Bojonegoro I skinfosuneta.com,-BUPATI Setyo Wahono, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang terbuka dan kolaboratif dalam kegiatan Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan bersama Wakil Bupati Nurul Azizah di Pendopo Malowopati, Jumat (20/02/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat harus dibangun dengan kesediaan untuk terus belajar dan mendengar.
“Kepemimpinan yang kuat adalah kepemimpinan yang mau mendengar dan terus belajar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa dalam menjalankan pemerintahan, dirinya dan Wakil Bupati merupakan satu kesatuan tim yang tidak terpisahkan.
“Saya juga ingin menyampaikan kami itu, Saya dan Ibu Wabup itu satu. Jadi kalau ada yang menyampaikan, oh ini gini, ini gini, (niat membenturkan.red) enggak benar,” tegasnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Wakil Bupati dalam pelaksanaan program di lapangan.
“Saya mungkin konseptor, tapi eksekutornya Bu Wabup. Beliau luar biasa, tidak pernah punya capek,” ungkapnya.
Menurutnya, stamina dan energi kerja Wakil Bupati menjadi salah satu faktor penting yang membuat koordinasi dan kolaborasi berjalan efektif selama satu tahun kepemimpinan.
Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan dan do’a dari berbagai pihak selama satu tahun kepemimpinannya.
“Kami bisa berdiri di sini karena do’a dan dukungan panjenengan semua. Saya yakin dengan komunikasi yang baik, kedamaian, dan kenyamanan, Bojonegoro akan terus bergerak maju. Tapi kalau komunikasi dibangun dengan cara yang tidak baik, kepemimpinan ini tidak akan berjalan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan bahwa seluruh langkah yang dijalankan selalu melalui koordinasi dan komunikasi yang intens dengan Bupati.
“Beliau secara makro memberikan arah kebijakan, sementara kami melaksanakan dan mengawal di lapangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan yang berjalan saat ini merupakan satu kesatuan yang utuh.
“Apa pun yang kami lakukan tentu semuanya seizin beliau.” tambahnya.
Momentum refleksi satu tahun ini menjadi penguat komitmen untuk menjaga komunikasi, soliditas, dan sinergi dalam membangun Bojonegoro ke depan.**(Eko-P.Git-Min-Zulf/red).






