Hadapi Musim Kemarau, Perhutani KPH Parengan dan Damkar Tuban Sepakat Perkuat Penanganan Karhutla.

IMG 20260715 WA0005

Tuban (KPH PARENGAN) I skinfosuneta com,-PADA Tanggal 14 Juli 2026.
Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada musim kemarau, Perum Perhutani KPH Parengan menjalin sinergi dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Tuban.

Kegiatan koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban sebagai langkah memperkuat kerja sama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan di wilayah kerja KPH Parengan.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Administratur/KKPH Parengan Anthonie Alfrits T beserta jajaran, dan diterima langsung oleh Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban Sutaji bersama tim.

Bacaan Lainnya

Koordinasi membahas langkah-langkah strategis dalam menghadapi musim kemarau, meliputi peningkatan koordinasi antarinstansi, kesiapan personel, dukungan sarana dan prasarana pemadaman, mekanisme respons cepat apabila terjadi kebakaran, serta pelaksanaan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan.

Melalui sinergi ini diharapkan penanganan kebakaran hutan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu sehingga mampu meminimalkan dampak terhadap kawasan hutan maupun lingkungan sekitar.

Selain itu, kerja sama antara Perhutani dan Damkar Tuban menjadi bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian hutan sebagai aset negara yang harus dilindungi.

Administratur KKPH Parengan, Anthonie Alfrits T, mengatakan bahwa koordinasi dengan Damkar Kabupaten Tuban merupakan langkah penting untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan pada musim kemarau.

“Pencegahan kebakaran hutan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi yang kuat antara Perhutani, Damkar, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Melalui koordinasi ini kami berharap respons penanganan kebakaran semakin cepat dan efektif, sehingga kawasan hutan di wilayah KPH Parengan tetap terjaga kelestariannya. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya titik api,” ujar Anthonie Alfrits T.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Tuban, Sutaji, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung Perhutani dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

“Damkar Kabupaten Tuban siap bersinergi dengan Perhutani dalam menghadapi potensi kebakaran hutan. Kami akan mengoptimalkan koordinasi, personel, dan peralatan yang tersedia agar penanganan dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi kebakaran. Namun yang paling utama adalah upaya pencegahan melalui edukasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, karena mencegah kebakaran jauh lebih efektif daripada melakukan pemadaman,” tegasnya

Melalui koordinasi ini, Perhutani KPH Parengan dan Damkar Kabupaten Tuban berharap terjalin kerja sama yang semakin erat dalam mewujudkan sistem penanggulangan kebakaran hutan yang tangguh, responsif, dan terpadu, sehingga kelestarian hutan tetap terjaga serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.**(Eko-A’at-Zulfikar/red).Sumber berita: HUMAS KPH Parengan/Kom-PHT/Prg/Dgm).

Editor: Ekopurnomo Tim skinfosuneta.com.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *