Bojonegoro I skinfosuneta,- SEBAGAI Muqaddimah: Tempat kelahiran Letjend H. Soedirman di desa
Ngringinrejo Kalitidu Bojonegoro, Putri Beliau bernama Prof. Dr. dr. Laila Nuranna, Sp.OG. Subsp.Onk.
Adalah adiknya Mayjend H. Basofi Soedirman (Alm)/( Mantan Gubernur Jawa Timur-red).
Berkontribusi pada warga/bangsa tiada henti.
Kalau Warga Bojonegoro yang belum tahu siapa kakeknya Kades Ngringinrejo kecamatan Kalitidu
kabupaten Bojonegoro, Bunda Endang Sri Wigati,M.Pd.?.
Kakeknya adalah yang namanya di abadikan menjadi nama Stadion di Bojonegoro (STADION LETJEND
H. SOEDIRMAN ). Sehingga Ibu Profesor/Prof Anna (Sapaan Akrab Prof. Dr. dr. Laila Nuranna Sp.OG.
Subsp.Onk. Adalah tantenya bu Kades Ngringinrejo (Kades Aktif yg memiliki putra semata wayang
seorang Doktor yang mengabdi sebagai Dosen di salah satu Universitas Negeri ).
Dengan Tajuk “Jaga Kesehatan”, teringat bagai implementasi dari syair nya Pak Kyai Rhoma
Irama,”Jagalah sehat mu kawan. Syukuri nikmati dari Tuhan.Berjuang untuk ke Jalan Allah.

Apa yang akan di lakukan oleh Bu Prof Anna, adalah sebuah pengorbanan demi program nya
mengarah pada sebuah arah, yakni Pengabdian yang di wujudkan dengan melakukan kegiatan sosial
kepada warga masyarakat yang mau di bantu dengan apa saja yang sesuai dengan bidang tugas yang
dimilikinya. Diantaranya adalah terkait dengan hal pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat dengan
cuma cuma/ gratis. Bahkan masih di berikan bingkisan (berupa Minyak, Gula, kue Batter cookies, air
mineral, dompet), untuk semua orang yang mau menerima manfaat Bhakti sosial .
Bhaksos (Bhakti sosial) Kesehatan ‘Screen and Treat – Skrining Kanker Serviks dengan IVA-DoIVA akan
di realisasikan setelah Piranti perijinan/pemberitahuan dan proposal kegiatan kepada pemangku
wilayah Bojonegoro di lengkapi dan di terima oleh pemangku wilayah.
Diawali adanya Penyuluhan tentang apa Kanker Serviks di Balai Desa Ngringinrejo, yang di Prakarsai
oleh Profesor .Dr.dr. Laila Nuranna, Sp. OG. Subsp. Onk.(Sebagai ketua Pelaksana) bersama Tim FCPFKUI (Female Cancer Program Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia). Yang diadakan tanggal 2
Agustus 2025 dengan materi deteksi dini kanker Serviks dengan metode pemeriksaan IVA-DoIVA
(Inspeksi visual dengan Asama Asetat- Dokumentasi IVA) yang mudah, efisien, dan langsung dapat
disampaikan hasilnya serta ada dokumentasinya. Yang hadir dalam penyuluhan yaitu Bidan dari
Puskesmas, Bidan Desa , ibu RT/RW, Kader Kesehatan, Ibu-ibu PKK,sejumlah 60 orang dengan harapan
bisa menyampaikan hasil penyuluhan ke warga tiap RT terkait pentingnya pemeriksaan secara dini
Kanker Serviks sehingga warga yang akan datang pemeriksaan sudah faham tujuannya dan jangan
malu-malu untuk menyampaikan pada petugas perihal apa saja terkait dengan indikator kanker
serviks, karena semua itu demi kesehatan… Bersambung:” Sebagai Tindak lanjut….:(bag:2).**(Eko-Zulf/red).






