Bojonegoro I skinfosuneta.com,– KEBUN Wisata Belimbing Ngringinrejo kecamatan Kalitidu, mampu mendulang Bahagia Makmur & Membanggakan.
Kebijakan Pemdes di bawah pimpinan Bunda Dra. Endang Sri Wigati, MPd. bekerja sama dengan Petani, pengelola, karang taruna. Yang begitu bijaksana, membuat orang (wisatawan) menjadi ber-ulang-ulang membuat tidak bosan.
keramahan dan bijaksana pengelola menjadi Magnet tersendiri yang di rasa pengunjung. Al-hasil Jargon Bahagia Makmur Membanggakan.
Apa itu ?.
Bahagia:
Pengunjung tidak tertekan tidak terlalu repot mengeluarkan uang saat memasuki area. Cukup dengan parkir kendaraan, dan tiket masuk Rp.3.000,-/orang disitu sudah bisa menikmati alam yang sejuk damai dan berbelanja oleh-oleh, dan anak anak pun bisa bermain-main.
Makmur:
Kedua belah pihak makmur, karena Belanja atau pun jajan harga sama dengan di luar area. Ini awal penulis menelusuri/observasi dari beberapa penjual . Harga sama, setara jajan di luar. Tidak maen caplok (pengunjung datang) pasang harga di luar nalar apalagi jajan sudah di lahap. Tetapi di kawasan wisata Kebun Belimbing Ngringinrejo ‘NORMATIF’. Sehingga terjaga untuk menuju makmur. Dan persaingan antar pegadang pun cara Sehat. Yakni tidak ada kesan menjatuhkan. Intinya, kerejekian tergantung pada nasib sendiri sendiri.
Membanggakan:
Meskipun hanya punya uang untuk parkir Rp.3.000,- plus Masuk Rp.3.000,-Sudah bisa Teduh (ngadem) sambil bandulan, pingin Belimbing ‘gratis’ , jika cara sopan & terus terang, “maaf.. saya ingin tahu rasa Belimbing, gmn?”.
Dengan terbuka dan ikhlas, penjual akan memberi sekedar untuk icipan.”Monggo gak papa, barokah, kami ikhlas”.
“Untuk hari Sabtu (26/12/2025) Tiket masuk di Gratiskan karena Itu masuk hari Sedekah Bumi Petani Belimbing Pesta (Tasyakuran). Dengan menyelenggarakan Kegiatan Kirab Gunungan Belimbing Ngringinrejo sebanyak 1000 kg/satu Ton. Untuk direbut (ngalap berkah), di rangkai tumpengan untuk makan bersama sama antara Pemdes, Forpimca dan Masyarakat serta pengunjung. Pokoknya, harapan kami atas nama pribadi maupun Pemdes Ngringinrejo, dengan bersyukur atas karunia yang di berikan oleh Allah SWT. Kepada Warga Ngringinrejo, Semakin hari semakin melimpah, barokah dan tercapai Ngringinrejo yang ‘Baldatun Thayibbatun Wa Rabbun Ghafur ‘. Do’a dan Harapan Bunda Dra. Endang Sri Wigati,MPd. Dengan penuh Bijaksana.
Dengan ramah para petugas, pedagang dan harga terjangkau. Itulah membuat pengunjung tidak bosan bosannya menghilangkan kejenuhan itu datang ke Wisata kebun Blimbing Ngringinrejo. Ada tiket yang tidak mahal juga masuk kebun, dan bisa petik milih belimbing.
kalau soal si kecil mau main main mandi bola, sepur sepuran, mancing mania, ya mbayar lah.
Dua hari berturut-turut Tripoint (YES : Yono-Eko-Sukiman) , menikmati sambil menyelami, kebun Blimbing Ngringinrejo kog selalu ramai ?.
Akhirnya dengan mangkal sambil ngobrol plus mendengarkan cerita cerita pengunjung ‘Tripoint YES’ mangkal di Lesehan 89. Karena selain jual kopi, es, juga jual makan dengan Rp. 15.000,- sudah lauk ikan Nila/lele/kare Ayam.”Ini tempat wisata” Sejak kepemimpinan Kang Yoto (Bupati Bojonegoro Saat itu Dr.H.Suyoto,MSi. Saat itu), menjadi jujugan Wisata Tamu kabupaten Bojonegoro dari Luar Negeri. Hingga kepemimpinan WANUR (Wahono-Nurul).
“Kami bersama sama keluarga dan tetangga meskipun jauh dari Dadapan Ngraho, sering kesini, karena tidak membosankan. Orang nya ramah, aman, jajan tidak mahal.
Hal senada juga di sampaikan oleh pengunjung dari Pamotan.”Saya datang ke sini awalnya nonton YouTube SUNETA CHANNEL, menampilkan komentar nya pak Bertopi Cap Garuda (oh..pak Sukiman -red), pegang Belimbing besar, katanya manis bijinya kecil. Ternyata tenan”, kata pak Wagir.
Bahkan ada serombongan dari Bali yang punya keluarga di Bojonegoro,”Merasa keheranan, murah nya makan di tempat wisata “, Ujar Made.
itulah kesan yang menjadikan kangen ke kebun Blimbing Ngringinrejo kecamatan Kalitidu Bojonegoro Jawa Timur.
Adiluhung para pengelola dan masyarakat Ngringinrejo, adalah sudah tradisi secara Turun temurun. Dan Putra Desa Ngringinrejo adalah juga bagian sebuah figur/Icon Bojonegoro, di abadikan Menjadi Nama Stadion Bojonegoro yakni Stadion Letjend. Sudirman. Dan putra dari Eyang Letjend Sudirman, juga pernah Menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur (Yang juga pelantun lagu berjudul “Tidak Semua Laki-Laki). Selanjutnya Eyang Letjend.Sudirman bercucu Dra.Endang Sri Wigati,MPd. (Kepala Desa Ngringinrejo yang sekarang, mengganti/melanjutkan sang Kakak-nya). Berbasic sebagai Wakil kepala sekolah SMAN I Bojonegoro, karena demi memenuhi kehendak Warga ingin dipimpin nya. Maka merelakan karier jabatan yang berjenjang.
Itulah kemuliaan hati sang Pemimpin Desa Ngringinrejo kecamatan Kalitidu.
Maka tak heran, secara adab dan tradisi yang ada di Ngringinrejo tersebut, tampak sudah tertanam jiwa yang Adiluhung. Sehingga dengan santun warga nya menyikapi pada tamu di desa nya.
Meskipun demikian, tapi.. Jika tamu di segani kog tidak sopan, yaa sudah lain urusan”.
Akan ke Lokasi kebun belimbing Ngringinrejo:
Dari Bunderan Jetak (Kota Bojonegoro) ke Barat 6 KM./arah ke Cepu ada Gapura Belimbing Ngringinrejo, Masuk 1,2 KM.
Dari arah Pandangan 28 km. Arah ke Timur jurusan Bojonegoro.
Sampai Gapura Belimbing Ngringinrejo, Masuk 1,2 KM.**(Eko-Zulf/red).






