Bojonegoro I skinfosuneta.com ,-DALAM kegiatan rapat rutin tingkat Forpimcam Bojonegoro Kota, pada hari Rabo (17 januari 2024) yang dihadiri Kapolsek Bojonegoro Kota, Camat Bojonegoro, Danramil 01 kota, kepala KUA, Para Kepala Desa dan Kelurahan se-kecamatan Bojonegoro Kota, Bertempat di Balai Desa Semanding.
Dalam kata sambutan, Kapolsek Bojonegoro Kota KOMPOL Mukodam, A.Md., S. Kom. Menyampaikan bahwa, sampai saat ini wilayah hukum kecamatan. Bojonegoro Kota relatif aman dan kondusif. Semua ini tidak terwujud begitu saja tanpa adanya pengelolaan dan sinergitas yang baik, antar pemangku wilayah, baik tingkat Kecamatan maupun desa/kelurahan.
“Sebagai Kapolsek, kami baik secara pribadi maupun dinas, mengucapkan banyak-banyak terimakasih, pada saat pengamanan natal 2023 dan tahun baru 2024. Alhamdulillah.. berjalan lancar sehingga saudara saudara kita yang merayakan *natal dan libur tahun baru* dapat melaksanakan dengan baik.
Telah kita ketahui bersama, bahwa, bersama-an dengan itu pula, ada serangkaian kegiatan Pemilu 2023 – 2024 juga berlangsung. Yang mana pada pada tanggal 21 januari sd 10 februari 2024 adalah memasuki masa kampanye terbuka. Manufer manufer politik baik oleh Parpol maupun Caleg, semakin gencar untuk mendapatkan pundi pundi suara.
Bapak Ibu yang terhormat, sebagai kepala desa/kelurahan, silahkan ajak !, dan himbau warganya untuk menggunakan hak suaranya karena salah satu barometer keberhasilan dari Pemilu selain aman, damai tetapi juga prosentase jumlah pemilih yang datang ke TPS dan menggunakan hak suaranya.
Pemilih pemula dan muda sesuai DPT jumlahnya naik sangat signifikan dan ini pasti sasaran dan bidikan bagi para Peserta Pemilu.
Diperjelas pula oleh Kapolsek Asli juga warga Wilayah Bojonegoro kota (Desa Sukorejo kecamatan Kota) “Perlu diantisipasi pada masa kampanye terbuka generasi yang sangat rentan, ikut berkampanye dan ikut ikutan konvoi.
Karena dikawatirkan dapat mengganggu ketertiban berlalu lintas, dan perlu diantisipasi jangan sampai pada hari *H* nya pada tanggal 14 Februari 2024 tidak menggunakan hak suaranya, karena rawan sibuk bermain Smartphone dan Gadget nya sehingga lupa tidak berangkat ke TPS”, Ulasan Kapolsek Bojonegoro kota dengan tegas**(Eko-Zulf/red).






