AKBP Afrian Satya Permadi Tinggalkan Bojonegoro, AKBP Yenni Diarty Siap Lanjutkan Pengabdian.

IMG 20260801 WA0012

Bojonegoro I skinfosuneta.com,-SEPANJANG Sejarah Kepolisian Resort Bojonegoro, untuk pertama kali di pimpin seorang Kapolres Wanita.

Suasana hangat sekaligus penuh haru mewarnai malam pisah kenal Kapolres Bojonegoro yang digelar pada Jumat (31/7/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam momentum tersebut, tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih dari AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K. kepada AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H.

Acara tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, pimpinan instansi, perbankan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga besar Bhayangkari.

Dalam sambutan perpisahannya, AKBP. Afrian mengenang perjalanan pengabdiannya selama lebih dari satu tahun memimpin Polres Bojonegoro.

Ia mengaku memiliki banyak kenangan yang tidak akan pernah dilupakan bersama masyarakat dan seluruh jajaran.

“Satu tahun lebih saya mengabdi di Bojonegoro. Kini tibalah saatnya saya bersama keluarga melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru sebagai Wakapolresta Karawang,” ujarnya.

IMG 20260801 WA0013

Afrian, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan pers, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh mitra Polres yang selama ini terus membangun kolaborasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, berbagai capaian yang diraih Polres Bojonegoro bukanlah hasil kerja seorang Kapolres semata, melainkan buah dari sinergi seluruh personel serta dukungan masyarakat.

“Tidak ada Kapolres yang hebat. Yang hebat adalah seluruh personelnya, masyarakatnya, media dan seluruh stakeholder yang selalu mendukung Polres Bojonegoro memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Polres Bojonegoro atas loyalitas, dedikasi dan kerja keras selama dirinya menjabat.

Di hadapan seluruh tamu undangan, Afrian tak lupa menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin terdapat sikap, kebijakan maupun keputusan yang kurang berkenan.

“Dengan segala kerendahan hati saya memohon maaf apabila ada tutur kata, sikap maupun keputusan yang kurang berkenan. Semua itu semata-mata adalah ikhtiar saya untuk memberikan yang terbaik bagi organisasi dan masyarakat Bojonegoro,” ucapnya.

Dia kemudian berpesan kepada seluruh personel agar terus menjaga soliditas, integritas, disiplin serta semangat melayani masyarakat sesuai semangat Polri Presisi.

Afrian juga mengajak seluruh elemen masyarakat tetap memberikan dukungan kepada Kapolres yang baru.

“Saya yakin Ibu Kapolres mampu membawa Polres Bojonegoro menjadi lebih baik lagi. Mohon terus jaga sinergi yang selama ini sudah terbangun dengan sangat baik,” pesannya.

Menutup sambutannya, Afrian mengaku Bojonegoro akan selalu memiliki tempat istimewa di hatinya.

“Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Bojonegoro. Semoga silaturahmi kita tidak pernah putus. Bojonegoro akan selalu ada di hati saya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro yang baru, AKBP Yenni Diarty, mengaku penugasannya di Bojonegoro merupakan amanah yang tidak pernah ia sangka sebelumnya.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2005 itu mengatakan dirinya bersama keluarga sangat bersyukur mendapat kepercayaan memimpin Polres Bojonegoro.

“Kami sangat tidak menyangka mendapat amanah sebagai Kapolres Bojonegoro. Ini merupakan karunia dan kepercayaan yang harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yenni memperkenalkan dirinya sebagai alumni Akpol 2005, PTIK 2012 dan Sespimmen 2022.

Dirinya juga menyampaikan bahwa suaminya saat ini bertugas di Mabes Polri serta telah dikaruniai dua orang putri.

Yenni mengakui prestasi yang telah ditorehkan AKBP Afrian menjadi tantangan tersendiri baginya.

Namun ia optimistis dengan dukungan seluruh pihak, pengabdian Polres Bojonegoro dapat terus ditingkatkan.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Kami sangat mengharapkan dukungan dari Bapak Bupati, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers dan seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bojonegoro,” katanya.

Ia juga membuka diri terhadap kritik dan masukan. “Apabila kami salah, mohon ditegur. Jika kami keliru, mohon diberikan masukan. Kami hanyalah manusia biasa yang tentu tidak luput dari kekurangan,” tutur Yenni.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono turut menyampaikan apresiasi tinggi atas pengabdian AKBP Afrian Satya Permadi selama memimpin Polres Bojonegoro.

Menurutnya, komunikasi, sinergi, dan kolaborasi yang dibangun bersama Forkopimda selama ini berjalan sangat baik sehingga mampu menciptakan situasi daerah yang aman dan kondusif.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan seluruh masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Mas Afrian beserta keluarga. Selama menjabat, sinergi dan kolaborasi terjalin sangat harmonis,” kata Wahono.

Wahono mengaku sangat terkesan dengan sosok AKBP Afrian yang dinilainya rendah hati dan mudah bergaul dengan semua kalangan.

“Saya selalu mengatakan, kalau Mas Afrian tidak memakai seragam, orang tidak akan menyangka beliau seorang polisi. Beliau sangat humble dan komunikatif,” ujarnya.

Kepada AKBP Yenni Diarty, Bupati Wahono menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Bojonegoro.

“Selamat datang di Bojonegoro. Kami siap bersinergi, bekerja bersama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami yakin kebersamaan yang sudah terbangun akan terus berlanjut,” pungkasnya.

Pergantian kepemimpinan di Polres Bojonegoro diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban dan pelayanan publik demi mewujudkan Bojonegoro yang aman, nyaman dan semakin membanggakan.**(Eko-Im-An-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *