Bojonegoro I skinfosuneta.com,- BUPATI Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, Pada hari Selasa (5/2/2025) sudah selesai menjalani prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Pj. Bupati sebelumnya, Adriyanto. Acara yang digelar di Ruang Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Sertijab tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Forkopimda Bojonegoro, Ketua DPRD beserta anggota, kepala OPD, camat, serta perwakilan BUMD se-Kabupaten Bojonegoro.
Hadir pula mantan Bupati Bojonegoro Imam Supardi beserta istri, serta mantan Wakil Bupati Budi Irawanto.
Prosesi Sertijab ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Setyo Wahono dan Adriyanto, disaksikan langsung oleh Gubernur Khofifah dan Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro.
Dalam sambutan perdananya, Bupati Setyo Wahono menegaskan komitmennya untuk membangun Bojonegoro yang lebih maju dan sejahtera.
Orang nomor satu di Bojonegoro tersebut juga menekankan pentingnya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan yang efektif.
“Sinkronisasi Pemerintah pusat dengan daerah adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Maka dalam kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, kami akan menjalankan program percepatan 100 hari pertama untuk membangun Kabupaten Bojonegoro yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Gubernur Khofifah mengucapkan selamat kepada pemimpin baru Bojonegoro dan berharap mereka bisa melanjutkan pembangunan daerah dengan baik.
“Semoga kepemimpinan yang baru dapat meneruskan estafet pembangunan serta terus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat,” ujar Khofifah.
Dalam program kepemimpinan lima tahun ke depan, Pemkab Bojonegoro akan fokus pada berbagai isu strategis yang menjadi perhatian utama, di antaranya:
1. Penanggulangan kemiskinan
2. Peningkatan peluang kerja
3. Pencegahan dan penanganan stunting
4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)
5. Pelestarian seni dan budaya lokal
6. Transformasi ekonomi
7. Pemerataan pembangunan
8. Pengelolaan lingkungan hidup
9. Ketahanan bencana dan adaptasi perubahan iklim
10. Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.**(Eko P -Zulf/ red).






