BKPH Punya Puncak Gunung Pandan, Jadi Prasasti Alam.

IMG 20260716 WA0028

Bojonegoro I skinfosuneta.com, MEMANG Bukan Sejarah yang tertuang dalam Tempo Doeloe. Tetapi perihal keberadaan Gunung Pandan, kondisi riil ada, bahkan dalam serial alur cerita di Televisi Swasta Nasional , juga pernah masuk di sepilan cerita Angling Dharma.

Pengabaian untuk mengunggah Cerita tentang Bagaimana Perihal Gunung Pandan.

Bacaan Lainnya

Berikut ini,sekilas info yang di sampaikan oleh Sang Empu Perhutani Bagian Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Deling yang memiliki/ menyimpan catatan secara administratif Kondisi keberadaan Gunung Pandan. Adalah Eyang Sarmin, SH. Dan Bapa Marwi sebagai Mantri Klino.

Berikut Asper Deling Sarmin,SH. Melaporkan kegiatan pada Pimpinan nya, bahwa suatu hari, tepatnya pada
Rabu tanggal 08 Juli 2026 bertempat di petak 190-Q/ puncak gunung Pandan klas hutan HAS luas 32,97 ha RPH Klino BKPH Deling.
Telah melaksanakan *FOREST HARMONY* (mendaki dengan hati,merawat bumi dengan nurani)
Peserta yang hadir : Sekitar Lebih dari 60 orang terdiri dari :

1.Bakorwil II kab Bojonegoro,2. CDK wilayah Kab.Bojonegoro.3. ADM KKPH Bojonegoro.4. Wk ADM Bjn Barat.5. Asper Deling beserta Perwakilan Krph & Mandor. 6. Asper Tretes & Perwakilan mandor.7. Perhutani KPH Parengan.8. KTH/LMDH Kec.Sekar.

IMG 20260716 WA0005

 

Ada Sambutan dari CDK Bojonegoro, adalah menyampaikan bahwa:
Sinergitas antara Stakeholder dalam menjaga dan melestarikan hutan lindung di kawasan gunung pandan, boleh di tanami Porang akan tetapi tidak boleh mengambil umbinya karena bisa merusak struktur tanah, yang boleh di ambil kataknya saja.

Selanjutnya, dari Bakorwil kabupaten Bojonegoro, menyampaikan bahwa:”
Potensi potensi apa yang bisa di kembangkan untuk kemanfaatan masyarat tanpa merusak kelestarian hutan lindung gunung Pandan”.

Selanjutnya Adm KPH Bojonegoro, H. Slamet Juwanto,S.Hut.
Beliau menyampaikan bahwa , “Perlu adanya edukasi ke masyarakat penggarap bahwa tidak boleh merempesi,membabat,membakar potensi tanaman yang ada di hutan lindung dan pengalihan jenis tanaman porang ke tanaman buah atau kopi”.

Dalam catatan laporan nya, Asper BKPH Deling, disebutkan bahwa: Acara di mulai jam 07.00 Wib s/d Selesai.
Alhamdulillah , acaranya berjalan lancar dan sukses.
Terima kasih”.

Dari persiapan, pelaksanaan, pasca. Dimungkinkan untuk istirahat rada kurang, sehingga hari ini (Kamis 16/7/2026), kondisi Asper BKPH Deling (Sarmin,SH)dan KRPH Klino (Marwi). Kurang fit (masih kathing greges).”Info nya, pak Marwi (KRPH), sudah rada bugar. Tapi belum full. Tapi saya, ijek nggreges. Cukup ngonconi Kaur TU dari Rumah Dinas. Berjarak 2 meter dari kantor. Nak butuh Tanda tangan, ya ngalahi pak Kaur TU Pudiono masuk RD. Hehehehe. Ijek kathing Greges Ki”, ulasannya Asper BKPH Deling, Sarmin, SH).***(Eko-Lia-Zulfikar/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *