_FOREST HARMONY 2026_* *: Perhutani dan Pemangku Kepentingan Perkuat Kolaborasi Jaga Kelestarian Hutan Gunung Pandan*.

IMG 20260710 WA0001

BOJONEGORO I skinfosuneta.com,- PERUM Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bojonegoro bersama berbagai pemangku kepentingan menyelenggarakan kegiatan Forest Harmony 2026 bertajuk Mendaki dengan Hati, Merawat Bumi dengan Nurani, di kawasan Gunung Pandan, Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 60–70 peserta, ini menjadi wadah kolaborasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian hutan melalui pendakian, edukasi lingkungan, serta penguatan sinergi lintas sektor.

Bacaan Lainnya

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, apel, briefing, doa bersama, dan pemanasan sebelum pendakian menuju puncak Gunung Pandan.

Sebelum keberangkatan, dilakukan penyerahan simbolis perlengkapan sekaligus penyampaian arahan mengenai keselamatan pendakian dan pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan.

Kepala Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Wilayah Bojonegoro (Endang Handayani) menegaskan bahwa Hutan Gunung Pandan merupakan aset ekologi yang sangat penting sebagai kawasan hulu di Kabupaten Bojonegoro.

IMG 20260709 WA0046

Sinergi antar berbagai lembaga dalam menjaga dan melestarikan hutan sangatlah penting karena Hutan Gunung Pandan merupakan kawasan hulu Bojonegoro. Hutan bukan hanya untuk kita saat ini, tetapi juga harus tetap lestari bagi anak cucu kita.ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masyarakat tetap dapat memanfaatkan kawasan hutan secara bijaksana, seperti melalui penanaman tanaman buah-buahan, selama fungsi ekologis dan kelestarian hutan tetap terjaga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bakorwil Bojonegoro (Tri Wahyu Liswati) menyampaikan bahwa kegiatan pendakian menjadi sarana untuk melihat langsung potensi kawasan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, kolaborasi antar instansi diharapkan mampu memetakan potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kelestarian alam.

Masyarakat dapat menanam tanaman pertanian tanpa mengganggu fungsi kawasan dan tetap menjaga kelestarian hutan, jelas Tri Wahyu Liswati

Administratur KPH Bojonegoro,H. Slamet Juwanto, S.Hut, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala CDK Wilayah Bojonegoro dan Kepala Bakorwil Bojonegoro dalam kegiatan tersebut. Pada kesempatan itu, ia juga menyosialisasikan ketentuan mengenai pengelolaan hutan lindung.

Ia menegaskan bahwa kawasan hutan lindung tidak boleh dibabat, dirambah, maupun dibakar untuk kepentingan budidaya porang.

Dalam pemanfaatan tanaman porang, masyarakat hanya diperbolehkan mengambil katak atau buahnya, sedangkan pengambilan umbi dilarang karena dapat merusak struktur tanah. Sebagai alternatif yang lebih berkelanjutan, masyarakat didorong mengembangkan komoditas seperti kopi dan tanaman buah-buahan.

Menurutnya, hutan memiliki peran strategis sebagai penyangga kehidupan sehingga upaya pelestariannya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Selain menikmati keindahan alam Gunung Pandan, peserta juga memperoleh edukasi mengenai fungsi ekologis hutan, konservasi sumber daya alam, serta pentingnya menjaga kebersihan kawasan dengan menerapkan prinsip tidak meninggalkan sampah selama kegiatan berlangsung.

Forest Harmony 2026 merupakan hasil sinergi antara Perum Perhutani KPH Bojonegoro dan KPH Parengan bersama Bakorwil Bojonegoro, CDK Wilayah Bojonegoro, serta KTH/LMDH Kecamatan Sekar.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian hutan semakin meningkat, kolaborasi antar lembaga dan komunitas semakin kuat, serta Gunung Pandan dapat terus berkembang sebagai destinasi wisata alam yang lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Mengusung semangat Setiap Langkah Kecil adalah Harapan Besar bagi Hutan dan Kehidupan, Forest Harmony 2026 menjadi bukti nyata bahwa pelestarian lingkungan dapat diwujudkan melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan melibatkan masyarakat secara langsung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Administratur KPH Bojonegoro H. Slamet Juwanto,S.Hut. ADM Parengan Anthonie Alfrits T., Wakil Administratur Bojonegoro Barat Kiswanto, Asper Deling Sarmin, Asper Tretes Agus Ivan, serta jajaran personel RPH Pragelan Selatan dan RPH Klino.**(Eko-Piet-Zulf/red).

Sumber berita: Humas KPH Bojonegoro/(KOM-PHT/Bjn/Piet).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *