Hari ini, 85 KDKMP di Bojonegoro Resmi Beroperasional.

IMG 20260517 WA0055

Bojonegoro I skinfosuneta.com, – PRESIDEN Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 1.061 titik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Acara peresmian secara simbolis ini dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

Bacaan Lainnya

Ribuan KDKMP yang tersebar diberbagai wilayah ini telah siap beroperasi, serta dikukuhkan sebagai angkatan pertama dengan tandai penekanan tombol sirine oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai simbol resmi dibukanya KDKMP di seluruh Indonesia.

Tidak hanya meresmikan secara seremonial, pada kesempatan itu Presiden Prabowo Subianto juga berdialog interaktif dengan sejumlah perwakilan pengurus KDKMP dari berbagai wilayah di Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi, dan kesiapan pengurus koperasi ditingkat desa demi menyukseskan program ketahanan pangan nasional. KDKMP merupakan salah satu program strategis dibawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk merevitalisasi ekonomi pedesaan berbasis kerakyatan.

Beberapa perwakilan daerah ini dipastikan tersambung langsung dalam dialog interaktif secara virtual (zoom meeting) termasuk diwilayah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur yang dipusatkan di KDKMP Desa Ngampel Kecamatan Kapas.

Turut dalam kegiatan ini, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, mengatakan bahwa program KDKMP diintegrasikan langsung dengan visi dalam mendukung swasembada pangan. Di mana, kehadiran koperasi ditingkat desa akan berfungsi sebagai pilar utama penggerak produksi, distribusi, dan hilirisasi produk pertanian serta pangan lokal.

“Di Kabupaten Bojonegoro, sebanyak 85 titik KDKMP yang tersebar di 22 kecamatan ikut peresmian operasionalisasi tahap pertama yang dilaksanakan hari ini. Program KDKMP ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok, hingga pengembangan Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM),” ujarnya.

Progres pembangunan KDKMP di Kabupaten Bojonegoro mencapai 396 titik dari 430 desa/kelurahan. Dari jumlah itu, 160 titik sudah mencapai 100 persen dan 236 titik dengan presentasi pembangunan bervariasi.

“KDKMP ini diharapkan dapat dikelola secara modern, profesional, serta mampu memberikan manfaat ekonomi langsung bagi anggota maupun masyarakat luas,” pungkas Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.**(Eko-Hang-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *