Tuban (KPH Jatirogo) I skinfosuneta.com,-PRIBAHASA Siapa pun yang menanam Akan Menuai Tanamannya.
Seperti implementasi Lagu dari Karya Cipta Al-Mukharram Romo Kyai Rhoma Irama,”Hei berbuatlah apa yang engkau suka.
Tapi ingat semua itu akan ada balasannya”.
Alhasil, *TENAN*,(Beneran -red). Berikut Wawancara Eksklusif Bersama ADM KPH Jatirogo Dedy Siswandhi,S.Hut. di dampingi Waka Adm Agung Wibowo, juga kasi SDH Dudun, mengatakan,”Upaya untuk meningkatkan pendapatan perusahaan di tahun 2025. Inovasi KPH Jatirogo menggali potensi yang sekiranya untuk meningkatkan pendapatan sesuai prosedur. Diantaranya adalah tanaman Biomasa.
Potensi pungutan (memanen-red) Biomasa di tahun 2025, yang sudah mendapatkan pengesahan RTT sejumlah 10.882,998 ton. Memiliki tebangan jenis Gamal/ Cliridea yang di laksanakan pada tahun 2023. Tetapi dulu nya terkendala dengan penjualan yang di tangguhkan”.
Lebih lanjut, Orang nomor satu di jajaran KPH Jatirogo DIVRE Jawa Timur, tersebut menyebutkan pula bahwa Tanggal 6/7/2025 ada Survey dari Direktur PT. Niaga Indo Alam, tentang potensi tanaman BIOMASA jenis Chlirisidea.
Yang berada di BKPH Sekarang RPH Bangsri petak 5 D-1 (9 hektar/ha), dengan jumlah pohon 23.625 pohon. Dengan rencana produksi 159,469 ton.”Intinya PT. Niaga Indo Alam berminat & sudah MoU pembelian untuk permohonan kepada Adm KPH Notabene untuk pembelian dengan system borong/kontrak petak”.
Dengan adanya hal tersebut ADM KPH Jatirogo sudah mengajukan rekomendasi kepada DIVRE JATIM.
“Dengan adanya hal ini, akan meningkatkan pendapatan KPH Jatirogo”, kata Waka Adm KPH Jatirogo Agung Wibowo (menambahkan).
Sementara, Kasi SDH KPH Jatirogo Dudun juga menambahkan, ini tanaman Gamal itu Tahun 2019. Harapan nya bila ini berhasil, maka bisa di lanjutkan.
Di KPH Jatirogo ada kisaran 40 Anak Petak (AP). Yang tersebar di antaranya BKPH Sekaran 16 AP. BKPH Bahoro 4 AP. BKPH Bancar 20 AP.**(Eko-Zulf/red).






