Bojonegoro I skinfosuneta.com,-PADA Hari Jum’at Legi (13/6/2025) Pemdes Karangmangu kecamatan Ngambon usei penyerahan BLT DD kepada 10 penerima manfaat, di lanjutkan Musdes Persiapan Sedekah Bumi, yang merupakan sebagai Tradisi Leluhur.
Kepala desa Karangmangu Suparji di Dampingi seluruh perangkat dan tokoh masyarakat desa yang masih berada di Baldes, di jelaskan bahwa untuk 10 penerima manfaat dari BLT DD.” Wes rausah dhawa-dhawa, ni persiapan sholat Jum’at lho wes meh jam 11.00 WIBB”,.
“Untuk kegiatan sedekah bumi, malam Jum’at pon di halaman makam Eyang Launching Kusumo, berlangsung Tahlil Qubro. Keesokan harinya yakni Usei sholat Jum’at Pon, di laksanakan Banca’an/tasyakuran di pelataran Makam. Dan ada 2 penari tayub di ‘gebyak-no’ tanpa ada yang ngibing /Besani/joget. Setelah beberapa Gending ‘uyon-uyon’, berhenti. Dan malam harinya tayuban di gelar di halaman rumah kami (kepala desa Karangmangu-red). Hingga paripurnane lampah. Dan sekali lagi, ini ‘Uri-uri’ adat budaya sedekah bumi. Dan kami sebagai kepala desa, Handarbeni Tutwuri, sambil membiayai untuk konsumsi bila ada kurang nya.Hehehe”, papar kades Karangmangu 3 periode tanpa jeda, periode 2 & 3 tiada lawan orang lain. Hanya di lawan oleh ketua Tim penggerak PKK desa Karangmangu.
“Biaya penyelenggaraan Sedekah Bumi Di ambilkan dari APBDes, jika ada pembekalan biaya, yo tetep mbah Nggi, Leh. Hehehehe”, lanjut Mbah Nggi Karangmangu yang masih Aktif.
“Untuk berkatan, yang sudah jadi Tradisi adalah ada jodang dari Kades, Sekdes, dan Kasun. Bahkan ada warga juga termasuk warga luar desa yang punya leluhur di makamkan di makam desa Karangmangu. Yakni warga desa Stren kecamatan Ngasem dan desa Ngambon kecamatan Ngambon.”Sekali lagi, ini adalah Tradisi Tahunan turun temurun yang merupakan warisan budaya nenek moyang desa Karangmangu.Biaya dari APBDes, dan tidak minta sumbangan dari warga lho. Enek kekurangan nya misalnya Untuk rokok, kopi, suguhan termasuk konsumsi, di tanggung mbah inggi piyambak. Nuwun***(Eko P-Zulf/ red).






