Bojonegoro I skinfosuneta.com,- PADA Tanggal 03/06/2026 Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Parengan melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Agroforestri Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penyerahan Biaya Operasional (BOP) Agroforestri kepada Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) wilayah kerja KPH Parengan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Perhutani KPH Parengan dan dihadiri oleh jajaran manajemen Perhutani, perwakilan LMDH, serta para pemangku kepentingan terkait tersebut telah terlaksana seminggu yang lalu , tepat pada hari Rabu tanggal 3/06/2026.
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk menilai perkembangan program agroforestri yang telah dilaksanakan bersama masyarakat desa hutan, sekaligus memastikan bahwa pengelolaan kawasan hutan produktif berjalan sesuai prinsip keberlanjutan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan kelestarian lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Perhutani KPH Parengan juga menyerahkan Biaya Operasional (BOP) Agroforestri kepada sejumlah LMDH sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan agroforestri di lapangan.
Bantuan ini diharapkan dapat menunjang operasional kelompok masyarakat dalam mengembangkan usaha agroforestri dan meningkatkan produktivitas lahan di kawasan hutan.
Administratur KPH Parengan Anthonie Alfrits T, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program agroforestri merupakan salah satu bentuk sinergi antara Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Monitoring dan evaluasi ini menjadi sarana untuk mengukur capaian program agroforestri sekaligus mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan. Melalui penyerahan BOP Agroforestri ini, kami berharap LMDH semakin aktif dan berdaya dalam mengembangkan usaha agroforestri sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Administratur menegaskan bahwa Perhutani akan terus memperkuat kolaborasi dengan LMDH sebagai mitra strategis dalam pengelolaan kawasan hutan.
Sementara itu, perwakilan Ketua LMDH Wono Mulyo, Tarto , yang menerima BOP menyampaikan apresiasi kepada Perhutani atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat desa hutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani KPH Parengan atas penyaluran BOP Agroforestri dan pendampingan yang selama ini diberikan. BOP ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan agroforestri di wilayah kami. Kami berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian hutan serta meningkatkan keberhasilan program yang telah berjalan,” ungkapnya
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan sesi diskusi, evaluasi program, serta penyerahan simbolis BOP Agroforestri kepada perwakilan LMDH. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara Perhutani dan LMDH semakin kuat dalam mendukung keberhasilan program agroforestri yang berkelanjutan di wilayah kerja KPH Parengan.**(Eko-A’at-Zulfikar/red).
Sumber berita: Humas KPH Parengan.(Kom-PHT/Prg/Dgm).






