Masjid Al Ikhlas Banaran Kecamatan Malo Di Bangun Dari Dana Swadaya

IMG 20231017 WA0003

Bojonegoro I skinfosuneta.com , Kemarin (16/10/2023), Kepala Desa Banaran beserta Tokoh Agama dan Ketua Pembangunan Masjid , juga tokoh masyarakat desa, Bersama sama, ‘negor pring’ / memotong bambu di rumpun bambu (Greng/Barongan) tamping desa sebelah selatan.

Tanpa basa basi ‘mbah Kyai, do plenggrong demikian juga pak Kades Banaran pun ikut nglarak-i bambu yang sudah di tegor untuk di pacak-i (dibersihkan ‘pethele’ ), oleh Tim 9 (8 pria + 1 wanita yakni bu Kades bagian ngirim jaminan/jamuan: sarapan, kopi, es, air minum, semangka, roti, rokok. Adalah Bu Kades Banaran Siti Khoti’ah).

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah, ini swadaya masyarakat desa Banaran, murni jariyah dari Warga Banaran. Dan saat Bupati bu Anna, mengajukan proposal sebanyak 4 x tidak tembus tembus, ya jikalau nanti bila saat masa Pak PJ. Bupati/pak Adriyanto berkenan mengabulkan permohonan tercantum di proposal tersebut, yaa untuk imbuh. Dan tetep di terima. Mosok pingin apik (Amar ma’ruf) kog menghalangi niat baik jariyah, ya tidak. Mosok pe mutung khan ora to mas. Tetep di terima”.

IMG-20231017-WA0000

Penganggaran pelaksanaan kegiatan pembangunan Masjid Al-Ikhlas desa Banaran sekitar Rp.1.700.000.000,- dengan status tanah ‘Wakaf’ dari ahli waris Kyai Abu Amar, Banaran. Dengan nadlir wakaf ‘NU’ desa Banaran kecamatan Malo. “Rincian alias RAP utawa reng-rengan pembangunan sebagai berikut: ukuran Lebar 13 meter, panjang 20 meter, 40 pilar, 2 lantai, 2 menara, 1 kubah, tinggi bangunan 8 meter (4 meter dari lantai 1 ke lantai 2. Bismillahirrahmanirrahim… Insya Allah kurun waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan nya 1 tahun selesai. Dan harapan dalam do’a, pokoknya kalau dalam lagunya Pak Kyai Rhoma Irama,”Perjuangan dan Do’a”, yakni Kami Kades Banaran H. Sutjipto, SE. Berdo’a, semoga dalam melaksanakan pembangunan lancar, semua di paringi sehat, panjang umur, lancar dan berlimpah rejekinya serta barokah. Allahuma Aamiiin “. Ungkapan kades Didampingi 7 tokoh Agama dan Tokoh masyarakat serta tokoh PKK.

IMG-20231017-WA0002

“Angen angen sudah lama ingin memiliki masjid yang megah, agar semakin menambah kekhusyukan dalam beribadah. Tetapi belum sempat ada waktu untuk sama sama bisa ngethok Pring bareng bareng, seraya bernostalgia di masa kecil akan membuat Layangan dan membuat walesan untuk memancing ikan. He he he he’. Ulasan Kades Banaran 3 Periode.

Adapun nama nama yang ikut krusukan di area bambu diantaranya: Kades Banaran H. Sutjipto, SE. Kyai Ali Ma’mun, Kyai Abdul Hamid (Imam Mushalla), SHOBARI (Ta’mir), Lagiono (Tokoh Pembangunan), serta 3 tokoh masyarakat yakni Imam Suhudi, Edi Suroto, Juwoto. Dan juga Ibu Ketua PKK Desa Banaran kecamatan Malo Siti khoti’ah.

“Monggo kalau mungkin ingin titip / berjariyah di masjid Al-Ikhlas Banaran. Atau mungkin ikut bantu tenaga ya Monggo”, ulasan Kades Banaran H. Sutjipto, SE. Yang kharismatik.**(Ep-Zulfikar).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *