RPH Dodol, Sebelum Batas Akhir Sudah Selesai, Penanaman Program 2023.

IMG 20240215 WA0003

Bojonegoro I skinfosuneta.com,- SESUAI Dengan batas waktu yang di berikan oleh pihak Management KPH Bojonegoro. Untuk wilayah BKPH Gondang, semua RPH sudah tuntas pelaksanaan penanaman. Diantaranya RPH Dodol.

Adm KPH Bojonegoro Ir.H. Slamet Juwanto, didampingi para Wakilnya (Wawan Gunawan, S. Hut. & Heva, S. Hut), serta KSS Humas Sunyoto, SH. Menjelaskan, adanya iklim (cuaca) dan musim hujan turun tidak ada pada akhir akhir tahun, seperti tahun dulu. Maka batas waktu akhir (Deadline) penanaman hingga akhir Januari 2024. Alhamdulillah, RPH se BKPH Gondang full selesai.

Bacaan Lainnya

Pada pagi hari kemarin (13/2/2024), wartawan skinfosuneta ingin menghadap Asper BKPH Gondang Biyanto, namun ada kegiatan rapat dinas di Kantor KPH, maka bertemu lah para KRPH se-BKPH Gondang ternyata semuanya sudah ada waktu bercengkrama dengan sesama KRPH dan Polhut ada juga Mandor.

IMG-20240215-WA0002

Menurut KRPH Dodol Kuswoto di dampingi Mandor Tanam Luk Widarto, se-usei patroli dan sulam. Ibaratnya pemain sepak bola ada waktu *Turun Minum*. Mengatakan, tanggung jawab bidang tanaman program 2023 sudah selesai luas 39,31 hektar (ha). jenis Jati dan Biomasa clirisidea (2 anak petak) kisaran luas 5,59 ha. Dan sekarang menyulam tanaman tahun 2022 sudah 90 %, dari tingkat kematian 20 % .Serta yang tanaman 2021 juga menyulam mendekati sekitar 40 %, bila sudah 100 %, fokus sulaman yang 2021. Soal bibit yang untuk sulaman selain vilase dari KPH, RPH Dodol juga sudah cadangan swadaya termasuk yang untuk tahun 2021 luas 99,9 ha (11 anak petak). Sebab jika tidak swadaya, lha cari untuk menyulam tahun 2021, ya susah. Jika persemaian di KPH Bojonegoro misalnya kehabisan stock, kita lari dari ke Jombang atau Nganjuk. Maka RPH Dodol ibarat sebuah peribahasa *Beli rokok plus korek and syukur syukur plus kopi*. Agar saat akan merokok sudah ada korek.

Untuk bidang keamanan, maaf volume kerawanan turun, tetapi ibaratnya maen sepak bola turun minum, gawang harus ada yang mengawasi. Karena petugas khususnya di area *tega’an* petak 155 , kebetulan area tanaman tahun ini letaknya berdekatan yakni 154. Jadi 24 jam, bergiliran 4 personil 2 polhut (Sunaryo & Edi Subowo) plus 2 mandor (Luk Widarto+Nuryatin). Kita ini pulang tilik rumah..itu seperti di YouTube *Sopir Bus* di cegat anaknya di siapkan pakaian, sedangkan pakaian yang kotor di ijolno untuk di bawa pulang anaknya. Yaa seperti itu, kondisi petugas sekitar petak itu. Lengah sebentar…*krathak..bii-yuuk*. Langkah preventif sudah hampir angger ketemu bahkan diduga yang konon pengganggu.

*Koyok-koyok-e mata pencaharian utama yaa cuma itu. Padahal jika mau krembyah ya banyak. Menanam jagung yo mesti panen, namuh menyok yo mesti panen, ngingu wedus mesti Yo iso adol, pakan cukup. E mbok Yahoo sadar*, gumam Mandor senior pindahan dari RPH Klino BKPH Deling, malah semakin langsing, karena selain tenaga terkuras, istirahat kurang.

Sedangkan untuk KRPH nya tetep bugar, karena tidak konsepnya ‘Tetep semangat, tidak ngenes, prosedur. Dan ibaratnya *pager* ojok makan tanduran. Alhamdulillah ada mbah *Luk*. Rumah nya deket RD KRPH, dan ibaratnya pulang ke rumah cuma saat ingin makan. Jika baru dari hutan kog kiranya tahu saya ini wira wiri (siang/malam) tetep aja mbah Luk merapat. Katanya *Tak Tega*, ulasan mbah Mantri Kuswoto.

“Jal pripun kados kulo, kulo sangat berterima kasih kepada pimpinan, sudah tua mendekati pensiun di dekat rumah dengan wilayah tugas. Dilalah kawasan *Rieeyab* masyarakat sekitarnya. Kulo inggih mboten tego leh..nyawang komandan kulo (pak Mantri) dan kunco konco Polhut..polahe mboten mengenal istirahat. Lha mosook kulo bakdo usei ngurusi tanaman selesai terus duduk duduk di teras sambil melihat pak mantri dan konco polhut lewat depan rumah.. hadeeeh..*kog nyimut* hehehe…
Malah malah istri kulo niki ibaratnya kangen saya, yaa cukup nyawang kulo teng RD utawi pas lewat berangkat dan pulang patroli.

(Bersambung kisah RPH Lain, masih di lingkup BKPH Gondang)**(Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *