Bojonegoro I skinfosuneta.com,- MENURUT Camat Gayam Hj. Erna Zulaikah, ST.MM. Untuk pengerjaan proyek Rigid program BKKD tahun 2025, sudah selesai di 12 Desa di Wilayah kecamatan Gayam. “Hasilnya ?, Good”.
Menurut Camat Gayam yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Tata Lingkungan DLH. ‘Pelaksanaan program akan baik dan tidak ada komplain, pelaporan, kuncinya adalah, jika sesuatu prosedur yang berlaku. Yakni sesuai juknis, S.O.P. Pokoknya semua sesuai ketentuan dan persyaratan, termasuk kwantitas (volume) & kwalitas. Dilebihkan volume lebih bagus asal kwalitasnya tidak kurang.
“Insya Allah, tahun ini Desa se-kecamatan Gayam juga dapat BKKD lagi, namun tidak sebanyak tahun 2025, juga untuk insfratruktur jalan.
Membangun kebersamaan, yang kami terapkan adalah ‘komunikasi’. Selain memberikan pembinaan/memberikan himbauan kepada para Kades.
Dalam berkomunikasi dan menjaga komunikasi itulah, tahu informasi dan mendengar aspirasi/keinginannya untuk mendapatkan solusi.
Di mana terdapat komunikasi yang baik pasti akan menemukan solusi.
Pemerintah kecamatan tugas nya adalah melayani atau memfasilitasi kepentingan kades, perangkat dan masyarakat. Jangan mempersulit. Sehingga dengan komunikasi yang baik dan komunikasi yang baik akan menjadi gampang mendapatkan solusi.”kami memberikan kemudahan, tapi target tugas yang menjadi tanggung jawab, harus terpenuhi, sebagai take and give. Sebagai konsekwensinya”, kata Adik nya Wabup Bojonegoro (Hj.Nurul Azizah).
Selanjutnya Sekcam Gayam Nasrib, S.Sos. Menambah , bahwa inovasi bu Camat . Dengan tertanam disiplin waktu dan terbangun solidaritas kebersamaan, dan menjadi peka untuk kemajuan bersama dalam melaksanakan sesuai tupoksi masing-masing”.**(Eko-Zulf/red).






