Tuban I skinfosuneta.com,- DALAM Sehari tepat nya hari Selasa (19/5/2026),Team Management KPH Parengan melaksanakan kegiatan pembinaan personel Se-BKPH Parengan Selatan dan se-BKPH Parengan Utara, dipimpin langsung oleh ADM KPH Parengan Anthonie Alfrits Tandayu.
Dalam hal ini, skinfosuneta.com, mengutip dari Asper BKPH Parengan Selatan.
Pada kegiatan tersebut yang berlangsung di BKPH Parengan Selatan.
Karena Kamis (21/5/2026) team redaksi skinfosuneta.com baru bisa menemui Asper BKPH Parengan Selatan KPH Parengan Yaksim. Yang akrab dengan sapaan akrab Kung Yaksim.Dan belum ke BKPH Parengan Utara.
Menurut Asper BKPH Parengan Selatan, kung Yaksim. Bahwa:
ADM KPH Parengan DIVRE Jatim Anthonie Alfrits Tandayu, dalam sambutannya diawali perkenalan dirinya dengan personil BKPH Parengan Selatan (Parcel) dan di lanjutkan menyampaikan arahan, sebagai bekal untuk para Rimbawan yang di pimpinnya agar Jangan ada yang melakukan KDRT.
Apa itu KDRT Versi ADM kelahiran Sulawesi Utara yang belum lama ini menggantikan ADM KPH Parengan sebelumnya.
KDRT yang di maksud oleh orang nomor satu di jajaran KPH Parengan ini adalah, KDRT itu Singkatan dari: Kayu-Data-Rong-Toksis.
Penjelasan nya adalah, Sebagai Rimbawan/ karyawan Perum Perhutani KPH Parengan jangan sampai ada yang main bidang ‘K’ (Kayu) secara illegal Loging. Jika hal tersebut di lakukan maka pimpinan tidak ada toleransi, yang nantinya mengakibatkan bisa susah diri sendiri dan keluarga.
Termasuk jangan sampai melakukan memanipulasi ‘D’ (Data). Sesuaikan saja dengan keadaan di lapangan.
Sebagai Rimbawan
jangan ada yang punya niat dan perilaku yang bertujuan ‘R’ (me-Rong-rong) pekerjaan/tugas orang lain yang bertujuan untuk melemahkan semangat untuk memajukan Perhutani. Dan jangan menjadi ‘T’ (Toksit dalam institusi Perhutani , yang artinya hanya menjadi benalu perusahaan dan tidak ada untuk menjadi menambah kemajuan Perhutani akan tetapi juga jadi kuman sumber penyakit dalam perusahaan).
“Selamat melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi dan S.O.P yang berlaku. Karena yang kita lakukan dengan baik, dan niat baik. Hasil nya juga baik untuk perusahaan dan untuk kita dan keluarga. Serta berkompetisi dengan cara yang baik. Untuk meraih prestasi. Sesuai dengan target itu sudah prestasi, apalagi pendapatan melebihi target, sungguh sangat baik. Dan mari kita pertahankan prestasi KPH Parengan yang meraih juara I di tingkat DIVRE Jatim pada Triwulan I. Dan mari kita tingkatkan bersama sama,Demi KPH Parengan”.
Harapan ADM KPH Parengan dengan Bijaksana dan tegas.
Selanjutnya Waka Adm KPH Parengan Agung Wibowo, juga mengingatkan agar Rimbawan KPH Parengan, sesuai dengan agenda sekarang yakni BKPH Parengan Selatan, agar bisa melaksanakan 5 Jaga.Yang merupakan arahan dari KADIVRE Jatim untuk di sampaikan kepada Rimbawan.
Yakni:
Jaga Diri, Jaga keluarga, Jaga Institusi, Jaga Hutan, Jaga Stikholder.
Dan lakukan Komsos. Karena komsos juga memiliki andil penting.
Penjabaran nya sama di edisi saat pembinaan di beberapa BKPH sudah tertayangkan di skinfosuneta.com.
Kasi Produksi Nanang , menyarankan BKPH Harus segera melaksanakan percepatan tebangan apabila sudah panen jagung.
Sedangkan Asper BKPH Parengan Selatan KPH Parengan, Yaksim di dampingi staf Tata Usaha Samiran. Melaporkan kondisi yang di BKPH Parengan Selatan bahwa kondisi potensi produksi BKPH Parengan Selatan masih ada Tebangan. Namun terkendala dengan tenaga/personil, terutama RPH Sugihwaras.
Kalau tebangan ‘A’ tahun 2026 luas 14, 2 Hektar (ha) sudah selesai pada tanggal 3 Mei 2026, target 1.507,773 ,meter kubik (M3)realisasi 1.447,481 M3 alias 96 %.
Sedangkan untuk tebangan ‘B’ di RPH Gebalan (KRPH nya Gusti Pangestu), baru mulai tanggal 10 Mei 2026.
Sedangkan tebangan ‘D’ (bencana alam) sudah Syah RTT posisi kayu sudah di TPK.
Tebangan ‘E’ belum di laksanakan.
“Bidang keamanan, kondisi BKPH Parengan, kondusif.
Sedangkan M.U.K. Rencana di tanami tebu seluas 26,9 ha. Terkait rencana tersebut. Kami sudah melakukan sosialisasi ke pesanggem RPH Sugihwaras. Lha di lahan tersebut, lahannya becek dan tidak berbatu, sehingga cocok untuk komoditas tebu. Bisa tos-tosan nya besar karena ibaratnya makanannya cukup.
Untuk Agro tahun 2026 BKPH Parengan sudah tercapai 71,55%>. Dan kekurangan nya yang 28,44%, insya Allah..lunas di MT 2. Dan saya do’a kan MUK ini juga merupakan potensi yang mendukung Pendapatan Perusahaan, hasilnya melimpah. Meskipun saat setengah usia Tebu tersebut, kami sudah pensiun. Dan cuma melihat saja di saat kami lewat. Hehehehe.. karena 4 bulan lagi kami Purna Tugas (Pensiun). Meskipun demikian tetep semangat untuk melaksanakan tugas sesuai tupoksi dan maksimal. Tetep antusias mendukung semua program pimpinan. Meskipun masa tugas tinggal beberapa amplop, tetapi tidak kendor .
Arahan pimpinan yang begitu jelas, jangan KDRT & 5 Jaga. Maka, harapan kami pada semua personil BKPH Parengan harus patuh dan mentaati, serta karena semua sudah dewasa. Maka memarahi juga tidak mungkin kami lakukan, akan tetapi tidak harus menunggu petunjuk. Namun selama sudah pernah di kandani, tentunya tinggal inisiatif untuk melaksanakan, jangan menunda waktu. Selama sesuai Tupoksi dan S.O.P. Pasti pekerjaan akan terselesaikan dengan baik dan tuntas, kecuali terkendala oleh suatu Bencana alam, sudah lain ceritanya. Dan saat oleh Kasi Produksi, Tebang ‘B’ segera di laksanakan. Selasa Pengarahan, keesokan harinya (Rabo-red), langsung melaksanakan tebangan ‘B’ di Tluwe.
Untuk BKPH Parengan Selatan akan melaksanakan tebangan ‘B’ & ‘E’ serentak, karena punya Mandor yang menguasai perihal tebangan, insya Allah, tidak lagi 3-4 M3 per mandor.
“Terus terang, kami minta meskipun rada-rada ultimatum, bahwa sebelum bulan September, harus selesai. Dan mereka menyatakan “SIAP”.
Karena disaat kami pensiun, sudah tidak ada tanggungan pekerjaan. Dan kekompakan dan Solid nya Personil BKPH Parengan Selatan yang selalu mematuhi arahan Pimpinan Pimpinan yang Kami sampaikan kepada mereka, saya salut dan berterima kasih serta mengapresiasi kekompakan dan kebersamaan serta hasil pekerjaan yang tidak ada catatan ‘merah’. Demikian”., Ulasan kung Yaksim SH.**(Eko-Zulfikar/red).






