Kesan & Harapan Camat Ngambon, di HSN 2025.

Img 20251023 wa0070

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- DI Wilayah kecamatan Ngambon saat Kegiatan Hari Santri Nasional ( HSN ) di Ngambon pagi ini , Rabu (22 oktober 2025) berlangsung lancar dan khidmat.

Menurut Camat Ngambon H.Ridwan,”Hari santri itu adalah sebuah moment penting bagi santri.

Bacaan Lainnya

Di sebut santri itu sebenarnya bukan hanya yang nyantri di pondok.

Hari santri juga merupakan sejarah merupakan kontribusi besar dari para ulama, kyai , santri untuk menjaga NKRI. Dari sejarah panjang tentu santri banyak berkontribusi terhadap berdirinya negara kita .

Harapan nya , para santri memang harus menjadi garda terdepan untuk menjaga keberlangsungan negara ini dengan cara menimba ilmu sebaik- baik nya. Sehingga negara ini tetap berdiri dan bisa di wariskan ke generasi yang akan datang.

Santri itu sebenarnya berasal dari kata- “San dan Tri. San itu adalah insan dan tri itu adalah tiga .
Artinya seorang santri itu harus memiliki hubungan baik dengan tiga hal .

Img 20251023 wa0071
Yang pertama adalah: Hubungan baik dengan Allah swt .
Yang kedua harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia .
Yang ketiga harus menjaga hubungan baik dengan alam semesta.

Dengan tiga hal tersebut kita sudah bisa di sebut dengan santri. Sehingga santri tidak hanya yang berada di pondok. Dan ketika kita sudah menjadi santri insyaAllah semua akan baik . Upacara hari ini di laksanakan di pendopo yang kedua di beberapa sekolah mengadakan sendiri karena memang untuk rencana mengadakan bersama di lapangan itu pak KUA menjadi panitia di kabupaten sehingga kita laksanakan di masing masing tempat dan di kecamatan ngambon kita laksankan bersama Damkar, Satpol-PP , Pertanian , Dukcapil, PLKB, Peternakan,dll. Namun tetap dengan arahan bapak Bupati dan tetap di jalan kan dengan khidmat .

Terkait dengan pendidikan pesantren, di pesantren itu sangat lengkap sehingga jika kita ingin memondokan putra putri kita harus sesuai dengan kebutuhan kita , alhmdulillah putra saya juga di pesantren dan sekarang bekerja di jakarta ( putra bapak Camat ngambon bapak H. Ridwan ).

Jadi motivasi untuk orang tua adalah anak anak harus memiliki adab, ahlak nur khalimah, pengetahuan luas tidak hanya pengetahuan umum tapi juga pengetahuan agama , karena pengetahuan agama itu mencakup tetang dunia dan akhirat, cuma kadang kita salah persepsi bahwa ketika di pondok keluar dari pondok kita tidak bisa bekerja .
Padahal pendidikan di pondok juga mengajarkan kita harus mandiri dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan . Begitu kira kira gambaran nya.”***(Lia-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *