KH. Alamul Huda, Di Kukuhkan Sebagai Ketua MUI Bojonegoro.

IMG 20251230 WA0146

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- PENGURUS Daerah Majelis Ulama Indonesia (PD MUI) Kabupaten Bojonegoro masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Angling Darma Pemkab Bojonegoro. Selasa (30/12/2025).

Pengukuhan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Khitmat MUI Melayani dan Membersamai Bojonegoro Berkah”. Acara pengukuhan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Hj. Nurul Azizah, Sekretaris Umum PD MUI Jawa Timur Prof. Ahmad Muzaki, Ketua Pengadilan Negeri Bojonegoro Dr. Wisnu Widiastuti, S.H., M.Hum, Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi.

Bacaan Lainnya

Nampak hadir juga ada, Rais Syuriah PCNU Bojonegoro KH. Maimun Syafi’i, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Amanullah, Buya Suwito Ketua PD Muhammadiyah Bojonegoro, Nyai Hj. Umi Zulaichah Ketua PC Muslimat NU Bojonegoro.

IMG 20251230 WA0147

Nampak hadir juga Drs. Hanafi Ketua FKUB Bojonegoro, dr. Askan Ketua IPHI Bojonegoro, Drs. H. Wahid Priyono Ketua BAZNAS Bojonegoro, Hj. Nur Hayati Ketua Aisyiyah Bojonegoro, Uma Tjitjik Mursyidah Muqofi tokoh perempuan Bojonegoro serta perwakilan MUI tingkat kecamatan dan KUA se-Kabupaten Bojonegoro.

Ketua Umum MUI Bojonegoro, KH. Alamul Huda Masyhur, dalam sambutannya menegaskan bahwa menjadi pengurus MUI bukanlah amanah yang ringan. Ia mengibaratkan tugas pengurus MUI seperti menerima bara api yang harus dipadamkan.

“Bara api ini harus bisa dipadamkan di tangan MUI. Sesakit apa pun harus padam, sehingga tidak menjadi problem di masyarakat yang luas,” terang Gus Huda, sapaan akrabnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Rosyid tersebut menambahkan, pengurus MUI Bojonegoro harus siap membersamai masyarakat dengan segala dinamika dan persoalan yang dihadapi.

“Semua itu demi terwujudnya masyarakat Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Gus Huda mengajak seluruh pengurus untuk menjalin kerja sama yang solid, kuat, dan berlandaskan niat yang baik. Ia juga memohon doa agar amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono menyampaikan bahwa MUI Bojonegoro memiliki peran strategis sebagai pelayan umat sekaligus mitra pemerintah daerah.

“Salah satu tugas penting MUI adalah membina moral dan akhlak masyarakat di tengah perkembangan zaman yang sangat pesat,” ujar Bupati.

Bupati asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, tersebut berharap MUI Bojonegoro dapat terus menjadi perekat persatuan umat serta berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kita ingin MUI Bojonegoro mendukung pembangunan di Bojonegoro yang berlandaskan iman dan akhlak mulia,” pungkasnya.**(Eko-Am-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *