Bojonegoro I skinfosuneta.com, -Bulan (Juli 2024), ini sebagai bulan awal semester 2 tahun 2024 ini. Komitmen kecamatan Padangan Berupaya Penurunan DAMISDA secara Signifikan.
Berikut penjelasan Camat Padangan Ardhian Orianto, SSTp. Didampingi Kasi Kesra Yatmi, beserta Amir, juga Wiji (Trantib), bahwa rekapitulasi DAMISDA Kecamatan Padangan tahun 2024, berjumlah 2.210 KK. Dengan angka tertinggi berdasarkan jumlah penduduk, yakni desa Padangan (343) dan desa Cendono (212), Banjarjo (199), sedangkan terkecil yakni desa Prangi (72).
Menurut Camat Padangan Tersebut yakni dengan menggalakkan gerakan sedekah di masing-masing desa. Dengan kerjasama dengan Pemdes. Selanjutnya Pemdes mengakomodir para donatur desa di inventarisir di desa masing-masing secara berkelanjutan 1 bulan 1 kali . Selanjutnya di berikan kepada fakir miskin, anak Yatim piatu, dhuafa. Pada prinsipnya dari desa oleh desa dan untuk desa. Itu yang bersumber dari non pemerintah. Sedangkan yang dari pemerintah sesuai prosedur tata kelola yang di tentukan oleh pemerintah, termasuk sasaran nya stunting.
*Program Tangan di atas yang termaksud, sudah berjalan di beberapa desa, yakni desa Ngradin, Sidorejo, Padangan, Kuncen. Dan desa lainnya masih proses.”Semoga dari keseluruhan desa yang lain dalam lingkup kecamatan Padangan. Dari pendataan DAMISDA yang terdiri dari 14 kriteria miskin itu, untuk bisa berkurang jumlahnya secara berangsur yakni bisa diawali merubah pola pikir (mindset) warga, dengan cara-cara demikian, sehingga dengan bahasa tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.Munculah gerakan memberi. “Begitu ada petugas datang, pada sasaran, yang sekiranya yang di datangi masuk dari 14 kriteria, ternyata mereka justru siap berdonasi untuk di kumpulkan di desa dan di salurkan pada tetangga yang berhak menerima. Dengan kesadaran sosial yang demikian itu, harapan kami, yakni memaknai Indahnya Berbagi”, ulasan Camat Padangan Ardhian Orianto, SSTp.***(Eko P.-Zulf/red).






