BKPH Malo Satset Dengan Hasil Memuaskan.

IMG 20240307 WA0049 wm 519050.6999999881

Bojonegoro I skinfosuneta.com, -BKPH Malo adalah merupakan satu dari 6 BKPH Jajaran KPH Parengan Divre Jawa Timur.

Sudah se-ijin pada Adm KPH Parengan Irawan DJ. S. Hut. Beberapa hari yang lalu , setelah itu permisi pada Adm KPH Bojonegoro H. Khoirul Huda, S. Hut. Dan rencananya ada beberapa BKPH menjadi tujuan liputan, namun hanya Asper BKPH Malo yang ada longgar waktu.

Bacaan Lainnya

Menurut Asper Malo, Muhammad Badar, BKPH Malo perihal tanaman tahun 2023 luas 76, 8 hektar (ha) yang terdiri jenis Jati 62,4 ha . Dan KPS 14,4 ha. Tersebar di 5 RPH yakni RPH: Kenongo 24,8 ha. Biangbali 29,76 ha. Malo 8,7 ha. Tinawun 8,4 ha. KPS 5,2 ha. Giwang KPS 9,2 ha. Sulaman tanaman 2022 sudah selesai, sedangkan perawatan tanaman 2021 belum, karena menyesuaikan tata waktu.

Dijelaskan oleh Asper Senior di jajaran KPH Parengan, bahwa BKPH Malo target produksi 2024, rincian sebagai berikut:
Tebangan A-B-E , RPH Malo tebangan ‘A’ sebanyak 2.279,,965 M3 plus tebangan ikut ‘A’ dari jenis Mahoni 52,112 M3. Dan Sono keling 7, 663 M3. Dan untuk RPH Biangbali jenis tebangan ‘A’ 114,846 M3.
Untuk target tebangan ‘B’ 555,914 M3 di semua RPH. Dan tebangan ‘E’ target 260,827 M3 di semua RPH.
Tebangan ‘A’ dilaksanakan sejak awal Januari 2024 , kisaran tanggal 14 selesai. Untuk yang RPH Malo.
Sedangkan untuk RPH Biangbali sudah selesai 100%, target 114,846m3 realisasi 96,755 M3 prosentase 84,7 %. Sesuai Casting Test. Faktor kendala 90 % tidak mencapai karena kondisi kayu tegak ‘an nyerkekeh, pertumbuhan kurang memadai normal.
Dan diutamakan untuk fokus tebangan ‘A’ setelah itu baru tebangan ‘B’ dan melaksanakan tebangan ‘E’. Dan alasan kenapa harus ‘A’ karena untuk segera di persiapkan tanam . Sehingga di dahulu kan.

IMG-20240307-WA0050-wm-519661.5

Kiat Asper BKPH Malo, yang di dampingi Kaur TK Toni Purwanto, Kaur TU Setyobudi, TU BKPH Malo Siswanto dan juga pembantu TU Suryadi, Asper Senior di KPH Parengan Mohammad Badar, menjelaskan, Setelah SPK turun , sebelum pekerjaan dimulai (Tebang/produksi), semua personil, LMDH dan Mitra dikumpulkan untuk dirapatkan bersama sama.”Arahan kami pada mereka sekaligus menyampaikan bahwa untuk pekerjaan tebangan, Perhutani memberikan upah berupa uang tunai. Tidak ada istilah memberikan upah kayu/cangkingan. Pemberian upah tetep sesuai uang ongkos kerja. Sedangkan percepatan yang kami lakukan, yakni penambahan regu tebang. Dan regu tebang ada 3. Masing-masing regu ada 2 orang, satu regu disediakan 3 Armada, sehingga jumlah armada untuk mengangkut berjumlah 9 armada/Truck. Termasuk mitra Armada dari anggota LMDH. Diantaranya LMDH Podo Tresno desa Trembes, LMDH Sumber Makmur desa Sukorejo, LMDH Wonoasri Mandiri desa Wonosari kecamatan Senori kabupaten Tuban.
Untuk tebangan di RPH Biangbali tidak mencapai 90%, hasilnya. Karena ada beberapa faktor penyebab nya. Kayu nya rekeh, dan sesuai CT yakni 84 % , dari target.

Bidang hal keamanan sementara kondusif, semoga selama kondusif. Sedangkan rencana tanaman 2024 klas tanaman pembangunan 84, 4 ha. Tanaman rutin 14,3 ha.

Selanjutnya Adm KPH Parengan Irawan DJ, S. Hut., Didampingi Waka Adm KPH Parengan H. M. Khoirul Huda, S.Hut. Semoga semua pekerjaan yang sedang di laksanakan sesuai tata waktu dan bisa tercapai target dalam hal produksi dan tanaman. Demikian keamanan, kondusif.**(Eko-Zulf/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *