Bojonegoro I skinfosuneta.com,- PEMDES Trucuk identik dengan tata waktu yang diagendakan, kecuali ada yang harus di dahulukan, atau penundaan di karenakan nara sumber berhalangan hadir.
Seperti halnya pada kegiatan hari Senin (20/1/2025) , dalam sehari ada 3 giat Pemdes. Tetapi karena perihal Tentang NARBOKA Nara sumbernya berhalangan hadir karena ada acara mendadak, maka untuk perihal Narkoba di tunda.
Dan acara berlangsung dengan 2 item.
Yakni perihal penyakit TBC, Reorganisasi dan pelaporan tahunan.
Kades Trucuk Kecamatan Trucuk Sunoko, S.Sos.SH. Dalam hal acara yang berlangsung di Balai Desa Trucuk tersebut, selain memberikan ucapan selamat datang pada para hadirin, mulai dari Ketua BUMDes Kabupaten, Camat Trucuk sampai para kader, juga menyampaikan beberapa hal terkait dalam acara yang di laksanakan saat acara tersebut.
Camat Trucuk Wiyanto SH. Salut atas kekompakan elemen yang ada di desa Trucuk, dan acara tepat waktu. Sehingga dalam memberikan sambutan pada acara tersebut, sebelum perihal Penyakit TBC di uraikan oleh petugas Kesehatan, Camat berharap bila saat acara pembahasan Narkoba, diharapkan untuk minta penjelasan sejelas jelasnya. Agar tidak terjadi kesalahan yang berujung masalah.
Misalnya ada orang sakit, dapat resep dari dokter, lalu sembuh dari resep tersebut. Beberapa waktu berikutnya setiap terasa keluhan yang sama, tanpa resep cukup membawa contoh bungkus dan seterusnya. Lalu menjadi ketergantungan, lha situ bagaimana solusinya agar tidak menjadi masalah. Pokoknya, kami harapkan semua yang hadir disini bisa mengikuti acara hingga selesai dengan bisa faham. Dan saat re organisasi BUMDes, semoga prosesnya nanti lancar dan yang sudah menjadi kesepakatan bersama (di setujui dan di putuskan) semoga ke depan lebih baik dan lebih sukses lagi. Dan meskipun kami setelah ini berpamitan karena ada acara di kantor kecamatan, Yakni penerimaan mahasiswa yang akan KKN di wilayah kecamatan Trucuk. Terima kasih”, uraian Camat, sekaligus berpamitan.
Sedangkan perihal TBC di uraikan oleh pihak dinkes,hal ini yang menyampaikan oleh Rahma (istri DPRD Sudiyono,SH). Dikabarkan secara lengkap mulai tanda tanda orang kena penyakit TBC hingga pengobatan penyakit TBC, durasi cukup panjang, diteruskan perihal penanggulangan Demam Berdarah karena masuk musim hujan.
Season berikutnya:
Prosesi re-pengurusan BUMDes dan Pelaporan.
Di awali tatib di sampaikan oleh kepala desa, dilanjutkan beberapa poin yang di sampaikan oleh ketua BPD Trucuk Gianto.
Ketua BPD berharap BUMDes bisa bersinergi dengan Pemdes, dan bisa menjadi bagian P.A.D , sehingga BUMDes hasilnya nanti bisa untuk membantu masyarakat dalam bentuk apa apa yang sekiranya sesuai program desa. Namun bila sudah berhasil.
Dilanjutkan sambutan dari Ketua BUMDes Kabupaten, Fatchur Rahman, dengan beberapa edukasi yang terkait apa itu BUMDes, untuk apa itu BUMDes. Intinya BUMDes supaya kerja terukur, kerja harus ada target, dan bisa memberikan kontribusi untuk peningkatan kesejahteraan, Pengurus nya. Masyarakat desa melalui kontribusi kepada desa. Re-organisasi adalah merupakan penyegaran, dan bagian dari ketertiban administrasi.
Selanjutnya pendamping desa Trucuk, Bung Tomo juga menambahkan, untuk mencapai kemajuan, desa harus memaksimalkan unggulan (Desa Tematic).
Selanjutnya laporan keuangan di sampaikan oleh bagian keuangan BUMDes Trucuk Suliyatin.”Untuk keuntungan bersih sudah ada”.
Selanjutnya Kades Trucuk , juga menyebutkan Tematic desa Trucuk, diantaranya Kebun Alpukat siap berbuah, Program Proses hasil pertanian, juga pasar kambing, setelah itu Kades Trucuk membacakan dengan nama Direktur yang sudah di setujui bersama (aklamasi), sebagai Direktur Mochtar .
Dan bertindak sebagai pengawas M.Subadri & Yasmidi.
Acara di tutup dengan do’a yang dipimpin oleh Abah Sholichin.**(Eko P/ -Zulf/red).






