Rutinitas KRPH Kanten BKPH Pungpungan, Diwaktu Istirahat Langsung Komsos.

IMG 20260520 WA0008

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-SETRATEGI KRPH Kanten BKPH Pungpungan KPH Parengan DIVRE Jatim Pujiono Yakni Komsos.

Komsos di Berlangsungkan Seraya Ngobar bersama warga. Dari pada istirahat di RD KRPH .Sehingga demi keamanan disisi lain usei preventif tetep jagongan dan sosialisasi, supaya muncul rasa segan dan memahami tentang arti hutan di jaga di Lestarikan secara berkesinambungan.

Bacaan Lainnya

Mantan KRPH Ponco BKPH Parengan Selatan, ini tadi (Selasa:19/5/2026), usei patroli preventif bersama Polhut Sukisno dan Imam Tarmuji di petak 118-107-109-111. Dan hampir merata jika kondisi terang begini.
“Untuk kondisi RPH Kanten masih di dominasi oleh KU 4-5, Sedangkan KU terbesar (KU-9) di petak 111 luas 10,7 hektar (Ha). Dan petak 113c juga KU-IX. KU-VIII ada di petak 107 c. petak 118 KU-V luas 13,7 ha.Petak 109 KU-5 luas 5,2 ha.
Pokoknya dominan KU-IV-V.
RPH Kanten luas 536,2 ha.”, papar KRPH Kanten.

Selanjutnya KRPH Yang perjuangan awal di KPH Bojonegoro, menyampaikan bahwa, dengan personil cukup terbatas, sistem patroli terkadang bersama sama 3 personil, terkadang 2 personil di saat ada kegiatan tugas lain. Tempat istirahat yakni di PTM 20.”Fokus 65 – 70 %, pada tugas. Karena untuk biaya hidup sejak remaja (Gagal daftar melamar jadi Karyawan PT. Semen Gresik di Tuban, tidak di Terima. Nganggur tidak seberapa lama langsung bekerja di Perhutani. Meskipun, dulu seperti Pasukan perang tiap berangkat bawa Rangsel isi Bontot, salin. Sebelum kost di Deling. Oleh Ajun Koorkam di Turunkan Nglambangan, jalan kaki turut alas terkadang tanpa teman. Sepatu pruk-pruk ya merasa gaya senadjan Jan-jane ya pegel campur kasoh. Kenangan Masa Perjuangan Awal masuk sebagai Rimbawan.

Pujiono Masuk Sebagai Rimbawan Hingga Nyantol Dapat ISTRI

Ketika Masih Muda postur tinggi Black Sweet, Awal Masuk Perhutani KPH Bojonegoro tahun 1995, di RPH Deling BKPH Deling (Jamane Asper Pak H. Suparjo-red).”Bapak saya Rimbawan pensiun di RPH Polter Tluwe BKPH Parengan Selatan (Pak Saidi) ibu bernama Rasmi. Bapak Pensiun tahun 1985. Saya putra ke 4 dari 7 saudara. Sebelas tahun di Deling (1995-2006). Tahun 2007 Masuk PCK (Polmob) KPH Bojonegoro.
Desember 2012 Masuk staf Polmob KPH Parengan.
Oktober 2018 KRPH Ponco BKPH Parengan Selatan.
Oktober 2024-Sekarang KRPH Kanten BKPH Pungpungan.
Kalau sekolah SDN I Margorejo (GOTO). SMP PGRI Parengan, SMA Harapan Bojonegoro lulus tahun 1993.
Prinsip melaksanakan tugas, adalah “Kami (Pujiono), dengan cara yang terbaik untuk perusahaan.
Kepentingan Perusahaan yang kami nomor satukan. Karena dari Perhutani inilah muara sumber Ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga sesuai arahan Pimpinan Dari Pak Asper, dan dari Management KPH. Selalu kami indahkan. Segala kondisi jika memang tidak terlalu penting, kami tidak pulang. Sengaja tidak di rumah dinas, karena jangkauan cukup lumayan dekat, juga kondisi Phisik perlu waspada. Begitulah”.

IMG 20260520 WA0007

Mendapatkan Istri..
“Tanpa berpikir panjang, karena untuk efisiensi dengan kantor BKPH dan Kemantren Deling. Carilah Kost dekat Kantor. Dari pada dari KPH Bojonegoro, terkadang diajak Bareng pak Ajun (Waka), Basoeki Cokro, terus di turunkan di Paldaplang.
Depan kost kost-san, di Deling. Ada cewek namanya KATINI. Dan entah beberapa bulan sudah kost, terbiasa memberikan makanan dan seme’an (Camilan). Lagi pula saling menjaga diri masing-masing. Tuntutan pada kami, adalah jaga nama institusi. Dan pesen dari orang tua, adoh Paran “Nak galak ojo cluthak, nak cluthak ojo galak”, tapi tidak galak dan tidak cluthak. Sudah di rumat konsumsi sekian lama, umpomo mbayar berapa. Dan bayaran juga berapa (Saat itu). Lalu sekitar lebih dari satu tahun, kami minta agar Katini untuk kami jadikan istri. Lalu tidak seberapa lama, langsung kedua orang tua nya (pak Suronyadi + Bu Kuti) & bateh nya ke Orang tua kami di Dusun Goto Desa Margorejo Parengan. Sebulan berikut nya, akad nikah berlangsung Bulan Desember 1996 . Dan di karuniai 2 putra, bernama Surya Setyawan & Dzaky Zaidan. Tahun 1998 pindah di Asrama Polmob KPH Bojonegoro (Danru Pak Juwari). Jadi anak anak SD nya SDN 3 Kadipaten.
Putra pertama sudah bekerja dan berkeluarga. Singkat cerita. Kami sadar arti penting mengemban Tugas. Selama sesuai Tupoksi dan S.O.P. Dimanapun tugas merasa nyaman dan banyak saudara ketemu dewasa”, KRPH Kanten meng-kisahkan.

Sedangkan di kanten selalu Komunikasi dengan Ketua LMDH ‘Wana Bhakti’ Pak Syamsul Hadi.

Sedangkan warga Kanten, Sudoro & Sumidi, dinilai nya bisa komunikasi baik dengan warga.

“Lagi pula perumahan dinas juga di tengah tengah pemukiman warga meskipun pinggir raya. Lha bahkan ada orang kog tua pulang dari Tegal di bonceng dengan trail. Tapi wanita tua lho..67-up. kalau yang matal apalagi yang rebondingan atau rambut keriting atau rambut pirang, tidak pernah tahu. Hehehehe..**(Eko-Zulfika/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *