Dalam wejangan nya, narasi runut mudah di fahami oleh para pesanggem (LMDH). Kebetulan ketua LMDH (pak Djayadi) ada kerepotan, dirawuhi wakilnya Pak Anang Widodo.
Untuk Gebalan memang mungkin seperti yang lain, yakni Agro dihitung per tahun. Tidak per MT.
Cuma dari jumlah kewajiban saat MT.1: 67%. MT .2 : 33 %.
Memang seandainya titip petugas terkadang kurang Rp.5.000-7.000,- saat di setor ke Bank, ya memang seperti yang di sampaikan oleh pak Asper tadi. Yakni Mantri ‘ndjangkepi’.Siji-Loro-Telu..rapopo. lha nak papat menduwur meskipun 5-7 ribu yo wes kroso, hehehehe. Begitulah Komsos dominan kami bersama personil untuk membangun keharmonisan dan Sinergi dalam melaksanakan tugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat tiap hari.
Dan kami sebagai KRPH sangat bangga bersama bimbingan nya pak Asper Yaksim. Beliau luwes, humanis, harmonis, tegas dan prosedur serta fleksibel. Apa yang di rasakan LMDH, konon beliau juga merasakan termasuk pupuk non subsidi. Maka kami bersama beliau juga sudah mengupayakan tentang hal itu. ‘Saestu’ ungkap KRPH Gebalan.

Perwakilan dari LMDH Anang Widodo, mengapresiasi apa yang di sampaikan oleh Asper & KRPH, ‘singkat, padat dan mudah di fahami.Cara penguraian narasi sambutannya mudah di cerna/dimengerti.Demikian.

Beberapa anggota LMDH Memang juga berkeluh kesah, perihal mahalnya harga pupuk, Subsidi Rp.95-97 HET. Non Subsidi sampe Rp.200.000,-/zak. kalau ngutang bayar panen bisa sampai 3 x Rp.200.000,- “Semoga usulan pak Asper, dan pak Mantri dan pimpinan nya, di kabulkan oleh Pak Menteri Pertanian”.**(Eko-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *