INOVASI Baru Dengan FORMULA Baru, Asper BKPH Bangilan KPH Jatirogo.

IMG 20260923 WA0010

Tuban (KPH Jatirogo) I skinfosuneta.com,- GAGASAN Cemerlang untuk di formasikan jika Formula di saat persemaian tahun 2026 , Uji coba ini berhasil.

Untuk kemajuan pekerjaan yang di capai Akhir Tri wulan ke 3, Asper BKPH Bangilan KPH Jatirogo Edy Marsono, bidang produksi untuk jenis Tebangan ‘B’ sudah 100 %, sedangkan tebangan ‘E’, masih berjalan, mengikuti petunjuk Pimpinan/ Management KPH. Untuk Agro 94,..%, dari target Rp.165.486.859,- Realisasi Rp.155.460.733,-.
Menurut beliau, ada lahan masih daftar Agro namun tidak dikerjakan dan agar di B.A.P. Sehingga dari faktor tersebut sehingga perlu solusi sehingga tidak masuk target. Yakni dengan di lakukan B.A.P.

Bacaan Lainnya

Sedangkan untuk musim Tanam 2026, BKPH Bangilan ada 5 Anak Petak (AP), dan sudah fase persiapan sebagai rangkaian kegiatan tanaman.
Untuk yang di petak 99-E luas 7,5 hektar (ha) sudah terpasang Acir 4 ha. Petak 16 luas 15 ha pasang Acir tanaman tepi. Petak 40 luas 5,3 ha Acir Tanaman Tepi sudah 100 %. Petak 34 luas 15 ha pemasangan Acir 4 ha plus keliling tepi. Kalau yang petak 98 baru persiapan Acir.

Soal persemaian bibit Tahun 2026 KPH Jatirogo yang di BKPH Bangilan bukan bibit/plances jenis Jati, melainkan Gemilina target 91.596 plances, Balsa 52.078 plances, RBC 17.176 Plances.”Untuk RBC sudah 100 %. Balsa oper spin juga 100 %.Sedangkan Gemilina target sekian tersebut di atas tadi baru oper spin 11 ribu plances alias baru 12 %. Namun demikian jika saat nya musim dan sudah dapat komando, Sudah ready. Dan persemaian bibit Rimba yang di Persemaian BKPH Bangilan, juga seperti di persemaian di BKPH BANCAR, yakni untuk se-KPH Jatirogo. Kalau yang di BKPH Bancar itu jenis Jati. Yang di persemaian BKPH Bangilan jenis Rimba Campur, Gemilina, Balsa.

IMG 20260923 WA0009

INOVASI..?.

Untuk Inovasi bibit Gemilina yang baru uji coba (demplot), ini sifatnya swadaya murni ( karena seumpama Mic, itu baru halo..haloo percobaan. Testing Testing. Seandainya ini gagal pun tidak masuk anggaran perusahaan. Tetapi jika berhasil, maka bisa tercapai efisiensi anggaran namun hasilnya bagus..hehehe..tanda kutip, demikian), metode baru untuk perlakuan system (FORMULA), berbeda dengan yang sudah di laksanakan selama ada program pembibitan tanaman Gemilina.
Lha untuk perlakuan dari biji hingga tumbuh kecambah dan menjadi plances siap tanam. Tentunya bila sudah berhasil. Namun tanda tanda berhasil sudah ada, yakni sesuai pembelajaran dari teman itu kami (Asper Edy Marsono), ternyata benar ada nya. Yakni dari biji dan menjadi timbuh kecambah ya sesuai waktu yang di ceritakan oleh teman. Maaf.. jangan di masukkan dalam ulasan di persiapan bibit tanaman tahun ini. Tahun depan aja mas..!”, Ulasan Asper BKPH Bangilan, saat koordinasi dengan Asper BKPH Bancar.
Yang awalnya adalah, menyusul penulis (skinfosuneta.com) menginformasikan tersesat di hutan karena kebingungan mengikuti arahan Geogle Map, namun tidak full jaringan internet. Satu satunya jalan karena di BKPH JATIROGO Baru punya nomor Asper yang sudah di kenal.
Maka penulis, sesuai petunjuk Mr. Waka ADM KPH Jatirogo, agar langsung turun ke lapangan (persemaian) dan Pihak Asper BKPH Bancar sudah ready menunggu dan memberikan Geogle Map. Tetapi karena sudah masuk dalam sekitar 4 km tidak ada jaringan, akhirnya muser muser di perkampungan hampir satu Jam. Dan keputusan sadar yakni kembali ke arah jalan raya. Itu pun juga 3-4 kali menemui jalan Buntu.
Dan Sampailah jalan raya, tanya secara manual.. akhirnya dengan Bismillah sekitar perjalanan 3 km ada yang bisa di tanya.
Sedangkan pak Asper Bangilan Menyusul di tempat yang saya informasikan yakni Pertigaan kuburan dekat SPBU Jatirogo.
Namun saya (Penulis) sudah sampai di gerbang masuk kawasan persemaian. Setelah tanya di Pos PTM 09. Sesuai petunjuk Kaur TU BKPH Sekaran.
Terima kasih atas Berkenan nya semuanya Pak Asper BKPH Bancer, Pak Asper BKPH Bate, beserta Polhut nya juga pak mandor persemaian, nunggu lama, karena tersesat jalan.
Terima pula kepada Pak Asper Bangilan, merelakan nyusul, karena saya kondisi tersesat dan kebingungan.😆😆🙏🙏. “Biyen indera ku tidak begitu tumpul, berkelana ke BKPH Ngulahan (jaman pak Asper Tarji /tahun 1997), sekarang tahun 2026, sudah mulai tumpul dan nggranggam/regu”, kenang penulis.**(Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *