Memaknai Hari Raya Idhul Adha 1446 H/2025 Sebagai Penguatan SDM Dan Kesejahteraan Untuk Kemajuan Daerah.

Img 20250607 Wa0092

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-PADA Hari Jum’at, (06/06/2025) berlangsung sholat Iedul dan khutbah dengan Suasana khidmat dan penuh kebersamaan dalam merayakan Idul Adha 1446 H/2025 M.

Pemkab Bojonegoro melaksanakan sholat Idul Adha yang dilangsungkan di Masjid Darussalam Bojonegoro yang dihadiri langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono beserta istri Cantika Wahono bersama masyarakat.

Bacaan Lainnya

Untuk memastikan seluruh elemen pemerintahan bersatu dengan masyarakat di berbagai wilayah,agar, menjadi wujud nyata kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah daerah dan warganya di momen Iedul Adha tersebut, maka dalam pelaksanaannya di teruskan melakukan pembagian peta lokasi bagi para pejabat di lingkungan Pemkab Bojonegoro.

Sementara itu pada hari dan waktu yang sama, Wakil Bupati Bojonegoro, Hj. Nurul Azizah menghadiri di Masjid Baabus Shofa Bojonegoro, sedangkan Penjabat Sekretaris Daerah Andik Sudjarwo bergabung di Masjid Jamiatul Hidayah Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon.

Dalam sambutannya, Bupati H.Setyo Wahono, mengajak seluruh jamaah untuk merenungkan kembali teladan Nabi Ibrahim AS. “Setiap Idul Adha, kita diingatkan tentang kesabaran, keteguhan, dan komitmen dalam menegakkan kebenaran,” kata Bupati.

“Mari kita jadikan ini sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus berdoa agar Bojonegoro senantiasa aman, sejahtera, dan menjadi baldatun toyyibatun warobbun Lanjut Mas Bupati.

Orang nomor satu di kabupaten Bojonegoro tersebut juga menyoroti pentingnya investasi pada generasi muda, serta menekankan perlunya perhatian penuh terhadap tumbuh kembang anak-anak, bahkan sejak 100 Hari Pertama Kehidupan (HPK), demi mewujudkan SDM Bojonegoro yang berkualitas, unggul, berbudaya, berakhlak, dan bahagia.

Bupati juga menyampaikan kabar gembira mengenai berbagai capaian membanggakan Pemkab Bojonegoro. Dalam 100 hari masa pemerintahannya, Bojonegoro berhasil masuk peringkat lima besar terbaik di Jawa Timur dan menerima predikat kepala daerah dengan kepuasan terbaik dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), mencapai 77,5 % berdasarkan survei The Republik Institute. Tak hanya itu, upaya serius Pemkab dalam menanggulangi stunting juga membuahkan hasil. Prevalensi stunting di Bojonegoro turun signifikan, dari 14,1% pada tahun 2023 menjadi 12% pada tahun 2024. “Ini adalah bukti nyata kolaborasi positif antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat,” kata Bupati.

Pemkab Bojonegoro berkomitmen penuh memutus mata rantai kemiskinan dengan berbagai program inovatif.
Bantuan ayam petelur, pembangunan kolam buis deker untuk lele, distribusi bibit sayuran, serta program domba kesejahteraan yang dirancang untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

Usai pelaksanaan Shalat Idul Adha, acara dilanjutkan dengan penyerahan empat hewan kurban di ketiga lokasi tersebut dan di desa Ngelo Kecamatan Margomulyo.

Prosesi ini menjadi puncak dari semangat berbagi dan kepedulian sosial, memastikan bahwa keberkahan Idul Adha dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang membutuhkan.

“Semoga momentum Idul Adha ini semakin memperkuat kebersamaan dan kepedulian kita. Mari jadikan semangat berkurban sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan berkontribusi demi terwujudnya Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” ajak Bupati Setyo Wahono.

Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan cita-cita Bojonegoro yang lebih baik.**(P.Git-Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *